Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie medorong Kejaksaan Agung segera mengungkap nama-nama pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diduga terjerat dalam kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Hal tersebut dirasa sangat penting agar publik dan masyarakat tidak bertanya-tanya, setelah beberapa pekan lalu dari penggeledahan kantor KLHK sampaj saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya mendorong agar Jaksa Agung melalui Jampidsus agar segera mengumumkan nama-nama yang akan dijadikan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Pengumuman ini sangat penting, sebab beberapa pekan lalu Jaksa Agung ST Burhanuddin sempat berbicara di media akan mengumumkan nama-nama yang akan dijadikan tersangka dalam waktu dekat,” kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie lewat sambungan teleponya, Selasa (25/2/2025)

Lebih lanjut, kata Jerry, sampai saat ini, publik masih bertanya-tanya kenapa pihak Kejaksaan Agung belum berani mengungkap nama-nama yang akan dijadikan tersangka di kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024.

“Padahal sudah sempat diumumkan oleh Jaksa Agung, dalam waktu dekat mereka akan mengungkap akan ada pengumuman nama dari pejabat KLHK yang dijadikan tersangka,” ucap Jerry.

Dikatakan Jerry, Kejaksaan Agung jangan ragu untuk menjerat pejabat publik di KLHK yang terlibat dalam kasus tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Jika dalam penggeledahan di KLHK Kejaksaan Agung telah mampu menemukan dua alat bukti untuk menetapkan tersangka, kata Jerry penyidik harus segera umumkan saja.

“Saya berharap pengungkapan kasus dugaan korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit tahun 2005-2024 bisa menjadi pintu masuk Kejagung untuk melakukan penyelidikan di kasus korupsi lain yang melibatkan pejabat negara,” tutur Jerry.
Pria berambut merah ini meminta segera Kejaksaan Agung mengungkapkan nama-nama yang akan dijadikan tersangka di kasus tata kelola perkebunan sawit periode 2005-2024 yang diduga melibatkan pejabat publik di KLHK. Jerry menyebut berdasarkan beberapa lembaga survei bahwa Kejaksaan Agung memilliki kepercayaan publik yang lumayan tinggi, akan tetapi dengan tidak berani mengumumkan atau menetapkan tersangka di kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit malah kepercayaan publik menjadi melorot.

“Jaman Presiden Jokowi belum berani mengungkap soal kasus di KLHK, harapannya di era kepemimpinan Prabowo Subianto ini, Kejaksaan Agung bisa mengungkapkan dan memgumumkan siapa pejabat KLHK yang dijadikan tersangka,” jelas Jerry.

Sebelumnya diberitakan, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan, pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terjerat dalam kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. “Yang pasti ada,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam konferensi pers di Kejagung, Rabu (7/1/2025).

Kejagung telah menetapkan eselon I dan II dari KLHK sebagai tersangka dalam kasus tata kelola perkebunan kelapa sawit. Burhanuddin menjelaskan bahwa penyidik saat ini sudah menginventarisir tindak pidana perbuatan melawan hukum yang terjadi dalam kasus tersebut.

“Ada beberapa hal perbuatan melawan hukum kita sudah inventarisasi dan kami sedang pendalaman. Tentunya dalam waktu, ya mungkin sebulan lagi, kita akan sampaikan,” sebut Jaksa Agung.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi terkait penguasaan dan pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Dalam kasus ini, Kejagung telah menyita sejumlah barang bukti, dokumen, dan barang elektronik dari hasil penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (Jum)

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Ramadhan 1447, KPSU Gelar Makan Bersama

    Sambut Ramadhan 1447, KPSU Gelar Makan Bersama

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Medan – Komite Perubahan Sepakbola Sumatera Utara (KPSU) menggelar acara makan bersama dan saling bermaafan dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Makan bersama ini merupakan tradisi dalam menyambut hari bulan penuh ampun dan berkah di Lingkungan elemen sepakbola Makan bersama ini digelar di suasana alam terbuka yang penuh dengan keakraban dan kebersamaan. […]

  • Anggota DPR RI, HRA Bersama Pj Bupati Kuningan Tinjau Lokasi Bencana Longsor

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 645
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Bersama Anggota DPR RI dapil Jabar X, H. Rokhmat Ardiyan, M.M, Penjabat Bupati Kuningan, Dr Agus Toyib, S.Sos., M.Si kembali meninjau bencana longsor yang terjadi di Pemukiman BSPS Dusun Purwasari RT 002 RW 008 Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Jumat (31/01/2025). Peninjauan dilakukan melalui kendaraan roda dua, turut serta dalam rombongan, Pj Sekretaris […]

  • Bank Kebanggaan Masyarakat NTT Bakal Salurkan Kembali Dana KUR untuk UMKM

    Bank Kebanggaan Masyarakat NTT Bakal Salurkan Kembali Dana KUR untuk UMKM

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 783
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Kabar sejuk datang dari Bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT optimis bakal menyalurkan kembali kredit usaha rakyat (KUR) yang sempat terhenti pada tahun 2019 lalu. Saat ini manejemen Bank NTT sedang berbenah untuk kembali dipercayakan menyalurkan KUR bagi rakyat NTT. […]

  • Tingkatkan Silaturahmi Bangsa Serumpun, Dialog Seni Budaya 4 Negara Sukses Digelar di Dumai

    Tingkatkan Silaturahmi Bangsa Serumpun, Dialog Seni Budaya 4 Negara Sukses Digelar di Dumai

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 68
    • 0Komentar

        DUMAI senin, — Hubungan kekeluargaan dan ikatan historis bangsa serumpun Melayu di kawasan Asia Tenggara kembali diperkuat melalui perhelatan Dialog Seni Budaya 4 Negara yang berlangsung pada 11 hingga 13 September 2026. Berlokasi di Pantai Tantrayana, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, acara ini menghadirkan perwakilan dari empat negara tetangga: Indonesia, Malaysia, Singapura, dan […]

  • KPK Resmi Tetapkan Bupati Pati Tersangka Korupsi

    KPK Resmi Tetapkan Bupati Pati Tersangka Korupsi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    PATI,JARRAKPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka dugaan praktik jual beli jabatan perangkat desa. Penetapan tersangka itu dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1). Selain Sudewo, KPK juga menjerat Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono selaku Kades Arumanis, […]

  • Santri Ponpes Al-Mutawally di Gembleng TNI Mengenai Bela Negara dan Bullying

    Santri Ponpes Al-Mutawally di Gembleng TNI Mengenai Bela Negara dan Bullying

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Danramil 1510/Cilimus, Kapten Inf Saniyo beserta 3 orang Babinsa, melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang pencegahan kenakalan remaja dan bullying serta praktek Pengamanan Bela Negara di Aula Ponpes Terpadu Al-Mutawally, Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Rabu (7/1/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wadir III Bidang Kesantrian Uud Syaprudin, para panitia LDKS, pengurus ponpes, serta seluruh […]

expand_less