Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Terkait Tudingan LSM Frontal, Direktur PDAM Kuningan Angkat Bicara

Terkait Tudingan LSM Frontal, Direktur PDAM Kuningan Angkat Bicara

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Direktur PAM Tirta Kamuning, Dr. Ukas Suharfaputra, akhirnya angkat bicara terkait berbagai tuduhan LSM Frontal mengenai dugaan pelanggaran pemasangan pipa di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), hingga tudingan kinerja direksi yang dinilai gagal selama dua tahun menjabat. Ukas menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah bercampur antara data, asumsi, serta informasi yang tidak tepat.

Dalam klarifikasinya, Ukas menyampaikan bahwa pemasangan instalasi pipa air minum yang bersumber dari Telaga Remis dan Telaga Nilem tetap menggunakan diameter 6 inci sebagaimana diatur dalam izin Kementerian LHK melalui IUPA KSDAE Nomor SK.137/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Remis) dan SK.136/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Nilem). Ia menegaskan bahwa pipa berdiameter 12 inci yang disorot LSM tidak ada kaitannya dengan kedua sumber tersebut.

Menurut Ukas, pipa berdiameter 12 inci yang melintas kawasan TNGC merupakan bagian dari instalasi air baku dari Sumber Air Cicerem-1 (IZIN IPSDA PUPR Nomor 1006/KPTS/M/2023) dan Cicerem-2 (IPSDA PUPR Nomor 820/KPTS/M/2023), yang sumber airnya berada di luar kawasan taman nasional. “Pipa itu hanya melintas di bahu jalan, tidak mengeksploitasi kawasan, tidak merusak keanekaragaman hayati, dan seluruh izinnya dari kementerian teknis, bukan dari BTNGC. Jadi tidak ada aturan yang dilanggar,” ujarnya.

Menanggapi tuduhan bahwa instalasi pipa tersebut dipasang tanpa kerja sama dan tanpa izin konservasi, Ukas menjelaskan bahwa BTNGC hanya memberikan rekomendasi teknis, sementara izin resmi diterbitkan oleh Kementerian PUPR sesuai regulasi pengelolaan sumber daya air. Ia juga menyampaikan bahwa pada 26 Februari 2025 telah dilakukan rapat resmi antara PDAM dan BTNGC untuk membahas rencana kerja sama penguatan fungsi pemasangan pipa, di mana PDAM diminta memastikan kelanjutan proses kerja sama paling lambat 7 Maret 2025. Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa nilai komitmen kerja sama bukan berupa uang tunai untuk BTNGC, tetapi berupa dukungan inkind seperti bantuan patroli, dukungan sosial masyarakat, dan kegiatan pemulihan lingkungan.

Ukas menegaskan bahwa nilai komitmen sebesar Rp929 juta selama lima tahun itu bukan permintaan PDAM dan bukan pula beban anggaran PDAM, melainkan bagian dari kewajiban investor PT Tirta Kuning Ayu Sukses sebagai pemegang izin kerja sama pemanfaatan air baku. PDAM hanya mengetahui nominal tersebut setelah laporan dari pihak investor. “Kami bahkan menyampaikan keberatan atas nilai komitmen itu dalam rapat dan meminta peninjauan kembali karena investor merasa terlalu berat,” ujar Ukas.

Selain memberikan penjelasan teknis, Ukas juga membantah keras tuduhan bahwa dirinya gagal mencapai target kinerja selama dua tahun sehingga layak dievaluasi Bupati. Ia membeberkan data audit BPKP dan catatan pendapatan perusahaan yang menunjukkan tren peningkatan signifikan sejak dirinya menjabat sebagai PLT pada 8 November 2022 hingga menjadi Direktur Utama definitif. Data BPKP menunjukkan pendapatan perusahaan meningkat dari Rp58,46 miliar pada 2021 menjadi Rp66,53 miliar pada 2024, atau naik 13,8 persen.

Dari sisi biaya operasional, PDAM mencatat penurunan biaya pada 2021–2022 sebesar 4,4 persen. Laba perusahaan juga meningkat dari Rp5,007 miliar pada 2021 menjadi Rp6,940 miliar pada 2024, atau naik 38,61 persen selama masa kepemimpinan Ukas. PAD yang disetorkan ke daerah juga meningkat 64,7 persen. Penurunan PAD pada 2023 dijelaskan karena adanya perubahan kebijakan pajak pusat berdasarkan UU 7/2021 tentang Harmonisasi Perpajakan, yang menaikkan tarif pajak badan dari 11 persen menjadi 22 persen untuk perusahaan dengan pendapatan di atas Rp50 miliar—bukan karena kinerja PDAM menurun.

Berdasarkan evaluasi kinerja BPKP, skor PDAM Tirta Kamuning meningkat dari 3,60 pada 2021 menjadi 3,81 pada 2024 dan tetap berada dalam kategori “Sehat”. Cakupan layanan juga meningkat dari 52.443 sambungan pada 2021 menjadi 55.748 sambungan pada 2024. Dari sisi peningkatan kapasitas sumber air, PDAM mencatat tambahan debit 66,84 liter per detik hasil dari pembukaan tiga sumber baru: Cijalatong Cipari, Cibangir, dan Cilukutuk Cileuleuy.

Terkait tuduhan bahwa PDAM mempersulit investor dan diduga terlibat praktik koruptif, Ukas menyatakan hal itu tidak masuk akal karena skema perizinan, PKS, dan komitmen kerja sama seluruhnya diatur berdasarkan Permen LHK Nomor 44/2017 serta Permen P.18/2019 tentang pemanfaatan air di kawasan konservasi. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa seluruh biaya kerja sama ditanggung pemegang izin, bukan PDAM. Bahkan menurut Ukas, PDAM justru memperjuangkan agar investor tidak terbebani nilai komitmen yang terlalu tinggi.

Skema investasi proyek air baku Cicerem–Indramayu dengan nilai Rp200 miliar, kata Ukas, juga sangat menguntungkan daerah. Setelah masa kontrak 15 tahun selesai, seluruh aset jaringan pipa akan menjadi milik PDAM/Pemda Kuningan. Dari total nilai jual air ke Indramayu, 25 persen masuk PAD Kuningan dan 75 persen ke investor sesuai kesepakatan awal.

Ukas menegaskan bahwa semua kegiatan PDAM dilaksanakan sesuai aturan dan siap diverifikasi secara hukum maupun teknis. Ia menilai pernyataan LSM Frontal telah menyudutkan PDAM dan mencampuradukkan proyek Remis–Nilem dengan proyek Cicerem yang memiliki izin berbeda dan skema berbeda. “Kami terbuka, seluruh data ada, dan semua kegiatan kami mengikuti regulasi. Tidak ada satu pun pipa yang melanggar izin, dan tidak ada satu pun kegiatan yang merusak kawasan konservasi,” pungkasnya. (Agh@N)

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Komunikasi Terbuka dan Dekat dengan Masyarakat, Pemkab Kuningan Luncurkan “MELESAT Podcast”

    Bangun Komunikasi Terbuka dan Dekat dengan Masyarakat, Pemkab Kuningan Luncurkan “MELESAT Podcast”

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Derasnya arus digitalisasi dan keterbukaan informasi mendorong Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk semakin aktif menyampaikan berbagai program kerja dan kebijakan daerah melalui kanal digital. Sebagai bagian penting dalam membangun komunikasi, kolaborasi, serta kepercayaan publik, Pemkab Kuningan resmi menghadirkan program inovatif bertajuk MELESAT Podcast. ​Inisiatif ini diprakarsai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U. […]

  • Di Duga Memalsukan Tanda Tangan Dan Korupsi 800 Juta, Warga Desa Wanasaba Kidul Tuntut BPD Musdes Berhentikan Kades Dan Sekdes.

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Ratusan warga melakukan demo di depan Kantor Kuwu (Kantor Kades) Wanasaba Kidul, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Sabtu 15/02/25. Demo di jaga ketat oleh Kepolisian setempat dan beberapa Polisi Pamong Peraja (Pol-PP) yang bertugas mengamankan jalanya demo. Dalam orasinya peserta unjuk rasa tersebut menuntut Badan Permasyawaratan Desa (BPD) segera melaksanakan musyawarah desa (Musdes) […]

  • Perkuat Sinergi Kepemimpinan Daerah, Akmil Sambut Peserta Retreat KPPD 2026

    Perkuat Sinergi Kepemimpinan Daerah, Akmil Sambut Peserta Retreat KPPD 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar beserta jajarannya menyambut peserta retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2026 di Gedung Graha Utama Akmil. Rabu,(15/4/2026) Kegiatan ini diikuti oleh para Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota, serta dihadiri Gubernur Lemhannas RI, Sekretaris Utama Lemhannas RI, dan Wakil Gubernur Akmil. Dalam sambutannya, Gubernur […]

  • Hadapi Musim Hujan Pemkab Dan Polresta Cirebon Siagakan Lintas Instansi Hadapi Potensi Bencana Tahun 2025

    Hadapi Musim Hujan Pemkab Dan Polresta Cirebon Siagakan Lintas Instansi Hadapi Potensi Bencana Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 356
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Polresta Cirebon menggelar Apel Siap Siaga Bencana Alam di halaman Mapolresta Cirebon, Sabtu (1/11/2025), Apel siap siaga tersebut sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana di tahun 2025 yang seringkali terjadi di sebagian wilayah di Kabupaten Cirebon Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala mengatakan, kegiatan […]

  • Bahagia Maha Tegaskan PKKPR Bukan Bukti Kepemilikan Tanah, PT Alis Diminta Selesaikan Hak Warga

    Bahagia Maha Tegaskan PKKPR Bukan Bukti Kepemilikan Tanah, PT Alis Diminta Selesaikan Hak Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUBULUSSALAM, JARRAKPOS – Mantan anggota DPRK Kota Subulussalam, Bahagia Maha, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk menguasai lahan yang masih diklaim atau dikuasai masyarakat di Kecamatan Rundeng. Menurut Bahagia, PKKPR hanya merupakan persetujuan kesesuaian pemanfaatan ruang berdasarkan rencana tata ruang, bukan bukti kepemilikan tanah maupun Hak Guna […]

  • Gelar Turnamen Catur Pelajar, ForWades Kuningan Sedot Antusiasme Peserta

    Gelar Turnamen Catur Pelajar, ForWades Kuningan Sedot Antusiasme Peserta

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Forum Wartawan Desa dan Sekolah (ForWades) Kabupaten Kuningan sukses menggelar turnamen catur tingkat pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Kuningan pada Sabtu (07/03/2026). Bertempat di RM Cibentang/Padino Cafe, Kecamatan Kramatmulya, ajang ini menjadi panggung bagi talenta-talenta muda asah otak di wilayah Kuningan. ​Dukungan Penuh Pemerintah Daerah ​Acara bergengsi ini dibuka secara resmi […]

expand_less