PT. Marabunta Terbakar Hebat Ditengah Ruang Lingkup Tiga Perusahaan.
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Terjadi kebakaran hebat menimpa perusahaan yang membidangi memproduksi Briket dari bahan Batu Bara milik PT. Marabunta yang beralamat di Blok Pejagan Asem, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, 17 Mei 2026.
Kebakaran terjadi dilokasi ruang lingkup tiga buah perusahaan yaitu PT. Java, PT. Niaga dan PT. Marabunta, sehingga di khawatirkan api yang berasal dari Marabunta menjalar ke dua perusaah yang lainnya.
Menurut keterangan dari salah satu karyawan PT. Marabunta yang terbakar yang tidak mau disebutkan namanya, saat ia berjaga sekitar pukul 00.30 WIB melihat kepulan asap dari belakang ruangan oven yang berada di sebelah utara bangunan induk , dari celah pintu oven ia melihat bara api namun susah untuk membuka pintunya dikarenakan pintu ruangan Oven terkunci gembok.
Ditengah kepanikan ia berfikir harus menggunakan Grinda dengan memotong kunci gembok, begitu pintu dapat di buka terlihat api begitu besar.
Melihat api yang begitu besar ia mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dengan harapan api dapat di padamkan, namun api palah makin membesar dan ia bersama rekan yang lainnya mencari alternatif lain.
Ditengah kepanikan ada seorang rekanya bernama Deni berinisiatif meminta bantuan ke Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon melalui Pos jaga Sektor Palimanan.
Mendapat laporan tersebut Regu III Sektor Palimanan langsung menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) sesuai arahan pelapor.
Setelah tiba di TKK petugas langsung melakukan pemadaman, dan untuk mengantisipasi penyebaran api ke bangunan induk dan khawatir ketersedian air tidak mencukupi, maka petugas di lapangan langsung meminta tambahan armada dari Damkar Sektor Weru, Sumber dan Arjawinangun.
Mengingat Pemadaman terhalang oleh rak sepanjang 12 meter, lebar 1 meter, 4 saf tinggi 2 meter yang berisi tumpukan Briket, maka petugas mengurai dan membongkar rak yang berisi Briket satu persatu.
Hal tersebut dilakukan agar saat petugas melakukan penyemprotan air tidak terhalangi oleh tumpukan Briket yang berada di rak, sehingga air bisa menembus ke pusat titik api dan alat pancar pemadam tidak mengalami On Off.
Pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid PPSP didampingi Kasi PPE beserta Dansek Palimanan, Weru, dan Arjawinangun.
Setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman akhirnya api dapat di jinakkan, usai kobaran api padam petugas langsung melakukan pendinginan. Dalam peristiwa tersebut pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih 6 jam dengan menerjunkan 4 Unit Pancar.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak sempat memakan korban jiwa dan api tidak sempat menjalar ke perusahaan yang berada disekitarnya.
Luas area yang terbakar ± 48 M², luas yang terselamatkan mencapai ± 1.752 M² dari total luas keseluruhan yang mencapai ± 1.800 M² dan dalam peristiwa kebakaran kerugian belum dapat diperkirakan mengingat suasana di TKK masih.terlihat berantakan.
Kendala yang dialami petugas saat melakukan pemadaman adalah sumber air yang sangat jauh dari pusat kebakaran.
Upaya yang di lakukan oleh petugas saat menerima laporan diantaranya langsung datang ke lokasi, melakukan pemadaman, kordinasi dengan pihak terkait dan mengumpulkan data.
Unsur yang terlibat dalam upaya pemadaman diantaranya anggota Polsek Palimanan, Babinsa Palimanan Barat, Karyawan PT Marabunta.
Personil/Satgas yang di terjunkan ke TKK diantaranya, Kabid PPSP, Kasi PPE, Dansek Palimanan, Arjawinangun dan Weru dengan menerjunkan Regu III Damkar Sektor Palimanan, Regu III Damkar Sektor Weru, Regu III Damkar Sektor Sumber, Regu III Damkar sektor Arjawinangun.
Sampai berita ini di muat pihak keamanan setempat masih malakukan oleh TKP untuk memastikan ada tidaknya unsur kesengajaan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sumber: Disdamkarmat Kab. Cirebon.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar