Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Perbaikan SDM agar Suntikan Dana APBD bisa Evektif

Perbaikan SDM agar Suntikan Dana APBD bisa Evektif

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang meminta eksekutif mengubah paradigma terkait penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sebab, suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kini tidak bisa lagi dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus berbasis pada evaluasi kinerja konkret, kemanfaatan, dan peningkatan pelayanan publik di lapangan.

Pergeseran fokus ini tertuang dalam pembahasan rancangan peraturan daerah tentang penambahan penyertaan modal BUMD yang ditargetkan rampung pada September 2026.
Legislatif menginginkan agar perusahaan pelat merah tidak sekadar menyodorkan rencana bisnis, tetapi mampu membuktikan bahwa keberadaan mereka benar-benar berdampak nyata bagi warga Kota Magelang.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Kota Magelang Narisqa mengatakan, pembahasan rancangan peraturan daerah ini tidak akan secara otomatis mengakomodasi usulan badan usaha.

Pihaknya akan membedah rekam jejak penggunaan penyertaan modal sebelumnya sebagai pijakan.

“Artinya bukan dalam rangka negatif, bukan kita curiga. Tapi kita mengevaluasi,” kata Narisqa, Selasa (21/7/2026).

Narisqa menjelaskan, setiap rencana bisnis BUMD harus diuji kelayakannya karena badan usaha tersebut memikul beban ganda.

“Karena kita bicara BUMD, di samping pelayanan kepada masyarakat, ada juga sisi komersialnya,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, DPRD menetapkan dua tolok ukur berbeda. Bagi BUMD yang bergerak di sektor layanan dasar, seperti penyediaan air bersih, pemenuhan kebutuhan warga selama 24 jam penuh menjadi indikator utama.

Sementara bagi BUMD yang berorientasi laba, efisiensi bisnis dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi ukuran keberhasilan.

Oleh karena itu, Narisqa menegaskan bahwa besaran usulan penyertaan modal saat ini belum bersifat final.

“Besarannya berapa itu nanti kita ikut menilai, apakah layak atau tidak,” kata dia.
Lebih jauh, status penyertaan modal ini juga bukan jaminan bantuan yang akan turun terus-menerus. Setiap tahun, komisi terkait DPRD Kota Magelang akan memanggil BUMD untuk mengevaluasi efektivitas anggaran yang telah diberikan.

“Setiap tahun akan kita evaluasi, apakah masih layak diberikan atau tidak. Penyertaan modal bukan berbagi-bagi duit. Yang kita lakukan adalah memastikan efektif, efisien, tapi yang paling utama adalah pelayanan masyarakat 100 persen,” tutur Narisqa.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran yang dihadapi Pemerintah Kota Magelang, DPRD bahkan membuka opsi untuk memutus aliran dana tersebut jika BUMD dinilai gagal memenuhi target.

“Nanti kalau hasil rapat melihat ternyata tidak membawa kebaikan, tidak membawa kemajuan, atau tidak memberikan sumbangan cukup untuk PAD, sangat mungkin tidak diberikan,” ucapnya.

Sejalan dengan semangat pengawasan tersebut, Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam mengelola anggaran daerah.

Evaluasi yang menyeluruh mutlak dilakukan agar suntikan modal tidak membebani APBD tanpa memberikan timbal balik yang sepadan bagi kota dan warganya.

“Kita pasti akan mengkaji kinerja BUMD seperti apa, karena jangan sampai anggaran yang kita punya ini menjadi tidak efektif,” kata Evin.
Selain mengevaluasi BUMD, Evin juga mendesak Pemkot Magelang untuk segera mendigitalisasi layanan retribusi. Langkah transformasi digital ini dinilai krusial untuk menekan potensi kebocoran pendapatan sekaligus meningkatkan transparansi keuangan daerah.

Sementara itu, Walikota Magelang Damar Prasetyono merespons bahwa penyertaan modal pada dasarnya masih sangat dibutuhkan untuk menopang operasional BUMD.

Namun, ia sepakat dengan legislatif bahwa peruntukan dana tersebut harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Damar menilai, pembenahan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan menjadi instrumen penting agar BUMD mampu mendongkrak daya saing Kota Magelang ke depannya.

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Atensi Publik, Kejagung Harus Berani Ungkap Pejabat KLHK yang Terjerat Kasus Sawit

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie medorong Kejaksaan Agung segera mengungkap nama-nama pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang diduga terjerat dalam kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit periode 2005-2024. Hal tersebut dirasa sangat penting agar publik dan masyarakat tidak bertanya-tanya, setelah beberapa pekan lalu dari […]

  • Kemenkum Jabar Tegaskan Komitmen Pembangunan ZI dan Peningkatan Kinerja Melalui Penandatanganan Bersama

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Derry Rachman
    • visibility 471
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. BANDUNG – Dalam upaya memperkuat kinerja dan memperbaiki kualitas pelayanan publik, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat (Kanwil Kemenkum Jabar) menggelar penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI), Pakta Integritas, dan Janji Kinerja. Senin 20 Januari 2025.   Acara yang berlangsung di Kantor Kanwil Kemenkum Jabar pada hari Senin ini dipimpin langsung […]

  • Subulussalam Raih Juara 1 Tingkat Nasional, Kepala TK Belegen Mulia Ukir Sejarah di Apresiasi GTK 2025

    Subulussalam Raih Juara 1 Tingkat Nasional, Kepala TK Belegen Mulia Ukir Sejarah di Apresiasi GTK 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta, Jarrakpos.com | Setelah sebelumnya tiga GTK Subulussalam ditetapkan sebagai wakil Aceh di tingkat nasional, kini salah satu dari mereka berhasil menorehkan hasil gemilang pada ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nasional 2025 yang berlangsung di Ciputra Hotel, Jakarta, pada 26 November 2025. Merawati, S.Pd., M.Pd, Kepala TK Belegen Mulia, resmi dinobatkan sebagai Juara […]

  • Polda Kepri Perkuat Sinergi Keamanan Lintas Negara, Terima Audiensi Konsulat Jenderal Singapura di Batam

    Polda Kepri Perkuat Sinergi Keamanan Lintas Negara, Terima Audiensi Konsulat Jenderal Singapura di Batam

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com – Polda Kepri terus memperkuat sinergi keamanan lintas negara dengan menerima audiensi Konsulat Jenderal Singapura untuk wilayah Kepulauan Riau, di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Rabu (29/4/2026). Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Dirintelkam Polda Kepri, Dirpamobvit […]

  • Kapolres Kuningan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 555
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Polres Kuningan menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba, yang di gelar di Aula Wira Satya Pradana Mapolres Kuningan, Rabu (19/2/2025). Upacara Sertijab tersebut dipimpin langsung, Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian, diikuti seluruh jajaran pejabat utama, para perwira, serta personel Polres Kuningan. Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP I […]

  • Dukung Pencegahan Kecurangan JKN-KIS, Pemkab Cirebon Komitmen Mudahkan Akses Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 479
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus menyempurnakan pengelolaan jaminan kesehatan untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat. Pemkab Cirebon terus berkoordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan demi suksesnya program jaminan kesehatan. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya saat menghadiri acara sosialisasi perjanjian kerja sama fasilitas kesehatan tingkat pertama dan […]

expand_less