Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Presly Neonufa Soroti Tingginya TKI-TKW di TTS, Penguatan Sektor Pertanian Jadi Jalan Keluar

Presly Neonufa Soroti Tingginya TKI-TKW di TTS, Penguatan Sektor Pertanian Jadi Jalan Keluar

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan menembus pelosok Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, memberikan pengalaman tersendiri bagi Ananda Pricely R. Neonufa atau yang akrab disapa Presly.

Pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur itu turut mendampingi Usman Husin dalam rangkaian agenda reses di Kecamatan Kokbaun, TTS pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Di tengah rangkaian pertemuan tersebut, masyarakat secara langsung menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, termasuk banyaknya warga yang memilih bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun Tenaga Kerja Wanita (TKW) untuk mencari peluang kerja dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Aspirasi tersebut disampaikan warga kepada Presly di sela-sela kegiatan reses yang dihadiri sekitar 700 masyarakat dari enam desa di Kecamatan Kokbaun.

Bagi Presly, persoalan tersebut perlu dilihat secara utuh. Pilihan masyarakat untuk bekerja ke luar daerah maupun luar negeri tentu merupakan bagian dari upaya mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, pada saat yang sama, daerah juga perlu memperkuat sektor-sektor produktif agar masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk membangun masa depan di daerah sendiri.

“Ini aspirasi yang kami dengar langsung dari masyarakat. Tentu kita menghargai pilihan warga yang bekerja di luar daerah maupun luar negeri. Tetapi kita juga harus memikirkan bagaimana potensi ekonomi di daerah bisa diperkuat, sehingga masyarakat memiliki pilihan dan peluang yang semakin baik,” ujar Presly, (10/8/2026).

Menurut Presly, salah satu potensi yang dapat diperkuat adalah sektor pertanian.

Hal tersebut bahkan terlihat langsung dalam perjalanan reses Usman Husin di Kokbaun.

Setelah bertemu dan berdialog dengan masyarakat, Usman tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia justru bergerak menuju kebun bawang putih yang sebelumnya disampaikan masyarakat sebagai salah satu potensi pertanian di wilayah tersebut.

Lokasi kebun berada sekitar dua kilometer dari titik reses. Untuk sampai ke sana, Usman bersama rombongan harus melewati jalan dan jembatan dengan medan yang cukup terjal.

Usman bahkan turun langsung ke kebun, melihat tanaman bawang putih hingga ikut memanen bersama masyarakat.

Menurut Presly, potensi bawang putih yang dimiliki masyarakat Kokbaun menjadi salah satu contoh bahwa daerah sebenarnya memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan.

Selain itu, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari alat pertanian, kelompok tani, sarana produksi, hingga peluang pemasaran dan ekonomi.

“Yang saya lihat, Pak Usman tidak hanya datang, mendengar lalu pulang. Ada upaya untuk melihat langsung apa yang terjadi dan mencari jalan keluarnya,” kata Presly.

Ia menilai, pola turun langsung seperti itu sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan memiliki keterbatasan akses untuk menyampaikan persoalan mereka.

Presly mengatakan, penguatan pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga.

Jika petani memperoleh akses terhadap bibit berkualitas, teknologi, alat pertanian, pendampingan hingga pasar, maka sektor tersebut berpeluang memberikan pendapatan yang lebih baik.

“Harapan kita tentu masyarakat semakin sejahtera. Kalau potensi pertanian bisa dikembangkan dan memberikan penghasilan yang baik, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan untuk menentukan masa depannya,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan TKI dan TKW yang disampaikan masyarakat tidak semestinya hanya dilihat sebagai persoalan keberangkatan tenaga kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk bertanya apa yang dapat diperkuat di daerah agar semakin banyak peluang ekonomi tersedia bagi masyarakat.

“Semakin jauh masyarakat dari pusat pemerintahan, semakin penting kita datang mendekat. Kita dengar, kita lihat dan kemudian kita perjuangkan,” pungkasnya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKBB Pacitan Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Calon Paskibraka, Semangat Kebangsaan Berpadu Kekayaan Nusantara

    LKBB Pacitan Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Calon Paskibraka, Semangat Kebangsaan Berpadu Kekayaan Nusantara

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Semangat menanamkan nilai kebangsaan dan membentuk generasi muda yang berkarakter terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Pacitan. Setelah sukses menggelar rangkaian rekrutmen hingga pelaksanaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pacitan kini menyiapkan agenda baru. Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) akan menjadi salah satu ruang bagi […]

  • Mantan Pelatih PSMS Ini Favoritkan Portugal dan Inggris Juara Piala Dunia 2026

    Mantan Pelatih PSMS Ini Favoritkan Portugal dan Inggris Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Medan – Raja Isa bin Raja Akram Shah adalah pelatih asal Malaysia yang pernah menangani PSMS Medan pada musim 2011/2012 di kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) menyebut Portugal dan Inggris sebagai favorit juara Piala Dunia 2026. “Kekuatan Portugal terletak pada kombinasi pemain berpengalaman dan generasi emas yang kini berada di usia produktif”, kata Raja Isa Lini […]

  • Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Acara retreat kepala daerah di Magelang akhirnya dimulai. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa ada 47 kepala daerah yang tidak hadir dalam retret Akmil di Magelang pada Jumat (21/2/2025). Mereka tidak memberikan alasan atau izin atas ketidakhadirannya. Selain itu, ada juga 6 kepala daerah yang absen dengan alasan sakit dan […]

  • Diskominfo Ingatkan Bahaya Narasi Radikal yang Mengintai Generasi Muda

    Diskominfo Ingatkan Bahaya Narasi Radikal yang Mengintai Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Arus informasi yang bergerak tanpa batas di ruang digital dinilai menjadi tantangan baru bagi generasi muda (Gen-Z). Di tengah derasnya paparan informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan mengingatkan pentingnya penguatan literasi digital dan wawasan kebangsaan untuk menangkal penyebaran paham radikalisme dan anarkisme di media sosial. Pesan tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi […]

  • FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Diunggulkan Lawan Singapura

    FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Diunggulkan Lawan Singapura

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Medan – Timnas Indonesia akan diuji oleh Singapura pada matchday pertama Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan tersebut akan digelar pada Jumat (25/9), mulai pukul 20.00 WIB dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional Pertemuan terakhir kedua tim terjadi belum lama ini di babak fase […]

  • Sumut Tambah Perunggu di PON Bela Diri

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 777
    • 0Komentar

    Kudus – Kontingen Sumatera Utara menambah dua medali perunggu dari cabang olahraga tarung drajat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, di Kudus, Jawa Tengah, yang dipersembahkan oleh Fadhel Tirta Yudha dan pasangan Dhira Khalisa-Yani Dwi Murti. Pada laga final yang digelar di Djarum Arena 3A, Kamis, Kudus, Fadhel Tirta Yudha yang turun di nomor […]

expand_less