Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Boping Desak Disiplin Tata Tertib: Produk Pansus Tak Bisa Langsung ke Eksekutif

Boping Desak Disiplin Tata Tertib: Produk Pansus Tak Bisa Langsung ke Eksekutif

  • account_circle Diana Ningsih
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

DENPASAR – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Bali, I Ketut Suryadi atau yang akrab disapa Ketut Boping, memperkuat pandangan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP), I Made Supartha, terkait pentingnya menempuh seluruh mekanisme kelembagaan DPRD sebelum hasil kerja Pansus disampaikan kepada pihak eksekutif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-40 (Intern) DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar pada Jumat (19/6/2026) di Ruang Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Provinsi Bali.

Dalam pandangannya, Ketut Boping menegaskan bahwa setiap produk yang dihasilkan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), termasuk Panitia Khusus, maupun hasil pembahasan fraksi, merupakan produk kelembagaan DPRD yang harus diproses sesuai tata tertib yang berlaku.

Menurutnya, mekanisme tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menjadi syarat agar setiap keputusan memiliki legitimasi hukum, politik, dan kelembagaan yang kuat.

“Semua hasil kerja Pansus, alat kelengkapan dewan maupun fraksi harus mengikuti mekanisme yang sudah diatur. Tahapannya dibahas melalui Badan Musyawarah (Bamus), kemudian dibawa ke Paripurna Internal, dilanjutkan ke Paripurna bersama pihak eksekutif, baru kemudian secara resmi diserahkan kepada Gubernur atau Wakil Gubernur Bali,” tegas Ketut Boping.

Ia menilai proses tersebut penting agar seluruh anggota DPRD memiliki kesempatan menyampaikan pandangan, memberikan masukan, maupun melakukan penyempurnaan terhadap substansi rekomendasi sebelum menjadi keputusan resmi lembaga.

Karena itu, menurutnya, apabila masih terdapat materi yang perlu didiskusikan, diperdebatkan, atau disempurnakan, seluruh pembahasan harus diselesaikan terlebih dahulu di lingkungan internal DPRD.

“Kalau memang masih ada hal-hal yang perlu didiskusikan, dibahas, atau diperdebatkan, maka itu harus dilakukan terlebih dahulu. Jangan kesannya hanya dibacakan sebentar lalu langsung disampaikan kepada eksekutif,” ujarnya.

Ketua BK DPRD Bali itu juga menaruh perhatian terhadap posisi Badan Musyawarah (Bamus) yang dinilainya memiliki fungsi strategis dalam menentukan agenda dan mekanisme persidangan DPRD.

Ia menegaskan bahwa setiap perubahan agenda rapat, termasuk apabila diperlukan perubahan jadwal maupun mekanisme pembahasan, semestinya terlebih dahulu diputuskan melalui rapat Bamus agar seluruh tahapan tetap sesuai tata tertib DPRD.

“Saya melihat selama ini kesakralan Bamus mulai berkurang. Padahal Bamus memiliki posisi yang sangat penting, sama pentingnya dengan Badan Anggaran. Jangan sampai mekanisme yang sudah diatur justru diabaikan,” katanya.

Menurut politisi asal Daerah Pemilihan Tabanan tersebut, penguatan fungsi Bamus merupakan bagian dari upaya menjaga marwah lembaga legislatif sekaligus memastikan setiap keputusan DPRD memiliki dasar prosedural yang kuat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia mengajak seluruh anggota DPRD Bali untuk kembali membangun disiplin dalam menjalankan tata tertib serta menghormati mekanisme kelembagaan yang telah disepakati bersama.

“Ke depan mari kita disiplin. Bamus harus dikembalikan pada fungsi dan kewibawaannya. Setiap perubahan agenda semestinya dibahas terlebih dahulu melalui Bamus sehingga keputusan yang diambil benar-benar sah sesuai mekanisme,” pungkasnya.

Pernyataan Ketut Boping tersebut sekaligus memperkuat sikap Ketua Pansus TRAP, I Made Supartha, yang sebelumnya menegaskan bahwa rekomendasi Pansus tidak seharusnya langsung disampaikan kepada pihak eksekutif tanpa melalui seluruh tahapan yang diatur dalam tata tertib DPRD.

Kesamaan pandangan kedua pimpinan alat kelengkapan DPRD tersebut menegaskan bahwa setiap hasil kerja Pansus, AKD maupun fraksi harus terlebih dahulu memperoleh legitimasi melalui mekanisme kelembagaan, dimulai dari pembahasan di Badan Musyawarah, kemudian dibawa ke Rapat Paripurna Internal DPRD, dilanjutkan pada Paripurna bersama eksekutif, sebelum akhirnya secara resmi diserahkan kepada Gubernur atau Wakil Gubernur Bali sebagai bentuk pertanggungjawaban kelembagaan DPRD Provinsi Bali.

