Lindu (Gempa) di Malam Jumat Terasa di Magelang
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dalam kearifan lokal atau Primbon Jawa, fenomena lindu (gempa bumi) yang terjadi pada bulan Ruwah (Sya’ban) di malam hari sering kali memiliki makna khusus sebagai berikut, jumat(6/2/2026)
Secara Umum di Bulan Ruwah: Gempa pada bulan ini Februari 2026, terutama jika terjadi di siang hari, sering dianggap sebagai pertanda baik akan berakhirnya wabah atau penyakit (pagebluk). Namun, jika terjadi pada malam hari, di Magelang sekitar pukul 01:00 wib tafsirnya lebih mengarah pada pengingat sosial-budaya untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Makna Malam Jumat: Dalam pandangan agama dan budaya, malam Jumat adalah waktu yang penuh keistimewaan dan keberkahan. Terjadinya gempa di malam tersebut dimaknai sebagai pengingat akan kekuasaan Tuhan serta ajakan untuk memperbanyak amal ibadah dan doa.
Firasat Berdasarkan Waktu: Primbon Jawa biasanya membagi makna gempa berdasarkan jam terjadinya. Secara umum, gempa malam hari di bulan-bulan tertentu sering dikaitkan dengan ketersediaan pangan atau perubahan musim, meskipun untuk Ruwah secara spesifik sering dikaitkan dengan kedamaian dan keselamatan jika dikaitkan dengan momen sakral.
Secara keseluruhan, lindu di bulan Ruwah malam Jumat dapat diartikan sebagai “sinyal” alam agar masyarakat lebih mawas diri, mempererat tali silaturahmi, dan bersiap menyambut bulan suci Ramadhan yang segera tiba.
Editor: Feri
Sumber: Primbon jawa
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar