Jelang Idul Fitri 1447 H, Kapolda Kepri dan Mendagri Perkuat Strategi Kendali Inflasi di Tanjungpinang
- account_circle Habil
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

KEPRI, Jarrakpos.com | Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Kepala BPS RI di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (9/3/2026).
Pertemuan krusial ini fokus pada kesiapsiagaan daerah menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H, evaluasi dukungan Program 3 Juta Rumah, serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kepulauan Riau.
Kondisi Ekonomi Kepri di Bawah Rata-rata Nasional
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa inflasi nasional saat ini berada di angka 4,76% (yoy). Meski pemerintah menargetkan sasaran inflasi di angka 2,5 kurang lebih 1%, Provinsi Kepri menunjukkan performa yang cukup menggembirakan.
“Inflasi di Kepri tercatat sebesar 3,54 persen secara tahunan. Ini menempatkan Kepri masuk dalam daftar 10 provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia,” ujar Mendagri Tito Karnavian.
Meskipun secara umum stabil, Kota Tanjungpinang menjadi sorotan karena mencatatkan angka inflasi tertinggi di wilayah Kepulauan Riau.
Dampak Tarif Listrik dan Prediksi BPS
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa dinamika inflasi belakangan ini dipengaruhi oleh normalisasi tarif listrik setelah berakhirnya program diskon tahun lalu. Namun, ia memprediksi tekanan ini akan mereda.
“Tekanan inflasi dari komoditas listrik diperkirakan berkurang mulai April 2026, seiring hilangnya efek dasar (low base effect) dari kebijakan tahun sebelumnya,” jelas Amalia.
Komitmen Polda Kepri: Keamanan adalah Kunci Ekonomi
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap mengawal distribusi logistik agar tetap lancar menjelang lebaran. Ia menekankan bahwa ekonomi yang kuat bermula dari situasi keamanan yang kondusif.
Stabilitas Kamtibmas: Menciptakan iklim positif bagi investasi dan perdagangan.
Kelancaran Logistik: Memastikan stok bahan pokok sampai ke masyarakat tanpa kendala distribusi.
Sinergi Lintas Sektor: Bekerja sama dengan Pemda untuk pengawasan harga di pasar.
“Ketika keamanan terjaga, aktivitas ekonomi lancar, dan kepercayaan investor meningkat. Kami siap bersinergi menjaga kesejahteraan masyarakat Kepri,” tegas Irjen Pol. Asep Safrudin.
Layanan Pengaduan Masyarakat
Terpisah, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Bagi warga yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, dapat memanfaatkan layanan:
- Aplikasi: Polri Super Apps (Tersedia di Google Play & App Store)
- Call Center: 110 (Tersedia 24 Jam)
- Penulis: Habil




Saat ini belum ada komentar