Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » 600 Ton Beras SPHP Diduga Diselewengkan, Usman Husin: Cabut Izin, Proses Pidana! 

600 Ton Beras SPHP Diduga Diselewengkan, Usman Husin: Cabut Izin, Proses Pidana! 

  • account_circle Mario
  • calendar_month 15 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Program beras murah yang seharusnya membantu masyarakat justru diduga dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk meraup keuntungan. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, mendesak pengusutan tuntas dugaan penyalahgunaan 600 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar tidak merugikan masyarakat.

Usman mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) membongkar dugaan penyimpangan tersebut. Menurutnya, penindakan harus menyasar seluruh pihak yang terlibat, bukan sekadar mengungkap jumlah beras yang diduga disalahgunakan.

“Kami mengapresiasi langkah Kementan yang akan membongkar dugaan penyalahgunaan beras program SPHP. Jangan sampai program yang seharusnya meringankan beban masyarakat justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan pribadi,” ujar Usman di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Kasus ini menjadi sorotan karena beras SPHP yang semestinya dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram diduga dicampur dan dikemas ulang sebagai beras premium, kemudian dipasarkan dengan harga mencapai Rp17.000 per kilogram.

Jika dugaan tersebut terbukti, praktik itu bukan hanya berpotensi merugikan konsumen, tetapi juga menyimpang dari tujuan program pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Usman Minta Aktor dan Modusnya Dibongkar

Legislator asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II itu menegaskan, pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap siapa saja yang terlibat, bagaimana modus penyimpangan dilakukan, serta ke mana beras yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat tersebut dialihkan.

“Ini tidak boleh berhenti hanya pada pengungkapan jumlah beras yang disalahgunakan. Harus jelas siapa yang bermain, bagaimana modusnya, dan jika ada pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari program masyarakat, harus ditindak tegas sesuai hukum,” katanya.

Bagi Usman, program SPHP memiliki tujuan penting untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau. Karena itu, dugaan penyalahgunaan dalam rantai distribusinya harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia pun mendesak pengawasan diperketat mulai dari gudang Perum Bulog hingga distributor dan pedagang eceran. Menurutnya, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan setelah pelanggaran terjadi, tetapi harus mampu mencegah penyimpangan sejak awal.

“Pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan pemeriksaan setelah pelanggaran terjadi. Pemerintah perlu membangun sistem distribusi yang transparan, memperketat pengawasan terhadap mitra penyalur, serta memastikan setiap tahapan penyaluran dapat ditelusuri,” tegasnya.

Minta Audit Distribusi Dibuka ke Publik

Selain memperkuat pengawasan, Usman meminta Kementan bersama Perum Bulog dan aparat penegak hukum membuka hasil audit distribusi beras secara berkala kepada publik.

Transparansi tersebut, menurutnya, penting untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan sesuai ketentuan sekaligus mencegah terulangnya praktik pengalihan, pengoplosan, maupun pengemasan ulang beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk kepentingan komersial yang menyimpang dari aturan.

Usman juga menekankan pentingnya sistem pengawasan digital dan pelacakan pasokan agar pergerakan beras dapat dipantau sejak keluar dari gudang hingga sampai ke tangan konsumen.

“Pemerintah dan Bulog harus memastikan program SPHP berjalan tepat sasaran. Pengawasan dan penindakan harus diperkuat agar penyimpangan serupa tidak terulang dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Tak hanya meminta penindakan hukum, Usman mendesak pemerintah mencabut izin usaha mitra penyalur yang terbukti melakukan kecurangan. Ia menilai sanksi tegas diperlukan agar tidak ada pihak yang menjadikan program pangan pemerintah sebagai celah untuk mencari keuntungan dengan mengorbankan kepentingan masyarakat.

“Mitra yang terbukti bermain-main dengan beras subsidi harus dicabut izinnya dan diproses pidana. Tidak boleh ada toleransi bagi siapa pun yang memainkan kebutuhan pokok rakyat,” pungkasnya.

Usman berharap pengusutan dugaan penyalahgunaan 600 ton beras SPHP ini menjadi momentum untuk membenahi tata kelola distribusi pangan nasional. Sebab, keberhasilan program beras murah tidak cukup diukur dari jumlah beras yang disalurkan, tetapi juga dari kepastian bahwa beras tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat dengan harga sesuai ketentuan.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Kendaraan Vendor TA PT GAM Di Area Kilag Pertamina Diamankan Security

    Insiden Kendaraan Vendor TA PT GAM Di Area Kilag Pertamina Diamankan Security

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 183
    • 0Komentar

    DUMAI, Jarrakpos.Com– Terjadi insiden kecelakaan di area kilang Pertamina yang melibatkan kendaraan operasional milik vendor Turn Around (TA) PT Gunung Api Mulia (GAM). Informasi yang diperoleh menyebutkan kendaraan tersebut saat ini masih diamankan oleh pihak security Pertamina guna proses pemeriksaan lebih lanjut.20/026 Insiden tersebut diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi kendaraan operasional milik PT GAM saat […]

  • Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.621 Prabhatar di Akmil Magelang

    Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.621 Prabhatar di Akmil Magelang

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Prabhatar) Tahun 2025 di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jumat (28/11/2025). Sebanyak 1.621 Taruna dan Taruni resmi dilantik setelah menempuh Pendidikan Dasar Integratif selama […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Kunker Temui Warga Serap Aspirasi.

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.Com – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfiah, SH, MH melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kerja (Kunker) untuk menyerap aspirasi warga. Kunker tersebut dalam rangka Reses ke I anggota DPRD tahun sidang 2025-2026. Acara diselenggarakan di Desa Cipeujeuh Watan Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jum, at 17/10/2025. Kehadiran Sophi di sambut antusias oleh ibu-ibu dari […]

  • Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,77 Persen pada Minggu Keempat Oktober

    Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,77 Persen pada Minggu Keempat Oktober

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan masih menjadi pemicu kenaikan harga di Kabupaten Pacitan. Pada minggu keempat Oktober 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Pacitan tercatat mengalami kenaikan sebesar 1,77 persen, dengan cabai rawit, cabai merah, dan daging sapi menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar. Kepala Bagian Perekonomian Setda Pacitan, Ayub Setyo Budi, mengatakan, bahwa berdasarkan data BPS […]

  • Target Zero RTLH 2028, Bupati Dian Pacu Perbaikan 1.293 Rumah

    Target Zero RTLH 2028, Bupati Dian Pacu Perbaikan 1.293 Rumah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kabupaten Kuningan mendapat lompatan besar dalam program penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pada 2026, kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat meningkat menjadi 1.293 unit, melonjak hampir sepuluh kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata hanya sekitar 100 unit. Pencanangan program dilakukan langsung Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat […]

  • Pelaku Penggelapan Mobil Rental Diamankan Polisi

    Pelaku Penggelapan Mobil Rental Diamankan Polisi

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 389
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Seorang pria berinisial AS (38), warga Dusun Mangunjaya, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, dilaporkan ke Polres Kuningan atas dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan atau penipuan, sebagaimana diatur dalam Pasal 372 dan/atau 378 KUHP. Korban, Dede Supriadi (51), warga Dusun Pon, Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, melaporkan kejadian tersebut setelah mendapati mobil […]

expand_less