Kebakaran di Banjarwangunan Cirebon, Rumah Seluas 60 Meter Persegi Hangus Total
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month 16 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM– Sebuah rumah tinggal di Perumahan BTN Banjarwangunan, RT 003/RW 008, Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, hangus terbakar pada Sabtu (26/9/2026) sore. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek (korsleting) listrik ini menghanguskan seluruh bagian rumah seluas 60 meter persegi tanpa ada yang tersisa.
Api pertama kali diketahui oleh warga yang melihat kobaran api keluar dari bagian atap rumah. Pelapor, Alfi Firdaus, segera melaporkan kejadian tersebut pada pukul 15.39 WIB.
Merespons laporan cepat tersebut, Regu 1 Damkar Sektor Pangenan langsung meluncur ke lokasi dan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 16.04 WIB.
“Sesampainya di lokasi, kami mendapati tim Damkar Kota dan warga setempat sudah lebih dulu berupaya memadamkan api. Tak lama berselang, bantuan tambahan dari Regu 1 Sektor Lemahabang juga tiba. Kami kemudian bekerja sama memadamkan api,” ujar perwakilan tim Damkar di lapangan.
Berkat kerja sama antara petugas damkar dan warga, api berhasil dikuasai. Proses pemadaman tuntas pada pukul 16.29 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 16.39 WIB. Setelah dilakukan pengecekan dan dipastikan tidak ada potensi api yang membesar, petugas meninggalkan lokasi.
Pemilik rumah, Bumbunan Sihombing, mengalami kerugian material yang cukup besar. Berdasarkan data di lapangan, rumah seluas 60 meter persegi itu hangus total dengan luas area yang selamat 0 meter persegi. Sejumlah perabotan di dalamnya seperti tempat tidur, kipas angin, lemari pakaian, kursi, serta bagian atap rumah turut menjadi korban si jago merah.
Beruntung, dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Kepala Bidang Pencegahan, Penyelidikan Penyebab Kebakaran, dan Penyuluhan (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, api diduga bermula dari korsleting listrik yang kemudian membesar dengan cepat dan menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan berkat respons cepat petugas dan bantuan warga. Hingga saat ini, perkiraan total kerugian material masih dalam pendataan lebih lanjut oleh tim. Yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Eno Sujana saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).
Terkait kejadian ini, Eno Sujana mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon untuk selalu waspada. Ia menyarankan agar warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak membiarkan kabel terkelupas, serta mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar