Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bengkulu » Dinkes Kaur Gencarkan Tracing TBC di 16 Kecamatan, Pasien Positif Dapat Pengobatan Gratis

Dinkes Kaur Gencarkan Tracing TBC di 16 Kecamatan, Pasien Positif Dapat Pengobatan Gratis

  • account_circle Sepriyanita
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KAUR, jarrakpos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur terus menggencarkan pelacakan atau tracing kasus Tuberkulosis (TBC) di 16 kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi kasus sedini mungkin sekaligus memutus rantai penularan penyakit TBC di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kaur, H. Sapuan Ilyas, SKM, M.AP., mengatakan bahwa pelacakan kasus TBC menjadi salah satu langkah penting untuk menemukan penderita lebih awal sehingga dapat segera memperoleh pengobatan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan dukungan keluarga pasien sangat dibutuhkan untuk membantu menekan penyebaran penyakit tersebut.

“Melalui kegiatan tracing ini, kami berupaya menemukan kasus TBC sedini mungkin, terutama pada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien. Dengan begitu, masyarakat yang terindikasi dapat segera menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis yang tepat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kaur mengoptimalkan peran Puskesmas di setiap kecamatan untuk melakukan investigasi kontak erat terhadap pasien yang terdiagnosis TBC. Petugas kesehatan memeriksa anggota keluarga serta orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien guna mengetahui kemungkinan adanya penularan.

Sapuan Ilyas menjelaskan, penemuan kasus secara aktif merupakan bagian dari upaya mempercepat penanganan TBC di Kabupaten Kaur. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada penyakit tersebut dan bersedia mengikuti pemeriksaan apabila menjadi kontak erat pasien TBC.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri. Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pula pengobatan dapat diberikan sehingga risiko penularan kepada orang lain bisa ditekan,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang dinyatakan positif TBC, tersedia pengobatan gratis selama enam bulan sesuai dengan regimen pengobatan yang ditetapkan tenaga medis. Selama menjalani pengobatan, pasien juga mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari petugas kesehatan untuk memastikan pengobatan berjalan sesuai prosedur.

Dinkes Kaur turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai sejumlah gejala TBC, seperti batuk berkepanjangan selama dua minggu atau lebih, demam terutama pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, serta berkeringat pada malam hari meskipun tidak melakukan aktivitas berat.

Masyarakat yang mengalami gejala tersebut dianjurkan segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain deteksi dini, kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengobatan TBC. Pasien diharapkan tidak menghentikan pengobatan secara sepihak meskipun kondisi tubuh mulai membaik.

Sapuan Ilyas menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian TBC tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi TBC, mulai dari bersedia menjalani pemeriksaan, mengikuti anjuran petugas kesehatan, hingga memastikan pasien menjalani pengobatan sampai tuntas sesuai petunjuk medis,” ungkapnya.

Melalui penguatan kegiatan tracing, pemeriksaan kontak erat, dan pelayanan pengobatan, Dinkes Kaur terus berupaya menekan penyebaran TBC di seluruh wilayah Kabupaten Kaur.

Dengan dukungan masyarakat, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan, upaya eliminasi TBC di Kabupaten Kaur diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

 

Penulis: Dahlan

  • Penulis: Sepriyanita

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kavitha Nadjwa Aulia temui kesulitan ketika hadapi Dai Qin Yi  

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Medan – Kavitha Nadjwa Aulia menemui kesulitan saat menghadapi tunggal putri asal China Dai Qin Yi di babak penyisihan wondr by BNI Indonesia Masters 2025 di GOR PBSI Sumut Jalan Pancing Medan, Selasa (22/10) Kavitha Nadjwa Aulia menang rubber set atas Dai Qin Yi (China)21-16/21-23/21-17. Kavitha Nadjwa Aulia pun bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini, […]

  • BP2SDM Wilayah VII Kupang Cetak Wirausahawan Kreatif Lewat Bimtek Budidaya Jamur Tiram, Dukung Ketahanan Pangan

    BP2SDM Wilayah VII Kupang Cetak Wirausahawan Kreatif Lewat Bimtek Budidaya Jamur Tiram, Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 101
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM) Wilayah VII Kupang terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap kelestarian hutan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha berbasis hasil hutan non-kayu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Jamur Tiram yang digelar pada 27–28 Juli 2026 di Balai P2SDM Wilayah […]

  • Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Wujudkan Kemandirian Pangan di Perbatasan melalui Pertanian Inovatif

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 549
    • 0Komentar

    NUNUKAN,JARRAKPOS.COM – Senin, 20 Januari 2025– Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan kosong di Pos Sei Ular, Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan, untuk ditanami berbagai jenis sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan, sekaligus memberikan contoh kepada […]

  • Makna Bulan Suro Bulan Pertama dalam Kalender Jawa

    Makna Bulan Suro Bulan Pertama dalam Kalender Jawa

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Bulan Suro adalah bulan pertama dalam kalender Jawa, yang bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah. Bulan ini dianggap sakral dan suci, serta sering kali diperingati dengan berbagai ritual refleksi diri, doa, dan ziarah oleh masyarakat Jawa. Jumat(12/6/2026) Asal Usul dan Makna Sejarah: Penetapan awal bulan Suro dicetuskan oleh Sultan Agung dari Kerajaan […]

  • Zaki Ubaidillah Bersyukur Menjuarai BNI Indonesia Master 2025

    Zaki Ubaidillah Bersyukur Menjuarai BNI Indonesia Master 2025

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Medan – Moh. Zaki Ubaidillah mengucapkan syukur setelah berhasil menjuarai BNI Indonesia Master 2025 Difinal dia menghentikan tunggal putra China Dong Tian Yao 21-11/21-8 di GOR PBSI Sumut Pancing Medan Sabtu “Pertama – tama saya mau mengucap syukur karena hari ini diberikan kemenangan tanpa cedera dan pertandingan berjalan cukup lancar. Permainan sempat berjalan ketat di […]

  • Kementerian ATR/BPN Sambut Baik Program Jaksa Peduli Sertifikat Rumah Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Karo Humas ATR/BPN) melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis menyambut baik kepedulian Kejaksaan dalam melakukan Penyertifikatan tanah-tanah untuk rumah ibadah. Kata Harison, hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi Kementerian ATR-BPN. “Kalau ada inisiasi-inisiasi atau dukungan-dukungan yang dilakukan oleh para stakeholder baik dari pihak […]

expand_less