Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Bupati Pacitan Tegaskan Penataan Organisasi Perangkat Daerah Harus Efektif, Perubahan Struktur BPBD Tak Tambah Anggaran

Bupati Pacitan Tegaskan Penataan Organisasi Perangkat Daerah Harus Efektif, Perubahan Struktur BPBD Tak Tambah Anggaran

  • account_circle Yuniardi Sutondo
  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pacitan,JarrakPos-Penataan organisasi perangkat daerah tidak sekadar menyangkut perubahan struktur kelembagaan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kinerja aparatur, meningkatkan koordinasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas.

Prinsip itulah yang ditegaskan Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Pacitan, Kamis (29/10).

Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pacitan tersebut, Bupati memberikan tanggapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pacitan.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian ialah penyesuaian struktur organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). “Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pedoman Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja BPBD,” kata Bupati Indrata.

Regulasi tersebut mengamanatkan agar peraturan daerah mengenai BPBD disesuaikan paling lama satu tahun sejak peraturan menteri diundangkan. Penyesuaian ini sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat kelembagaan penanggulangan bencana agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bupati menegaskan, penataan organisasi harus berorientasi pada peningkatan efektivitas dan efisiensi pemerintahan. Perubahan yang dilakukan diharapkan tidak berhenti pada penyesuaian bagan organisasi, melainkan juga mampu memperkuat fungsi, koordinasi, dan kinerja perangkat daerah.

Khusus pada BPBD, penyesuaian tidak hanya menyentuh struktur organisasi, tetapi juga tugas pokok dan fungsi kelembagaan. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat, responsif, dan akuntabel, terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Pacitan.

Pemerintah daerah juga menjelaskan bahwa penyesuaian struktur BPBD telah mengacu pada indikator pemetaan urusan pemerintahan bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat pada suburusan bencana.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/520/013/2026, hasil pemetaan suburusan bencana untuk Kabupaten Pacitan memperoleh skor 820 atau masuk kategori Tipe A.

Di hadapan anggota DPRD, Bupati juga memberikan penegasan terkait implikasi anggaran dari perubahan struktur organisasi BPBD. Pemerintah daerah memastikan penyesuaian tersebut tidak berdampak pada peningkatan anggaran belanja.

Hal itu karena perubahan tidak disertai pengadaan sarana dan prasarana baru maupun perekrutan atau penambahan pegawai baru di lingkungan BPBD.

Selain efisiensi anggaran, pemerintah daerah berkomitmen menjaga tata kelola organisasi yang profesional. Pengisian jabatan baru nantinya harus dilakukan secara objektif dengan mengedepankan profesionalitas. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kepastian status aparatur sipil negara maupun non-ASN, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta transparansi dalam proses pengisian jabatan.

Penataan kelembagaan, dengan demikian, diarahkan agar berjalan seiring dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan kepastian tata kelola pemerintahan.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, pemerintah Kabupaten Pacitan turut menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan kinerja BPBD dalam penanggulangan bencana. “Upaya tersebut menjadi bagian penting dari pembangunan daerah, mengingat kesiapsiagaan dan kapasitas penanggulangan bencana berhubungan langsung dengan perlindungan masyarakat,” tegasnya.

Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur kinerja BPBD sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pacitan ialah Indeks Ketahanan Daerah (IKD). Pemerintah daerah berupaya agar indeks tersebut dapat meningkat setiap tahun.

Dalam jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan DPRD. Pandangan dari Fraksi Partai Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, serta Fraksi Gabungan PKS-NasDem-PPP menjadi bagian dari pembahasan yang mengiringi proses perubahan regulasi tersebut.

Pemerintah daerah berharap penyesuaian peraturan daerah ini dapat memperkuat organisasi perangkat daerah, menyelaraskan kebijakan daerah dengan regulasi nasional, serta mendorong peningkatan kinerja pemerintahan secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, perubahan struktur organisasi bukan semata urusan administratif. Lebih dari itu, penataan kelembagaan diharapkan menjadi pijakan untuk membangun pemerintahan yang tepat fungsi, proporsional, dan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat Pacitan, termasuk dalam menghadapi tantangan penanggulangan bencana.(Red/yun).

  • Penulis: Yuniardi Sutondo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Minta Pasar Murah BULOG Menjangkau Pelosok Desa: “Di Sana Juga Ada Dapur yang Harus Tetap Mengepul”

    Usman Husin Minta Pasar Murah BULOG Menjangkau Pelosok Desa: “Di Sana Juga Ada Dapur yang Harus Tetap Mengepul”

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 254
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Menjelang rangkaian Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Hari Raya Nyepi, Idul Fitri 1447 Hijriah, dan Paskah, kepastian ketersediaan pangan menjadi harapan utama masyarakat. Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, menegaskan bahwa program pasar murah yang digelar Perum BULOG harus menjangkau hingga ke pelosok desa di Nusa Tenggara Timur. Menurut Usman, […]

  • Kelola Belanja Gaji ASN Tak Sekadar Hitung Angka, Bendahara OPD Dituntut Pahami Regulasi. Simak Penjelasan Kepala BKD Pacitan, Deni Cahyantoro

    Kelola Belanja Gaji ASN Tak Sekadar Hitung Angka, Bendahara OPD Dituntut Pahami Regulasi. Simak Penjelasan Kepala BKD Pacitan, Deni Cahyantoro

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Pengelolaan belanja gaji aparatur sipil negara (ASN) bukan perkara sederhana. Di balik rutinitas pembayaran gaji setiap bulan, terdapat serangkaian komponen perhitungan dan ketentuan administrasi yang harus dipenuhi agar penganggaran berjalan tertib, akurat, dan sesuai regulasi. Kondisi tersebut menuntut para bendahara gaji di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memahami secara cermat mekanisme pengelolaan belanja pegawai, […]

  • Made Susilawati Soroti Pentingnya Laporan Keuangan, Koperasi di NTT Diminta Lebih Transparan

    Made Susilawati Soroti Pentingnya Laporan Keuangan, Koperasi di NTT Diminta Lebih Transparan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 38
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Laporan keuangan bukan sekadar catatan pemasukan dan pengeluaran. Bagi koperasi, laporan keuangan menjadi sumber informasi penting untuk mengukur kinerja, membangun kepercayaan anggota, sekaligus menentukan strategi usaha ke depan. Hal itu disampaikan akademisi bidang manajemen ekonomi, Dr. Made Susilawati, S.E., M.M. Menurutnya, pemahaman terhadap laporan keuangan menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki […]

  • Bupati Rohul Anton Lantik dan Ambil Sumpah Pejabat Eselon II dan III

    Bupati Rohul Anton Lantik dan Ambil Sumpah Pejabat Eselon II dan III

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Oooo   Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) kembali melakukan penyegaran birokrasi secara besar-besaran. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, melantik serta mengukuhkan secara langsung puluhan Pejabat Eselon II, Eselon III, mulai dari Kepala Sekolah, hingga Kepala Puskesmas di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, Prosesi pelantikan berlangsung di aula Convention Hall Masjid Agung […]

  • Tak Hanya Latih Guru, UNICEF dan DBS Foundation Bagi Buku Bacaan untuk Sekolah di Kabupaten Kupang

    Tak Hanya Latih Guru, UNICEF dan DBS Foundation Bagi Buku Bacaan untuk Sekolah di Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 40
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Upaya memperkuat kemampuan literasi dan numerasi anak-anak di Kabupaten Kupang tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas guru. UNICEF bersama DBS Foundation juga menghadirkan dukungan berupa buku-buku bacaan bermutu bagi sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program. Dukungan tersebut menjadi penting karena di sejumlah sekolah, ketersediaan bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan kemampuan anak […]

  • DPRD Gelar Paripurna Terhadap Pemerkasa Jawaban Bupati Cirebon Atas Raperda Inisiatif DPRD

    DPRD Gelar Paripurna Terhadap Pemerkasa Jawaban Bupati Cirebon Atas Raperda Inisiatif DPRD

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 211
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban pemrakarsa DPRD terhadap pendapat bupati atas satu rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD, yakni Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa/Kelurahan Presisi Partisipatif, Selasa (31/3/2026). Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka mengatakan, penyampaian jawaban pemrakarsa […]

expand_less