Emi Nomleni: “Konsolidasi dan Semangat Gotong Royong untuk NTT”
- account_circle Mario
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- “Konsolidasi dan Semangat Gotong Royong untuk NTT!”, pesan penuh makna dari Emilia Nomleni, Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2019-2024 usai Konferensi Daerah (Konferda) ke-VI PDIP NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Jumat (7/11/2025).
Konferda kali ini dihadiri oleh pengurus partai dari seluruh kabupaten/kota se-Daratan Timor, serta tiga daerah kepulauan: Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Alor yang turut memperkuat barisan PDIP di Bumi Flobamorata.
Momentum lima tahunan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan PDIP NTT, karena melahirkan struktur kepengurusan baru yang diisi oleh generasi muda partai.
Berdasarkan hasil Konferda, terpilih tiga nama kader muda untuk menakhodai DPD PDIP NTT periode 2025–2030, yaitu: Yunus Takandewa sebagai Ketua, Patrianus Lali Wolo sebagai Sekretaris, dan Stevano Rizki Adranacus sebagai Bendahara.
Ketiganya bukan sosok baru di tubuh partai. Yunus Takandewa sebelumnya menjabat Sekretaris mendampingi Emi Nomleni sebagai Ketua, Patrianus Lali Wolo menjadi Bendahara, sedangkan Stevano Rizki Adranacus kini merupakan anggota DPR RI Dapil NTT II.
Dalam unggahan di akun media sosial resminya, Emi Nomleni menuliskan pesan yang merefleksikan semangat kebersamaan dan kesinambungan dalam tubuh partai:
Konsolidasi dan Semangat Gotong Royong untuk NTT!
“Selamat kepada Pak Yunus Takandewa sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Pak Patris Lali Wolo, dan Pak Stevano Adranacus sebagai Bendahara beserta seluruh pengurus DPD periode 2025–2030. Selamat juga kepada pengurus DPC se-Daratan Timor, Sabu, Rote, dan Alor. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus lama atas dedikasi dan pengabdian bagi partai dan masyarakat”
Konferda VI PDIP NTT juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, didampingi jajaran DPP PDIP yakni Andreas Hugo Pareira, Sri Rahayu, dan Yuke Yurike.
Kehadiran mereka memperkuat semangat konsolidasi partai di tingkat daerah, sebagai bagian dari strategi memperkuat soliditas organisasi di seluruh Indonesia.
Sebagai salah satu figur perempuan tangguh di kancah politik NTT, Emi Nomleni menegaskan bahwa gotong royong bukan hanya slogan ideologis, tetapi roh perjuangan partai yang mengakar dalam setiap gerak langkah PDIP.
Ia menilai, regenerasi kepemimpinan di tubuh PDIP NTT adalah wujud nyata dari tradisi kaderisasi yang sehat dan berkesinambungan.
“PDIP selalu tumbuh dari semangat rakyat dan untuk rakyat. Regenerasi bukan pergantian, tetapi kesinambungan perjuangan.” demikian makna yang tersirat dari semangat Emi Nomleni di Konferda kali ini.
Dengan kepemimpinan baru yang lebih muda dan solid, PDIP NTT menatap masa depan dengan optimisme, menjaga api perjuangan dan mewujudkan cita-cita pembangunan Nusa Tenggara Timur.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar