Jaga Stabilitas Pangan di Pulau Flores, BULOG NTT Pastikan Stok Beras Selalu Tersedia dan Siap Disalurkan
- account_circle Mario
- calendar_month 46 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Di tengah proses pemulihan pascagempa yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026, ketersediaan pangan menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipastikan tetap aman.
Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan stok beras di sejumlah wilayah tetap tersedia dan siap disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk warga di daerah yang terdampak bencana.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, mengatakan stok beras yang tersedia di gudang BULOG saat ini mencapai 93.000 ton dan tersebar di 22 kompleks pergudangan di seluruh wilayah NTT.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu modal penting untuk menjaga ketersediaan pangan selama masa tanggap darurat, terutama di wilayah Flores yang terdampak gempa.
“Ketersediaan pangan di pergudangan BULOG sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok yang ada mencapai 93.000 ton beras dan tersebar di 22 kompleks pergudangan di seluruh NTT,” kata Arrahim.
Selain memastikan stok tetap tersedia, BULOG juga telah menyalurkan bantuan pangan ke sejumlah wilayah terdampak.
Hingga 23 Agustus 2026, sebanyak 418 ton beras dan 7.000 liter minyak goreng telah dimobilisasi dan disalurkan ke titik-titik yang membutuhkan.
Penyaluran tersebut difokuskan pada tujuh kabupaten yang terdampak paling parah akibat gempa bumi Flores. Bantuan diarahkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan tidak terjadi kekurangan pasokan pangan di wilayah terdampak.
Arrahim mengatakan BULOG tidak hanya mengandalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam merespons kondisi pascagempa. Dukungan juga diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dan non-pangan masyarakat terdampak.
“Kami terus memastikan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah terdampak dapat terpenuhi. Penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan sehingga bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam proses pendistribusian bantuan, BULOG berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat distribusi, terutama ke wilayah yang mengalami gangguan akses akibat dampak gempa.
BULOG juga mengajak masyarakat turut mengawal proses penyaluran agar bantuan pangan dapat diterima oleh warga yang memang membutuhkan.
Di tengah situasi bencana, perhatian terhadap pasokan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga bagaimana bahan pangan tersebut dapat bergerak dari gudang menuju masyarakat yang membutuhkan.
Arrahim turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban gempa di Flores.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, kondisi segera pulih, dan Pulau Flores dapat segera bangkit kembali,” pungkasnya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar