Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » David Boimau Soroti BBM Langka Pasca Penerapan Pergub Pajak Kendaraan, Desak Pemprov Panggil Pertamina

David Boimau Soroti BBM Langka Pasca Penerapan Pergub Pajak Kendaraan, Desak Pemprov Panggil Pertamina

  • account_circle Mario
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Anggota Komisi I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Daerah Pemilihan Timor Tengah Selatan (TTS), David Boimau, meminta Pemerintah Provinsi NTT segera mengevaluasi implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) NTT Nomor 13 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat. Menurutnya, kebijakan yang bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu semestinya juga berdampak pada membaiknya tata kelola distribusi BBM, bukan justru memunculkan antrean panjang dan kelangkaan di sejumlah wilayah.

Pergub Nomor 13 Tahun 2025 diterbitkan sebagai tindak lanjut pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), dengan tujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, serta menata kendaraan berpelat luar daerah yang beroperasi di NTT.

Namun, menurut David, setelah hampir satu bulan kebijakan itu diterapkan, masyarakat justru dihadapkan pada persoalan sulitnya memperoleh BBM.

“Hampir satu bulan setelah penerapan Pergub ini, kok bukan malah BBM tersedia untuk kita yang taat pajak, tetapi justru kelangkaan terjadi di mana-mana,” kata David.

Ia mengaku mulai mencermati munculnya antrean panjang di SPBU sejak kebijakan tersebut mulai diberlakukan. Menurutnya, kondisi itu perlu dievaluasi secara serius agar penyebab sebenarnya dapat diketahui.

“Kalau saya lihat, setelah Pergub mulai diterapkan kemudian antrean mulai terjadi. Kalau momen ini tidak diukur dan dicermati secara komprehensif, jangan sampai ada oknum-oknum tertentu yang bermain, baik melalui dugaan penimbunan maupun pengaturan distribusi stok dari Pertamina ke depot atau SPBU yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

David mengatakan, di Kota Soe antrean kendaraan di SPBU hampir terjadi setiap hari dan jauh lebih panjang dibandingkan kondisi sebelumnya.

Menurutnya, antrean tersebut tidak hanya mengganggu masyarakat, tetapi mulai berdampak pada aktivitas ekonomi dan ketertiban di lapangan.

“Antrean sekarang jauh lebih panjang dari sebelumnya. Bahkan kita mendengar ada masyarakat yang sampai bertengkar karena antrean. Ini harus dijelaskan, sebenarnya kelangkaan ini terjadi karena apa. Sebelum Pergub diterapkan, antrean sepanjang ini hampir tidak pernah terjadi,” katanya.

Ia menilai, apabila Pergub telah berhasil menertibkan kendaraan yang berhak memperoleh BBM bersubsidi, maka kebutuhan riil BBM di NTT seharusnya sudah dapat dihitung dengan lebih akurat.

“Kalau dengan adanya Pergub kendaraan sudah ditertibkan, seharusnya kuota kebutuhan BBM juga sudah bisa dipastikan. Lalu mengapa masih terjadi kelangkaan? Ini yang perlu dijelaskan kepada masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, David mendesak Pemerintah Provinsi NTT segera memanggil PT Pertamina Patra Niaga untuk menjelaskan kondisi distribusi BBM sekaligus memastikan tidak ada persoalan dalam rantai penyaluran.

“Pemprov harus memanggil Pertamina untuk memastikan stok BBM ini. Jangan sampai ada pihak-pihak yang bermain sehingga distribusinya tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Menurut David, Pertamina juga perlu melakukan penyesuaian distribusi setelah adanya penertiban melalui Pergub.

“Seharusnya dengan adanya penertiban melalui Pergub, Pertamina sudah bisa mengatur kuota dengan lebih baik. Jangan sampai baru beberapa saat setelah BBM didistribusikan ke SPBU, stoknya langsung habis. Itu berarti ada yang harus dievaluasi,” katanya.

Ia menegaskan, masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan juga berhak memperoleh pelayanan yang optimal, termasuk jaminan ketersediaan BBM di SPBU resmi.

“Pemprov harus memastikan bahwa dalam 1×24 jam BBM tetap tersedia di SPBU resmi Pertamina. Ini juga bentuk penghargaan kepada masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Jangan sampai masyarakat sudah memenuhi kewajibannya, tetapi hak mereka untuk memperoleh BBM justru tidak terpenuhi,” tegasnya.

David berharap evaluasi terhadap Pergub tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan pajak daerah, tetapi juga memperhatikan dampaknya terhadap pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pergub sudah berjalan, tetapi yang dirasakan masyarakat jangan hanya penertibannya. Dampak positifnya juga harus terlihat. Jangan sampai tujuan meningkatkan PAD tercapai, tetapi masyarakat justru menghadapi persoalan baru berupa antrean panjang dan kelangkaan BBM. Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban TPPO Akhirnya Pulang, Bupati Dian: Apresiasi Kinerja Polri dan Ketua Presiden KSPSI

    Korban TPPO Akhirnya Pulang, Bupati Dian: Apresiasi Kinerja Polri dan Ketua Presiden KSPSI

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JAKARTA, Jarrakpos.com – Bareskrim Polri memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja ke Tanah Air, termasuk pasangan suami istri asal Dusun Babakan Lor, Desa Galaherang, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Pada kesempatan pemulangan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., diundang langsung oleh Bareskrim Polri pada acara konferensi pers […]

  • TAPA OKE JU di NTT, Ikhtiar Bangun Ekonomi dari Rakyat

    TAPA OKE JU di NTT, Ikhtiar Bangun Ekonomi dari Rakyat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 184
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mendorong pembangunan ekonomi berbasis masyarakat sebagai fondasi utama pertumbuhan daerah. Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Yusuf Lery Rupidara, menegaskan bahwa ekonomi NTT harus tumbuh dari kekuatan rakyat sendiri. “Ekonomi NTT harus dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat itu sendiri,” ujarnya. Pernyataan ini disampaikan […]

  • Komitmen Usman Husin Perbanyak Sumur Bor di NTT Optimis Tingkatkan Produksi Pertanian Menuju Swasembada Pangan

    Komitmen Usman Husin Perbanyak Sumur Bor di NTT Optimis Tingkatkan Produksi Pertanian Menuju Swasembada Pangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 717
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Ketulusan hati melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi spirit pengabdian dari Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin. Komitmen melayani masyarakat bukan semata-mata hanya habis dijanji, namun sebagai anggota DPR RI dapil NTT, Usman Husin mewujudkan itu lewat berbagai hal yang bermanfaat untuk masyarakat. Salah satunya yang sedang gencar dilakukannya saat ini […]

  • Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan

    Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras, 34 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 163
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Cirebon. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolresta Cirebon, jajaran Satres Narkoba berhasil mengungkap sebanyak 33 kasus dengan total 34 tersangka yang diamankan. Dari total kasus tersebut, terdiri dari 6 laporan kasus narkotika […]

  • Indonesia vs Vietnam U-19: Andi Atmoko Optimis Indonesia Menang

    Indonesia vs Vietnam U-19: Andi Atmoko Optimis Indonesia Menang

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Medan – Timnas U19 Indonesia akan menghadapi laga penentuan melawan Vietnam untuk mencari posisi pertama Grup A dan lolos otomatis ke babak semifinal Piala AFF U19. Kedua tim beradu taktik dan kekuatan di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang pada Minggu (7/6/2026) pukul 20.00 WIB. Ketua Panitia Piala AFF U-19 Andi Atmoko Panggabean percaya Pelatih […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Gelar Gathering perusahaan Upaya Pererat Sinergi dan perkuat kolaborasi dengan Para Mitra

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Gelar Gathering perusahaan Upaya Pererat Sinergi dan perkuat kolaborasi dengan Para Mitra

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Bengkulu, jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu menggelar kegiatan Gathering Perusahaan sebagai upaya mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi dengan para mitra kerja dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja. Kegiatan yang diikuti perwakilan perusahaan ini berlangsung di Hotel Mercure Bengkulu, Senin (10/2/2026). Mengusung semangat kebersamaan, gathering tersebut menjadi wadah apresiasi bagi perusahaan yang selama ini konsisten mendukung pelaksanaan […]

expand_less