Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Tegaskan Pelayanan Tak Berhenti di Balik Meja
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month 33 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com — Hari Pelanggan Nasional 2026 menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu untuk mengubah cara memaknai pelayanan. Bukan sekadar menunggu peserta datang ke kantor, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen hadir lebih dekat, mendengar kebutuhan pekerja hingga memberikan pendampingan setelah manfaat diterima.
Semangat tersebut diwujudkan melalui prinsip 3M, yakni Melayani, Melindungi dan Memberdayakan, yang menjadi fokus BPJS Ketenagakerjaan dalam memperingati Harpelnas tahun ini.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan pelayanan kepada peserta harus diberikan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada proses administrasi di kantor cabang.
“Bagi kami, Hari Pelanggan Nasional bukan hanya seremoni. Ini momentum untuk memastikan peserta benar-benar merasakan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari mendapatkan pelayanan, perlindungan hingga pendampingan,” ujar Ferama Putri.
Menurut Ferama, prinsip melayani diwujudkan dengan memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan sesuai kebutuhan peserta. Manajemen BPJS Ketenagakerjaan juga secara serentak turun langsung ke kantor cabang di seluruh Indonesia untuk berinteraksi dengan peserta.
Sementara prinsip melindungi diarahkan untuk memperluas cakupan kepesertaan, terutama kepada pekerja informal yang masih belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami tidak ingin perlindungan hanya dirasakan oleh pekerja yang sudah menjadi peserta. Kami juga terus menyasar pekerja yang belum terlindungi, khususnya pekerja informal, agar mereka memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Kemudian melalui prinsip memberdayakan, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan manfaat yang diterima peserta maupun ahli waris dapat menjadi titik awal untuk kembali bangkit.
Pendampingan dilakukan agar penerima manfaat mampu kembali berdaya dan membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan, salah satunya melalui program PEKA.
“Ketika manfaat sudah diberikan, bukan berarti hubungan kami dengan peserta selesai. Justru kami ingin memastikan peserta maupun ahli waris dapat kembali bangkit dan memiliki kehidupan yang lebih berkelanjutan,” kata Ferama.
Ia menambahkan, konsep value beyond protection yang diusung dalam Harpelnas 2026 menjadi penegasan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir sebagai lembaga pemberi perlindungan, tetapi juga berupaya menciptakan nilai lebih bagi pekerja dan keluarganya.
Ferama berharap semangat Harpelnas dapat terus diterapkan dalam pelayanan sehari-hari, termasuk di BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu.
“Kami berharap ke depan semakin banyak pekerja yang terlindungi. Kami akan terus memperbaiki pelayanan, memperluas kepesertaan dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi pekerja serta keluarganya,” pungkasnya.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar