Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Dinilai Sombong dan Terkesan Acuh, Kontraktor Proyek Sekolah Rakyat Kaur Bebani Pemda Urusi Korban

Dinilai Sombong dan Terkesan Acuh, Kontraktor Proyek Sekolah Rakyat Kaur Bebani Pemda Urusi Korban

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Tragedi runtuhnya crane dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kaur tak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga membuka dugaan kuat adanya arogansi dan kelalaian serius dari pihak kontraktor pelaksana.

Alih-alih menunjukkan tanggung jawab, kontraktor justru terkesan menghilang tanpa jejak. Lebih ironis lagi, sejak awal proyek berjalan, komunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kaur disebut-sebut nyaris tidak pernah terjalin secara langsung.

Sikap tertutup ini kini menjadi sorotan tajam, terlebih setelah musibah menelan korban jiwa. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa seluruh beban pasca kejadian mulai dari biaya medis, pengurusan jenazah, hingga pemakaman korban sepenuhnya ditanggung oleh Pemda Kaur.

Sementara pihak kontraktor, yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas proyek dan tenaga kerjanya, belum menunjukkan itikad baik ataupun pernyataan resmi.

“Ini bukan sekadar kelalaian, ini bentuk nyata ketidakpedulian. Mereka tidak pernah membangun komunikasi dengan daerah, tapi saat tragedi terjadi, beban justru dilimpahkan ke Pemda. Ini sangat tidak bisa diterima,” ujar salah satu tokoh masyarakat Kaur dengan nada geram, Sabtu (18/04/2026).

Kemarahan publik semakin memuncak setelah terungkap bahwa mayoritas pekerja dalam proyek tersebut didatangkan dari luar daerah, tanpa pelibatan signifikan warga lokal. Kondisi ini memicu pertanyaan besar soal komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

“Warga lokal tidak dilibatkan, tapi saat musibah terjadi, daerah yang harus menanggung semuanya. Ini jelas tidak adil dan mencerminkan sikap kontraktor yang hanya mengejar keuntungan tanpa tanggung jawab sosial,” ungkap seorang tokoh pemuda setempat yang tak ingin disebutkan namanya.

K3 Diduga diabaikan, SOP dipertanyakan

aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kini menjadi sorotan krusial. Dugaan kelalaian teknis dalam pengoperasian alat berat menguat, seiring minimnya transparansi terkait standar operasional di lapangan.

“Apakah K3 benar-benar diterapkan atau hanya sekadar formalitas administrasi? Jangan sampai nyawa pekerja dianggap murah demi target proyek,” tegasnya.

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Audit total terhadap pelaksanaan proyek dinilai mendesak, termasuk menelusuri potensi pelanggaran SOP dan tanggung jawab hukum kontraktor.

Jika terbukti lalai, publik menuntut sanksi tegas baik administratif maupun pidana agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kasus ini harus dibuka seterang-terangnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Korban berhak mendapatkan keadilan, dan pihak yang lalai harus dihukum seberat-beratnya,” sampai warga sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi, memperkuat kesan lepas tangan atas tragedi yang terjadi.(Dahlan)

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Asyik di Bulan Ramadhan, Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Lebih Aktif

    Kajian Asyik di Bulan Ramadhan, Dispora Bengkulu Dorong Pemuda Lebih Aktif

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Bulan Ramadhan identik dengan peningkatan ibadah dan kajian keagamaan. Menariknya, tren kajian di kalangan pemuda Bengkulu kini semakin berkembang dengan konsep yang lebih santai dan kekinian, seperti diskusi di kafe, kajian outdoor, hingga tema yang relate dengan kehidupan anak muda. Kepala Bidang Pembudayaan Pemuda Dispora Bengkulu, Indra Jaya Syam, S.Sos, mengapresiasi tren positif […]

  • Satlantas Polres Kuningan, Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis

    Satlantas Polres Kuningan, Bagikan Ratusan Paket Takjil Gratis

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Suasana menjelang berbuka puasa di kawasan Jalan Siliwangi, Kuningan, mendadak ramai pada Selasa sore (24/2/2026). Puluhan personel Satlantas Polres Kuningan turun ke jalan bukan untuk menggelar razia, melainkan untuk membagikan ratusan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan. Aksi sosial yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. […]

  • Komoso II DPRD Dorong Setda Bagian Perekonomian Pastikan Roda Perekonomian Berjalan Dengan Baik

    Komoso II DPRD Dorong Setda Bagian Perekonomian Pastikan Roda Perekonomian Berjalan Dengan Baik

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 128
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Cirebon bertugas membantu Sekretaris Daerah (Sekda) dalam menyusun kebijakan, mengoordinasikan, membina, dan mengevaluasi bidang perekonomian, BUMD/BLUD, serta Sumber Daya Alam (SDA). Dalam rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Cirebon tahun anggaran 2026, Komisi II DPRD mendorong Bagian Perekonomian Setda untuk memastikan roda ekonomi daerah berjalan dengan baik. “Sebagaimana […]

  • Papan Merk-Aset Bongkaran dan Persekongkolan Jahat, Ini 3 Jenis Dugaan KKN Proyek di Dinas Pendidikan Tapsel 2025 ?

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 1.089
    • 0Komentar

    Tapsel, (JarrakPos)- Proyek Pembangunan sejumlah sekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara tahun anggaran 2025 ditengarai mengandung 3 jenis unsur KKN (Korupsi-Kolusi-Nepotisme), seperti Penggelembungan Harga (Mark up) Pengadaan Papan Merk, “pencurian” aset bongkaran sekolah dan terdapatnya perbuatan Persekongkolan Jahat sebagaimana diatur dalam pasal 15 undang-undang Tipikor. Demikian dijelaskan salah seorang aktivis R. Lbs. kepada media, […]

  • Risky Edo, Lurah STDI dan Camat Dumai Barat  Dinilai Lemah Menertibkan Kedai Tuak di Jalan WAN Amir

    Risky Edo, Lurah STDI dan Camat Dumai Barat Dinilai Lemah Menertibkan Kedai Tuak di Jalan WAN Amir

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Jarrakpos. Com Dumai – Kerap kali di razia namun lapak Tuak yang berada di jalan Wan Amir tetap juga beroperasi. Masyarakat sekitar berulang kali melaporkan bahkan keberadaan lapak tuak tersebut sudah sangat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat sekitar. 25/01/26 Saat di laksanakan razia penertiban oleh penegak Perda, perangkat pemerintah khususnya lurah STDI dan Camat Dumai […]

  • Dexter/Wahyu ke 16 Besar

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Medan – Ganda putra Indonesia Dexter Farrell/Wahyu Agung Prasetyo melanjutkan perjalanan ke babak 16 Besar wondr by BNI Indonesia Masters 2025 Mereka mengakhiri perlawanan pasangan Thanawin Madee/Phuttimeth Semkunta (Thailand) 21-11/21-13 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan, Rabu (22/10) “Kami bisa menampilkan permainan yang baik hari ini dan kami bersyukur,” kata Dexter “Kami konsisten bermain no […]

expand_less