Polres Kuningan Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Paparkan Capaian Kinerja Selama Setahun
- account_circle Ghana
- calendar_month Selasa, 30 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kepolisian Resort kuningan Jawabarat melaksanakan Konferensi Pers akhir tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik atas kinerja Kepolisian selama satu tahun terakhir. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Tatag Trawang Tungga, Selasa (30/12/2025) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar, S.I.K., M.Si yang didampingi oleh Wakapolres Kompol Deni Rahmanto bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan memaparkan berbagai capaian kinerja Polres Kuningan sepanjang tahun 2025, baik di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, maupun pelayanan publik.
Operasi Kepolisian Terpadu sepanjang tahun 2025, Polres Kuningan telah melaksanakan sejumlah Operasi Kepolisian Terpadu sebagai upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayah Kabupaten Kuningan. Operasi tersebut meliputi Operasi Antik, Operasi Ketupat, Operasi Lodaya, Operasi Zebra dan Operasi Lilin 2025.
“Seluruh operasi dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan langkah preventif dan penegakan hukum yang profesional serta humanis” ujarnya.
Pada bidang lalu lintas, tercatat 164 kasus kecelakaan sepanjang tahun, dengan korban meninggal dunia sebanyak 19 orang, penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya (85 jiwa). Namun, korban luka berat mengalami kenaikan menjadi 33 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 26.100 kasus, baik melalui penindakan langsung maupun sistem elektronik. Kapolres menegaskan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah human error, seperti pengendara yang tidak menguasai medan atau kelelahan saat berkendara.
“Pada bidang kriminalitas, Polres Kuningan menangani 314 perkara tindak pidana (kenaikan 2 %), dengan 214 perkara berhasil diselesaikan hingga akhir tahun. Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menjadi yang paling banyak dengan 61 perkara, diikuti penganiayaan (30), pencurian (43), dan pencurian kendaraan bermotor (25). Kami mengajak masyarakat untuk berkolaborasi dalam edukasi dan pencegahan tindak kriminal,” papar Kapolres.
Selanjutnya, di sektor pemberantasan narkotika, Kapolres menyebut ada 70 perkara yang telah berhasil diungkap dan seluruhnya dalam proses penyidikan. Nilai perputaran pasar gelap narkoba yang ditekan mencapai Rp608.170.000, dengan salah satu kasus atensi adalah penyalahgunaan sabu-sabu dengan dua paket barang bukti. Kapolres menegaskan komitmen “gaspol” (percepatan) pemberantasan narkoba pada tahun 2026 untuk menyelamatkan generasi muda.
Dalam mendukung Asta Cita khususnya ketahanan pangan, Polres membuka lahan produktif 535 hektare untuk padi dan telah merealisasikan penyerapan beras SPHP sebanyak 223 ton dari target 1.989 ton. Di bidang sosial, Program MBG SPPG telah berjalan 3 bulan dengan 2.430 penerima manfaat dan menjadi yang pertama memenuhi standar kelayakan, termasuk pengamanan pangan.
“Di internal, penegakan disiplin tetap diperkuat: 10 personel dikenai tindakan disiplin, 8 menjalani sidang kode etik, dan 2 dijatuhi sanksi PTDH. Polres juga meraih berbagai penghargaan, seperti Pelayanan Prima, Pembangunan Zona Integritas, dan Juara Umum KPPN di bidang keuangan,” ucapnya.
Menutup kegiatan Konferensi Pers akhir tahun 2025, Kapolres Kuningan memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan agar dalam menyambut perayaan malam Tahun Baru 2026 tidak menyalakan kembang api serta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan. Kapolres mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan aktivitas yang positif, sederhana, dan bermanfaat bersama keluarga, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif, pungkasnya. (Agh@N)
- Penulis: Ghana




Saat ini belum ada komentar