Tak Ada Prestasi, Sebaiknya Arya Mundur
- account_circle Syawal
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Medan – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai induk seluruh kegiatan sepak bola di Sumatera Utara berupaya membenahi diri, diawali dengan keluarnya Plt terhadap Arya Sinulingga.
Angan-angan akan pencapaian-pencapaian membumbung tinggi, tetapi kenyataan tidak sesuai mimpi.
Sepak bola Sumut justru tenggelam dalam masalah-masalah yang lebih banyak datang dari luar lapangan.
Soal rekomendasi wasit bayar dan merosot nya kualitas wasit menjadi penghias media selama hampir lima bulan terakhir atau jelang Kongres Luar biasa
Prestasi lebih banyak dibahas di meja-meja diskusi. Tangga menuju ke sana samar terlihat karena kontroversi di luar lapangan tetap menjadi raja.
Permasalahan tersebut membuat mantan PSMS Syafril SH angkat bicara. Menurut pria yang berprofesi sebagai lawyer ini, Ketua umum Erick Thohir menyelesaikan masalah Asprov Sumatera Utara karena mekanisme dan jalan nya roda organisasi tidak jalan karena Plt ketua asprov nya bukan orang Sumut, dan bukan orang bola. “Tapi ini karena kedekatan oleh Ketum PSSI”, kata Syafril SH dalam pesan wasthap nya, Senin (7/9)
Dengan begitu sebut pengamat sepakbola ini, pembinaan sejak di pegang ketua asprov tidak ada bibit yg muncul untuk di andal kan. “Secara organisasi anak kita pada lari dan diambil oleh tim lain dari luar provinsi Sumut, maka nya ketua Arya sudah tidak cocok jadi ketua Sumut. Lebih baik mundur dari pada banyak yang gak suka dan tidak sejalan karena program tidak jelas dan tidak punya minat untuk menaikkan marwah sepak bola Sumut.”, ujarnya
Hal ini lah tambah ketua PKB kota Binjai ini yang sangat disayang kan oleh para tokoh sepak bola di Sumut.
“PSSI Sumut kan bisa berubah dalam Pembinaan usia muda dan berjalan nya kompetisi yang aktif baik senior dan junior. Justru kami pemerhati sepak bola Sumut sangat kecewa dengan program dan pelaksanaan kompetisi yang ada sekarang ini, seharus nya harus mempunyai program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang kalau sepak bola Sumut mau maju”, ujarnya .
“Ini program nya seperti acak acakan tidak menentu, sebaik nya Arya mundur dari ketua asprov Sumut agar tidak terlalu lama sepak bola Sumut ini tidak punya prestasi.
Contoh sudah banyak dibuat di Sumut amburadul kompetisi nya, sebaik nya mundur lah, dari pada masyarakat Sumut tidak mendapat kepastian yang ril . Bukan kita tak senang dengan ketua asprov Sumut saya tidak benci dan tidak iri yg asprov buat tapi tidak ada prestasi sejak ketua pegang beliau “, tegasnya
- Penulis: Syawal




Saat ini belum ada komentar