Resmi Dilantik Jadi Sekwan NTT, Alfonsius Watu Raka Fokus Tingkatkan Pelayanan
- account_circle Mario
- calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Dalam suasana penuh haru dan khidmat, Alfonsius Watu Raka resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sekwan NTT) pada Senin, 20 Mei 2025.
Pelantikan yang digelar di Aula El Tari, Kupang, ini menandai babak baru dalam perjalanan birokrasi di lingkungan Sekretariat DPRD NTT.
Alfonsius Watu Raka resmi dilantik Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, 14 pejabat pejabat eselon II lainnya di lingkup Pemerintah Provinsi NTT.
Dalam keterangannya , Alfonsius menegaskan komitmennya untuk menjadikan pelayanan sebagai dasar kerja yang tulus.
“Saya datang bukan untuk menjadi pemimpin yang hanya memberi perintah, tapi untuk melayani. Bagi saya, pelayanan bukan sekadar tugas, tetapi panggilan,” ujar Alfonsius.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaanan yang di berikan.
“Terima kasih atas kepercayaan ini dan tentu ke depan akan lebih optimal memantapkan tugas dan peran untuk mensukseskan agenda
-agenda DPRD,”
“Kita akan wujudkan Sekretariat DPRD yang lebih terbuka, profesional, dan ramah terhadap kebutuhan rakyat,”
“Siap bersinergi dengan semua komponen untuk mensukseskan agenda-agenda pembangunan Pemerintah Provinsi NTT,” ungkapnya.
Sementara Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutanya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan salah langkah strategis dimana fokus terhadap pengelolaaan tata pemerintahan yang akuntabel, mengedepankan profesionalisme yang bermuara terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di setiap Satuan Perangkat Daerah.
“Momentum ini juga bagian dari memperkuat konsolidasi birokrasi untuk mempercepat pelaksanaan visi dan misi pembangunan daerah sesuai ketentuan yang berlaku” ungkapnya
Gubernur mengingatkan seluruh pejabat untuk bekerja melampaui batas tugas formal. Ia mengutip semangat Mahkamah Konstitusi sebagai inspirasi birokrasi, yakni “melampaui permintaan”.
“Buang jauh-jauh mental kerja seremonial atau sekadar formalitas. Bekerjalah lebih dari yang diminta,” tegasnya
Melki menambahkan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh pejabat yang telah dilantik, untuk memastikan bahwa jabatan strategis benar-benar diisi oleh aparatur yang berkompeten dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami tidak segan-segan melakukan evaluasi sesuai ketentuan hukum. Kami ingin birokrasi yang berdampak langsung kepada rakyat,” ujarnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar