Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Jeritan Konservasi dan Ekonomi di Kaki Ciremai: Ketika Ekowisata Merusak, HHBK jadi Penyelamat Desa

Jeritan Konservasi dan Ekonomi di Kaki Ciremai: Ketika Ekowisata Merusak, HHBK jadi Penyelamat Desa

  • account_circle Ghana
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com – Gunung Ciremai, dengan status Taman Nasionalnya, kini menjadi medan pertarungan ganda: konflik tenurial atas hak asal usul desa penyangga, dan konflik ekologi akibat pembangunan yang merusak daya dukung lingkungan.

Di satu sisi, desa-desa penyangga di kaki Ciremai terperangkap dalam jerat hukum konservasi yang membuat hak asal usul mereka atas wilayah kelola tradisional sulit diakui. Mereka dituntut untuk mengelola kawasan dengan izin Kemitraan Konservasi (KK)—sebuah solusi sementara yang tidak memberikan kepastian hak milik. Di sisi lain, praktik pariwisata massal di lereng Ciremai telah memperlihatkan wajah buruk eksploitasi.

Kasus longsor yang terjadi di jalur dekat obyek wisata, seperti yang terjadi di dekat Arunika, menjadi bukti nyata bahwa alih fungsi lahan secara masif dan pembangunan yang abai telah merusak tata ruang, mengurangi daya dukung, dan mengancam keselamatan ekosistem serta masyarakat di bawahnya.

HHBK dan Getah Pinus: Solusi yang Lestari dan Terlembaga 

Melihat bahaya dari pembangunan wisata yang tidak terkontrol, prioritas harus kembali pada model ekonomi yang sinergis dengan konservasi. Di sinilah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih wajib mengambil peran sentral dalam skema Kemitraan Konservasi, berfokus pada Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang lestari:

  .Manajemen Hilir   HHBK: Unit usaha ini bisa fokus pada pengelolaan dan pemanfaatan HHBK yang low-impact dan high-value. Termasuk di dalamnya adalah getah pinus yang dapat dipanen tanpa merusak tegakan pohon, kopi Ciremai, buah-buahan endemik, atau produk agroforestri lainnya.

 .Legalitas dan Keberlanjutan: BUMDes/Koperasi memiliki struktur formal yang kokoh untuk mengikat perjanjian KK dengan Balai TNGC.

Ini memastikan pemanfaatan getah pinus dan HHBK lainnya dilakukan dengan metode yang bertanggung jawab, sesuai kuota, dan berkelanjutan, jauh berbeda dengan model eksploitasi berbasis alih fungsi lahan.

Ancaman Alih Fungsi Lahan vs Kewajiban Konservasi 

Peristiwa longsor di lereng Ciremai menjadi alarm keras bahwa alih fungsi lahan dan pembangunan masif, meskipun mengatasnamakan pariwisata atau Pendapatan Asli Daerah (PAD), justru mengorbankan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Kerusakan ini menghilangkan fungsi hutan sebagai pengatur tata air dan pencegah bencana, yang seharusnya menjadi prioritas utama TNGC.

Oleh karena itu, Balai TNGC dan Pemerintah Daerah harus bersikap tegas:

  1.Audit dan Moratorium: Segera lakukan audit lingkungan menyeluruh terhadap semua izin pembangunan pariwisata di kawasan rawan bencana/zona penyangga yang berisiko mengubah tata ruang.

  2.Perkuat HHBK: Memprioritaskan penguatan BUMDes/Koperasi dalam pengelolaan HHBK (termasuk getah pinus) sebagai model ekonomi resmi KK, yang merupakan praktik pemanfaatan kawasan yang paling sesuai dengan prinsip konservasi.

Desakan untuk Masa Depan yang Adil dan Aman 

BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga benteng ekologi yang dapat membuktikan bahwa kesejahteraan desa dapat dicapai tanpa merusak Ciremai.

Sementara perjuangan Hak Asal Usul desa terus berlangsung, kita harus memastikan bahwa solusi yang diambil saat ini, baik itu Kemitraan Konservasi, benar-benar berlandaskan keadilan ekonomi dan prinsip kelestarian lingkungan—bukan pada model eksploitasi yang merusak dan mengancam bencana.

Ditulis oleh: R Diah Ayu P, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kuningan yang memiliki perhatian pada isu hukum lingkungan, hak masyarakat lokal, dan Pembangunan Berkelanjutan.

 

  • Penulis: Ghana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Pelatihan PPBN bagi Mahasiswa UM Ahmad Dahlan Cirebon

    Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Pelatihan PPBN bagi Mahasiswa UM Ahmad Dahlan Cirebon

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 183
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM, (Selasa,10/2/2026), — Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan Pelatihan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) bagi mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan dan Administrasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMADA) Cirebon Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan bertempat di Komplek Makodim 0614/Kota Cirebon, Jalan Pemuda 45, Kota Cirebon. Upacara pembukaan pelatihan PPBN […]

  • IKAPTK Kuningan Perkuat Silaturahmi dan Loyalitas ASN, Siap Dukung Kuningan Melesat

    IKAPTK Kuningan Perkuat Silaturahmi dan Loyalitas ASN, Siap Dukung Kuningan Melesat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos com — Keluarga besar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna di Rumah Makan Saung Ema, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar alumni APDN/STPDN, baik yang masih aktif sebagai ASN maupun yang telah purna bakti, sekaligus memperkuat […]

  • Kejutan, Jakarta Garuda Jaya Kalahkan Juara Bertahan

    Kejutan, Jakarta Garuda Jaya Kalahkan Juara Bertahan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BANDUNG – Kejutan besar mewarnai lanjutan kompetisi bola voli kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026. Bertempat di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026) malam, Jakarta Garuda Jaya berhasil mengalahkan juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi, dengan skor tipis 3-2 (25-19, 18-25, 21-25, 25-22, 15-12). ​Kemenangan ini menjadi sorotan utama pada seri ketiga putaran pertama, […]

  • Rotua Sibagariang: Menwa Mahatara Sumut Apresiasi Kepemimpinan Gubsu Bobby Nasution

    Rotua Sibagariang: Menwa Mahatara Sumut Apresiasi Kepemimpinan Gubsu Bobby Nasution

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Medan – Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahatara Sumatera Utara mengapresiasi kepemimpinan Bobby Afif Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara. Apresiasi ini setelah melihat tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi yang mana benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama di daerah terpencil dan tertinggal. “Gubsu Bobby Nasution memberikan perhatian serius untuk mendongkrak pembangunan dari […]

  • Kadisdik Subulussalam Sambut Kepulangan Merawati, Juara 1 Nasional GTK 2025

    Kadisdik Subulussalam Sambut Kepulangan Merawati, Juara 1 Nasional GTK 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Rahmad Ariadi
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Subulussalam, Jarrakpos.com – Rabu, 3 Desember 2025. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, Nasrul Padang, S.Pd., SD, menyambut langsung kedatangan Merawati, S.Pd., M.Pd, Kepala TK Belegen Mulia yang sukses meraih Juara 1 Nasional Kategori Kepala Sekolah Dedikatif pada Apresiasi GTK 2025 di Jakarta. Penyambutan berlangsung hangat di kantor Dinas Pendidikan, dihadiri jajaran dinas, pengawas […]

  • Kapolres Madina Turun Langsung Ke Lokasi Tamabang Emas Kilo 2 Huta Bargot Untuk Memastikan Kabar Berita Kematian Dan Aroma Busuk

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Panyabungan- JarrakPos- Kapolres Madina Arie Sofandi Paloh ,SH SIK Dan Kapten Inf, AK.Harahap Bersama Kaban BPBD.Muksin Nasution dan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) . Turun langsung Ke lokasi Gunung penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kilo 2 Desa Huta Nauli Kecamatan Huta Bargot Kabupaten Mandailing Natal,Sumatra Utara Senin/03/02/2025 Upaya Kapolres Madina Bersama Tim […]

expand_less