Ketua Komisi II Apresiasi Respons Cepat Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Oeleta Raya
- account_circle Mario
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho, memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kota Kupang dalam menangani kerusakan ruas Jalan Oeleta Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Ia menilai respons tersebut sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap keluhan masyarakat.
Sejumlah unit kendaraan dan peralatan telah diturunkan ke lokasi, menandai dimulainya pekerjaan perbaikan di lapangan.
“Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Kupang mendengar aspirasi warga dan langsung mengambil tindakan,” ujarnya, (1/5/2026).
Lebih lanjut, Roy mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026, pemerintah kota tidak hanya fokus pada perbaikan jalan rusak, tetapi juga mulai membangun sejumlah ruas jalan baru, khususnya di wilayah pinggiran yang sebelumnya masih berupa jalan tanah.
Salah satu yang menjadi prioritas adalah ruas jalan di Kelurahan Naimata, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Jalan tersebut direncanakan akan dibangun dan dihubungkan dengan jalur 40 guna meningkatkan konektivitas.
“Ruas jalan di Naimata akan dibangun dan menghubungkan wilayah tersebut dengan jalur 40. Kita bersyukur karena tahun ini akhirnya bisa dikerjakan,” katanya.
Ia berharap pembangunan tersebut mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas antarwilayah di Kota Kupang.
DPRD, lanjutnya, akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, dapat dilakukan secara merata dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu, menjelaskan bahwa penanganan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara.
Langkah ini difokuskan untuk mengurangi tingkat kerusakan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material pilihan pada badan jalan sepanjang kurang lebih 400 meter yang mengalami kerusakan cukup berat. Kami juga menggunakan alat berat seperti grader dan vibro roller,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan permanen akan diupayakan dalam program pembangunan berikutnya, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Langkah penanganan awal ini diharapkan mampu segera memulihkan akses masyarakat serta menekan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak, sembari menunggu realisasi perbaikan jangka panjang. ***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar