Disbudpar Cirebon Gelar Seminar Gerabah Sitiwinangun, Dorong Jadi Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Kriya
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon terus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar Seminar Gerabah Sitiwinangun di Aula Disbudpar Kabupaten Cirebon, Selasa (30/6/2026).
Seminar ini menjadi wadah strategis untuk menggali nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi Gerabah Sitiwinangun. Kerajinan tradisional khas Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, ini telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa Sunan Gunung Jati dan perkembangan awal Kesultanan Cirebon.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, R. Moh. Al Bana, menegaskan bahwa gerabah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga berperan vital dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Di balik pembuatan gerabah, terdapat nilai gotong royong masyarakat sekitar yang sangat luar biasa. Tentu saja, pembuatan gerabah ini berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonomi para pengrajinnya,” ujar Al Bana.
Ia menjelaskan, seminar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mengangkat kembali eksistensi Gerabah Sitiwinangun sekaligus memperkaya koleksi Museum Pangeran Cakrabuana yang terletak di sebelah timur gedung aula.
Sementara itu, Sekretaris Disbudpar Kabupaten Cirebon, Juju Juhariah, mewakili Kepala Dinas, menyatakan bahwa pelestarian kerajinan ini membutuhkan komitmen bersama agar tidak tergerus zaman.
“Kita tidak boleh membiarkan keahlian turun-temurun ini meredup atau bahkan hilang ditelan zaman. Sitiwinangun memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata edukasi dan desa wisata berbasis kriya yang unggul,” kata Juju.
Menurutnya, pengembangan potensi tersebut memerlukan kolaborasi multipihak. Ia berharap dari forum ini akan lahir pemikiran transformatif, rekomendasi kebijakan, serta jejaring kerja sama yang mampu mengangkat kejayaan gerabah Sitiwinangun ke tingkat yang lebih tinggi.
Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendorong Gerabah Sitiwinangun semakin dikenal luas sebagai identitas budaya daerah. Harapannya, kerajinan ini dapat bertransformasi menjadi destinasi wisata edukasi berbasis kriya yang berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar