Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Pemdes Cucupan Gelar Rembuk Stunting, Teken Komitmen Cegah Stunting di Desa

Pemdes Cucupan Gelar Rembuk Stunting, Teken Komitmen Cegah Stunting di Desa

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Pemerintah Desa Cucupan, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur menggelar kegiatan “Rembuk Stunting” guna menyatukan komitmen dalam upaya percepatan penurunan stunting di desa.

Kegiatan yang berlangsung pada hari ini*dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cucupan Seprizal, S.Pd, Camat Tetap Ristiana, Kepala Puskesmas Tetap Rina Susantri, Pendamping Kecamatan Akmil Altu Bagus, Babinsa Serma Mulyadi, Ketua BPD Saipul Amri, serta para kader Posyandu Desa Cucupan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cucupan Seprizal, S.Pd menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi program prioritas desa tahun 2026.

“Melalui rembuk stunting ini kita ingin memetakan permasalahan dan menentukan langkah konkret bersama. Penurunan stunting butuh kerja sama semua pihak, dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, sampai kader di lapangan,” ujarnya.

Tampak kegiatan ini berjalan hikmat. Foto : Dahlan/jarrakpos

Camat Tetap Ristiana dalam arahannya mengapresiasi inisiatif Pemdes Cucupan. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar intervensi gizi tepat sasaran.

Sementara itu, Kapus Tetap Rina Susantri memaparkan data dan kondisi kesehatan ibu dan balita di Desa Cucupan. Hasil pemaparan ini kemudian ditindaklanjuti dengan diskusi untuk merumuskan rencana kegiatan yang akan dianggarkan melalui dana desa.

Pendamping Kecamatan Akmil Altu Bagus juga memberikan penguatan terkait pentingnya konvergensi program stunting, mulai dari kesehatan, sanitasi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara komitmen bersama oleh seluruh stakeholder yang hadir sebagai bentuk keseriusan Desa Cucupan dalam menurunkan angka stunting.

 

Reporter : Dahlan

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honorer ditikam Honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCK) Kota Batam

    Honorer ditikam Honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCK) Kota Batam

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Batam, jarrakpos.com | Pegawai Honorer Cipta Kaya dan Tata Ruang Kota Batam ditikam teman honorer sekitar Jam 11.00 wib pada Senin (14/4) siang. Dua pegawai honorer yang bekerja di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) terlibat cekcok yang berujung penikaman hingga tewas. Peristiwa naas itu terjadi pada hari Senin, tanggal 14 Apri 2025 sekitar […]

  • Proton FC Kuningan, Satu-Satunya Wakil Jabar di Ajang PFL 2 Tingkat Nasional

    Proton FC Kuningan, Satu-Satunya Wakil Jabar di Ajang PFL 2 Tingkat Nasional

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 322
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar secara resmi melepas tim futsal Proton FC untuk berlaga di ajang Pro Futsal League 2 (PFL 2), dalam kegiatan yang berlangsung di Teras Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (6/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa Proton FC bukan sekadar klub olahraga, melainkan representasi daerah yang membawa harapan besar masyarakat […]

  • BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Buka Peluang Agen Perisai, Dorong Perlindungan Pekerja Informal

    BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Buka Peluang Agen Perisai, Dorong Perlindungan Pekerja Informal

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Sepriyanita
    • visibility 212
    • 0Komentar

      Bengkulu, Jarrakpos.com – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu kembali menghadirkan peluang bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Program ini ditujukan untuk menjangkau lebih banyak pekerja, khususnya di sektor informal yang masih minim perlindungan. Melalui program ini, individu yang bergabung sebagai Agen Perisai akan […]

  • POCADI: Pojok Baca Digital ada di Terminal Tipe A Tidar Magelang Hari ini di Buka oleh Walikota Magelang

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Pojok Baca Digital (POCADI) adalah layanan perpustakaan yang menyediakan koleksi buku digital (e-book) dan buku cetak, serta akses internet gratis. POCADI dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah atau Kementerian Lembaga. Hari ini telah di buka di Terminal Tipe A Tidar Magelang oleh Walikota Magelang bapak Azis beserta jajaran dan didamping […]

  • Cemburu Berujung Maut: Mantan Suami Habisi Nyawa Mantan Istri di Kamar Hotel Cirebon

    Cemburu Berujung Maut: Mantan Suami Habisi Nyawa Mantan Istri di Kamar Hotel Cirebon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 43
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah kamar hotel di kawasan Suradinaya Utara, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, kini menjadi saksi bisu tragedi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menewaskan seorang wanita muda. YN (23), yang baru sebulan berpisah ranjang dengan suaminya, tewas mengenaskan akibat penganiayaan berat oleh mantan suami sendiri, S, yang tersulut emosi cemburu saat […]

  • Diduga Paksa Karyawan Bekerja hingga Dini Hari, PNM Mekar Syariah Kalianget Langgar Aturan PKWT

    Diduga Paksa Karyawan Bekerja hingga Dini Hari, PNM Mekar Syariah Kalianget Langgar Aturan PKWT

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Putu Sta
    • visibility 488
    • 0Komentar

    JARRAKPOS.COM. SUMENEP – Dugaan pelanggaran aturan ketenagakerjaan mencuat di tubuh PNM Mekar Syariah Unit Kalianget, Kabupaten Sumenep. Sejumlah karyawan mengaku dipaksa bekerja hingga larut malam, bahkan sampai dini hari, jauh melewati batas jam kerja yang diatur dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Beberapa pekerja yang enggan disebutkan namanya menuturkan, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama […]

expand_less