Dengan demikian, setiap rekomendasi yang lahir tidak hanya memiliki bobot politik, tetapi juga memiliki kekuatan administratif dan legitimasi kelembagaan yang utuh sesuai tata tertib DPRD Provinsi Bali.

  • Penulis: Diana Ningsih

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Dumai Bersama Anggota Hadiri Coffe Morning Yang Di Taja Oleh PT Pembangunan 

    Ketua DPRD Kota Dumai Bersama Anggota Hadiri Coffe Morning Yang Di Taja Oleh PT Pembangunan 

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 95
    • 0Komentar

      DUMAI,JARRAKPOS.COM – Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Miswandi, S.A.B., bersama anggota DPRD Kota Dumai, Kenda Guntara, S.Sos., dan Muhammad Dochlas Manurung, S.H., menghadiri kegiatan Coffee Morning yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Dumai bersama PT Pembangunan (Perseroda), instansi, organisasi, dan perusahaan se-Kota Dumai di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jumat (26/6/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut […]

  • KPSU dan Tokoh Legend Sesalkan Pemkab Deli Serdang Tagih Pajak Tiket Piala AFF U-19

    KPSU dan Tokoh Legend Sesalkan Pemkab Deli Serdang Tagih Pajak Tiket Piala AFF U-19

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Medan – Komite Perubahan Sepakbola Sumut (KPSU) menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang yang melakukan penagihan pajak terhadap penyelenggaraan Piala AFF U-19. Menurut Wakil Ketua KPSU Syawal Malau, kebijakan tersebut kurang tepat dilakukan di tengah upaya seluruh pihak dalam menyukseskan agenda  sepak bola Internasional yang sedang berlangsung di Sumatera Utara. “Ketika Timnas Indonesia sedang berjuang membawa […]

  • MSG Alami vs Kaldu Bubuk: Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga Kita, Moms?

    MSG Alami vs Kaldu Bubuk: Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga Kita, Moms?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tude
    • visibility 196
    • 0Komentar

    jarrakpos.com – Meta Description: Cerdas memilih MSG alami vs penyedap biasa! Hilangkan kekhawatiran soal bahaya mengkonsumsi MSG. Temukan mana yang terbaik, lebih sehat, & aman untuk keluarga. Moms, sebagai tiang utama dapur keluarga, tentu kita selalu ingin menyajikan yang terbaik dan terenak, tapi yang paling penting, yang paling aman untuk suami dan anak-anak. Salah satu […]

  • Masuki Liburan “NATARU” Pengunjung Obyek Wisata Waduk Darma Membludak

    Masuki Liburan “NATARU” Pengunjung Obyek Wisata Waduk Darma Membludak

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Memasuki Liburan  sekolah, Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi pengelola obyek wisata karena banyak didatangi pengunjung yang tentunya meingkatkan pemasukan dari tiket masuk. “Pengunjung yang menikmati keindahan Obyek Wisata Waduk Darma pada hari ini berjumlah 500an,” sebut Rivan Maulana dari Digital Marketing PT Jaswita pengelola Obyek Wisata Waduk Darma, kepada […]

  • Dispora Bengkulu Imbau Atlet Tetap Jaga Kebugaran Selama Ramadhan

    Dispora Bengkulu Imbau Atlet Tetap Jaga Kebugaran Selama Ramadhan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora ) Provinsi Bengkulu mengimbau para atlet di Bengkulu untuk tetap menjaga kebugaran tubuh dan melanjutkan latihan selama bulan Ramadhan 1446 H . Meski tengah menjalankan ibadah puasa, para atlet diharapkan tetap berlatih dengan menyesuaikan jadwal agar performa tetap terjaga. Kepala Dispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, […]

  • PERMADA Kupang Gelar MPAB: Merawat Tradisi, Mencetak Kader

    PERMADA Kupang Gelar MPAB: Merawat Tradisi, Mencetak Kader

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 288
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Perhimpunan Mahasiswa Ngada (PERMADA) Kupang kembali membuka babak baru perjalanan kaderisasinya melalui pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) periode 2024/2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan organisasi yang telah berdiri sejak 13 Oktober 2007 tersebut tetap kokoh dalam mengemban misinya membentuk generasi muda Ngada yang berkarakter. Sebagai organisasi kedaerahan yang telah […]

expand_less