Hampir Merembet ke Pemukiman, Kebakaran Kandang Kambing di Losari Berhasil Dikendalikan Damkar Cirebon
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Kebakaran yang melanda sebuah kandang kambing di Desa Kalisari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (8/7/2026) sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena lokasinya yang berdampingan dengan area perumahan. Beruntung, respon cepat dari petugas Damkar dan kewaspadaan warga setempat berhasil mencegah api menjalar ke rumah-rumah penduduk.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Cirebon, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Situasi Potensi (Kabid PPSP), Eno Sujana, mengonfirmasi bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Kejadian bermula saat kami menerima laporan dari Kuwu Desa Kalisari pada pukul 12.37 WIB. Lokasi kebakaran berada di Dusun 02, RT 018/RW 005, Desa Kalisari,” ujar Eno Sujana.
Menurut laporan tersebut, api membakar kandang kambing milik Bapak Takmad. Mengingat posisi kandang yang berdekatan dengan pemukiman warga, potensi risiko penyebaran api cukup tinggi, terutama mengingat kondisi angin yang cukup kencang pada siang hari.
Regu II Damkar Wilayah Sektor Losari segera diberangkatkan pada pukul 12.40 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian. Saat petugas tiba, warga setempat telah berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, bara api dan asap masih terlihat menyala-nyala.
“Mengantisipasi bahaya laten dan mencegah api kembali membesar atau merembet ke bangunan lain di sekitarnya, anggota langsung melakukan pendinginan (cooling down) menggunakan selang pemadam hingga kondisi benar-benar aman pada pukul 13.08 WIB,” jelas Eno.
Dari hasil penyelidikan awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian oknum yang membakar rumput sisa pakan kambing. Percikan api dari pembakaran tersebut terbawa angin dan mengenai bagian samping kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu kaso dan reng.
Data kerusakan mencatat luas area yang terbakar sekitar ±6 meter persegi, dengan aset yang rusak berupa struktur atap kandang. Sementara itu, luas area yang berhasil diselamatkan mencapai ±144 meter persegi dari total luas lahan ±150 meter persegi. Hingga berita ini diturunkan, estimasi kerugian materiil masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
Eno Sujana menyampaikan apresiasi kepada warga yang sigap bertindak sebelum petugas tiba. “Kesiapsiagaan warga sangat membantu meminimalisir dampak. Kami juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam membuang limbah organik, khususnya saat cuaca berangin, agar tidak memicu kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pemukiman,” pungkasnya.
Personil Damkar Sektor Losari kemudian kembali ke pos jaga untuk tetap siaga melayani panggilan darurat lainnya.
(JP/Red)
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar