Oknum Kades Tanjung Agung Bantah Pemberitaan, Sebut Dirinya Dijebak dan Diperas
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Kepala Desa (Kades) Tanjung Agung, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, membantah pemberitaan sejumlah media online yang menyebut dirinya terlibat skandal pribadi. Berita tersebut sebelumnya dimuat oleh SEMAKU.net pada 8 Mei 2025 dan Baritodayak.com pada 7 September 2025.
Kepada awak media, Senin (8/9/2025), Kades Tanjung Agung menegaskan bahwa isi pemberitaan tersebut tidak benar. Ia mengaku menjadi korban jebakan sekaligus pemerasan oleh oknum yang mengaku wartawan dari media SEMAKU.net.
Menurut keterangannya, beberapa bulan lalu oknum wartawan bernama Lidya mengirimkan sebuah foto melalui pesan WhatsApp dan meminta uang agar tidak dipublikasikan. Permintaan awal disebut sebesar Rp20 juta, kemudian turun menjadi Rp10 juta.
“Karena saya tidak memenuhi permintaan itu, Lidya kembali menghubungi saya pada Jumat (6/9/2025) dan meminta Rp9 juta. Setelah saya tawar Rp7 juta, ia meminta ditambah menjadi Rp8 juta. Nomor rekening yang diberikan bukan miliknya, melainkan atas nama Putri Ginta Amanah,” ujar Kades.
Kades menyebut pada Minggu (7/9/2025) ia sempat mentransfer Rp1 juta ke rekening tersebut. Namun uang itu ditolak dengan alasan tidak sesuai permintaan. Ia juga mengaku diancam berita akan disebarkan ke berbagai grup WhatsApp apabila tidak melunasi Rp8 juta.
Terkait kronologi foto, Kades menjelaskan peristiwa terjadi ketika ia dipanggil ke sebuah warung, kemudian diajak masuk ke kamar oleh seorang perempuan dan sempat dipeluk. Menurutnya, kejadian itu direkayasa dengan menggunakan alat perekam yang sudah dipasang sebelumnya.
“Tidak lebih dari dipeluk. Saya tidak tahu kalau di kamar itu ada perekam atau CCTV. Saya merasa dijebak,” tegasnya.
Ia menambahkan, modus serupa pernah terjadi pada seorang Kades di Kabupaten Kepahiang dengan pihak yang sama. Untuk itu, ia meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar