Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Kasus Gigitan Hewan Berisiko Rabies di Kaur Jadi Perhatian, Dinkes Imbau Warga Segera Berobat

Kasus Gigitan Hewan Berisiko Rabies di Kaur Jadi Perhatian, Dinkes Imbau Warga Segera Berobat

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Kaur menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan hewan, seperti anjing, kucing, dan kera, yang berpotensi menularkan penyakit rabies.

Dinkes Kaur mencatat adanya laporan kasus gigitan hewan berisiko rabies yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. Langkah ini penting untuk mencegah penularan virus rabies yang dapat berakibat fatal apabila tidak segera ditangani.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaur, H. Sapuan Ilyas, SKM, MAP, menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh menganggap remeh setiap gigitan hewan yang berpotensi menularkan rabies.

Menurutnya, penanganan awal terhadap luka gigitan sangat penting untuk mengurangi risiko penularan virus. Masyarakat yang mengalami gigitan hewan harus segera melakukan pertolongan pertama sebelum mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.

“Gigitan hewan yang berisiko menularkan rabies tidak boleh dianggap sepele. Kami mengimbau masyarakat agar segera mencuci luka menggunakan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit, kemudian secepatnya mendatangi Puskesmas atau Rabies Center terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ujar Sapuan Ilyas.

Ia menjelaskan, setelah mendapatkan pertolongan pertama, korban gigitan harus segera menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis. Petugas kesehatan akan melakukan penilaian terhadap kondisi luka dan risiko paparan untuk menentukan kebutuhan pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) maupun Serum Anti Rabies (SAR) sesuai indikasi medis.

Sapuan menegaskan, masyarakat tidak boleh menunggu munculnya gejala untuk mencari pertolongan medis. Penanganan harus dilakukan sesegera mungkin setelah terjadi gigitan atau paparan yang berisiko.

“Jangan menunggu sampai muncul gejala. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gigitan hewan yang dicurigai berisiko rabies. Penanganan sedini mungkin sangat penting untuk mencegah penyakit berkembang hingga membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.

Selain penanganan terhadap korban gigitan, Dinkes Kaur juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies melalui pengelolaan hewan peliharaan yang bertanggung jawab.

Pemilik hewan, khususnya anjing dan kucing, diimbau memberikan vaksinasi rabies secara rutin sesuai jadwal yang dianjurkan oleh petugas kesehatan hewan. Masyarakat juga diminta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran bebas tanpa pengawasan.

Menurut Sapuan, upaya pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya Dinas Kesehatan, tetapi juga Dinas Peternakan serta masyarakat sebagai pemilik hewan.

“Pencegahan rabies membutuhkan kerja sama semua pihak. Dinas terkait perlu memperkuat koordinasi, sementara masyarakat harus ikut bertanggung jawab dengan memberikan vaksinasi kepada hewan peliharaan dan tidak membiarkannya berkeliaran bebas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena hampir selalu berakibat fatal setelah gejala klinis muncul. Namun, penyakit ini dapat dicegah melalui penanganan yang tepat dan cepat setelah seseorang terpapar virus rabies.

Dinkes Kaur berharap masyarakat semakin memahami bahaya rabies dan tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gigitan hewan yang berisiko menularkan penyakit tersebut.

Melalui peningkatan kesadaran masyarakat, penanganan medis yang cepat, vaksinasi hewan secara rutin, serta koordinasi lintas sektor, risiko penularan rabies di Kabupaten Kaur diharapkan dapat ditekan.

 

Penulis : Dahlan Kaur

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis DLH Batam Diduga Blokir Nomor Wartawan, Publik Pertanyakan Transparansi Hasil Uji Sampel Air

    Kadis DLH Batam Diduga Blokir Nomor Wartawan, Publik Pertanyakan Transparansi Hasil Uji Sampel Air

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BATAM, jarrakpos.com | Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam ,Dohar Mangalando Hasibuan,diyakini memiliki mental ganda yaitu mental pengecut dan bermental blokir WhatsApp Jurnalis. Informasi yang berhasil dijaring dilapangan ,Kadis DLH Batam ini telah banyak memblokir nomor jurnalis yang konfirmasi kepadanya.mental aneh ini ternyata bukan lagi berita baru,bahkan telah meluas kemana mana secara khusus dikalangan wartawan. […]

  • Milangkala ke-46 Desa Cisantana: Perkuat Kolaborasi Menuju Desa Mandiri, Berbudaya, dan Berdaya Saing

    Milangkala ke-46 Desa Cisantana: Perkuat Kolaborasi Menuju Desa Mandiri, Berbudaya, dan Berdaya Saing

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (Milangkala) ke-46 Desa Cisantana menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Desa Cisantana untuk memperkuat visi pembangunan daerah. Kepala Desa Cisantana, Ano Suratno, A.Md., menegaskan bahwa usia 46 tahun bukan sekadar perayaan rutin, melainkan titik refleksi sekaligus pijakan strategis dalam menata masa depan desa yang mandiri, kreatif, dan berakar kuat pada […]

  • Syah Gedong Gincu Menjadi Mangga Khas Indramayu.

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPost.Com- – Mangga Gedong Gincu, buah dengan warna oranye kemerahan, aroma harum, dan rasa manis segar ini sudah lama menjadi ikon Kabupaten Indramayu. Kini, makin istimewa karena telah diakui secara resmi oleh pemerintah. ‎ ‎Buah khas kebanggaan masyarakat Indramayu tersebut telah resmi mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat ini […]

  • Polisi Amankan 12 Orang dan Sita 3 Sajam saat Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar di Ngluwar

    Polisi Amankan 12 Orang dan Sita 3 Sajam saat Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pelajar di Ngluwar

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dugaan aksi tawuran antarpelajar yang akan terjadi di wilayah Ngluwar, Kabupaten Magelang, berhasil digagalkan berkat kesigapan masyarakat yang segera melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. Dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) dini hari tersebut, petugas mengamankan 12 orang yang diduga hendak terlibat tawuran serta menyita 3 buah corbek sebagai barang bukti. Peristiwa bermula […]

  • Sekda Kuningan Tegaskan ASN dan Dapur MBG Dilarang Gunakan Gas Melon 3kg

    Sekda Kuningan Tegaskan ASN dan Dapur MBG Dilarang Gunakan Gas Melon 3kg

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Pemerintah Kabupaten Kuningan mengambil langkah tegas terkait pengawasan penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., M.Si menyatakan dengan tegas bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarang keras menggunakan gas ukuran 3 kilogram atau yang akrab disapa “Gas Melon”. ​Pernyataan […]

  • Dispora Bengkulu Ajak Swasta Aktif Kembangkan Dunia Olahraga

    Dispora Bengkulu Ajak Swasta Aktif Kembangkan Dunia Olahraga

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    BENGKULU,jarrakpos.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu mendorong perusahaan swasta untuk lebih aktif berkontribusi dalam pengembangan dunia olahraga di Bengkulu. Dispora menilai keterlibatan sektor swasta dapat menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembinaan atlet, penyediaan fasilitas olahraga, serta peningkatan event olahraga lokal hingga nasional. Kepala Dispora Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa […]

expand_less