Korban Banjir Gunung Merapi Belum Ditemukan, Harapan Keluarga Pupus
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Harapan keluarga untuk menemukan Hasyim, korban banjir lahar hujan Gunung Merapi di Sungai Senowo, akhirnya pupus.
Basarnas resmi menghentikan operasi pencarian setelah tujuh hari upaya tanpa hasil, Senin (9/3/2026).
Hasyim, satu dari dua korban yang belum ditemukan, diketahui baru lima bulan menikah.
Dan sang istri kini tengah mengandung empat bulan. Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi keluarga, namun mereka memilih menerima dengan lapang dada.
“Keluarga menerima dengan lapang hati karena ini kehendak Allah. Kami berterima kasih atas bantuan Basarnas, tim SAR, maupun pemerintah yang sudah berupaya maksimal,” ujar Saaris, paman Hasyim.
Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto, menjelaskan bahwa pencarian dihentikan sesuai SOP setelah tujuh hari.
Tim SAR gabungan telah memaksimalkan seluruh potensi, termasuk penggunaan eskavator di titik yang dicurigai, namun hasil tetap nihil. Kendala utama adalah tebalnya material lahar, luasnya area pencarian, serta cuaca hujan yang tidak menentu.
Meski operasi resmi ditutup, Basarnas menegaskan tetap siap melakukan evakuasi jika ada temuan baru.
Penutupan pencarian ditandai dengan salat gaib dan tabur bunga di Sungai Senowo sebagai bentuk keikhlasan dan doa bagi korban.
“Tabur bunga adalah bentuk keyakinan kami bahwa Hasyim telah tiada,” kata keluarga.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyatakan masa tanggap darurat bencana diperpanjang hingga 16 Maret 2026 untuk mempercepat perbaikan fasilitas umum, termasuk jembatan darurat dan penyediaan air bersih di tujuh desa terdampak.
Banjir lahar hujan yang terjadi pada Selasa (3/3/2026) menelan lima korban. Tiga ditemukan meninggal dunia, sementara dua lainnya, Maryuni dan Hasyim, hingga kini belum ditemukan.
Tragedi ini meninggalkan luka mendalam, terutama bagi keluarga Hasyim yang harus merelakan kepergian sang suami sekaligus calon ayah, di tengah doa agar sang istri dan bayi dalam kandungan tetap diberi kekuatan.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar