Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » DPRD Cirebon Soroti Dominasi Anggaran Pendidikan untuk Gaji, 17 Ribu Anak Tidak Sekolah Jadi Perhatian Utama

DPRD Cirebon Soroti Dominasi Anggaran Pendidikan untuk Gaji, 17 Ribu Anak Tidak Sekolah Jadi Perhatian Utama

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon menggelar rapat kerja gabungan dengan Dinas Pendidikan dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) setempat, Selasa (13/10/2026). Rapat yang digelar di Ruang Abhimata DPRD ini secara khusus menyoroti dominasi anggaran pendidikan yang terserap untuk belanja gaji, serta mendesak penanganan konkret terhadap 17 ribu anak tidak sekolah (ATS) di daerah ini.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dr. Sophi Zulfia, SH, MH, didampingi Wakil Ketua DPRD R. Hasan Basori, SE, MSi, serta melibatkan anggota Komisi I, II, III, dan IV. Agenda utamanya adalah evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pendidikan, mencakup kualitas pembelajaran, mutu guru, hingga perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, menilai besarnya porsi anggaran pendidikan yang habis untuk belanja gaji pegawai perlu dievaluasi secara serius. Kondisi ini dikhawatirkan menggeser prioritas program peningkatan kompetensi guru, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dan perbaikan fasilitas sekolah.
“Porsi anggaran di Dinas Pendidikan ini lebih besar untuk gaji. Ini yang perlu kita pikirkan bersama agar keseimbangan program pendidikan tetap terjaga,” ujar politisi PDIP tersebut dalam rapat.
Sophi juga mendesak Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi capaian pendidikan secara terbuka dan terukur. Ia mengungkapkan data yang disampaikan dalam rapat menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon masih berada di peringkat 18 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Menurutnya, program pendidikan tidak boleh berjalan stagnan dan berulang setiap tahun tanpa evaluasi hasil yang nyata. DPRD mendorong adanya peningkatan kompetensi guru melalui pendidikan dan latihan (diklat), serta penguatan muatan lokal seperti pembelajaran sejarah, adat istiadat, dan budaya Cirebon untuk menjaga identitas daerah. “Kami juga meminta Dinas Pendidikan mengoptimalkan publikasi sekolah negeri agar masyarakat semakin mengenal kualitas pendidikan yang ditawarkan,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon, Dara Darmanto, SIP, menyoroti hasil temuan resesnya terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah. Ia menemukan sejumlah kerusakan ringan, seperti genteng bocor, plafon rusak, dan halaman sekolah yang membutuhkan pemeliharaan segera.
“Kerusakan ringan harus segera ditangani tanpa harus menunggu program renovasi besar yang memakan waktu,” ujar Dara.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, SPd, MM, menjelaskan bahwa perbaikan ringan tersebut sejatinya dapat ditangani menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam rapat gabungan tersebut, terdapat tiga poin krusial yang menjadi sorotan dan rekomendasi utama DPRD:
1. Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS): Masih adanya sekitar 17 ribu anak di Kabupaten Cirebon yang tidak mengenyam pendidikan formal mendesak adanya langkah konkret dan terukur dari dinas terkait untuk menekan angka tersebut.
2. Evaluasi Anggaran: Efektivitas alokasi anggaran pendidikan harus dioptimalkan agar tidak habis hanya untuk belanja gaji, melainkan juga berdampak pada peningkatan mutu.
3. Mutu dan Sarana Pendidikan: Evaluasi berkala terhadap kualitas guru dan kondisi fisik sekolah harus menjadi agenda pengawasan rutin.
Melalui rapat ini, DPRD Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Tujuannya adalah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memberikan manfaat nyata, sehingga persoalan akses dan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon dapat ditangani secara tuntas dan berdampak langsung bagi masyarakat.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Pacitan Gelar Pleno Penetapan Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III

    KPU Pacitan Gelar Pleno Penetapan Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan III

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menggelar Rapat Pleno Penetapan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2026, Rabu (30/9). Rapat pleno yang berlangsung di Rumah Pintar Pemilu (RPP) PACE Kantor KPU Kabupaten Pacitan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan data pemilih di Kabupaten Pacitan tetap terbarui, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kegiatan ini turut melibatkan […]

  • Bea Cukai Pekanbaru Terima Kunjungan Rombongan Guru Dan Pelajar SMK Negeri 7 Pekan Baru Di Aula Lancang Kuning

    Bea Cukai Pekanbaru Terima Kunjungan Rombongan Guru Dan Pelajar SMK Negeri 7 Pekan Baru Di Aula Lancang Kuning

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 300
    • 0Komentar

      Jarrakpos. Com Pekanbaru – Bea Cukai Pekanbaru menerima kunjungan dari rombongan siswa-siswi dan guru SMK Negeri 7 Pekanbaru pada Kamis (13/11/2025) di Aula Lancang Kuning. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai kepada para pelajar. Kunjungan disambut langsung oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Agus Marjuki, yang […]

  • Integrasi Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi di Provinsi NTT

    Integrasi Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi di Provinsi NTT

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Oleh: Adhi Nurul Hadi Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur NTT, Jarrakpos.com- Di puncak gunung yang hijau, air akan melimpah di bawahnya. Filosofi Manggarai itu, mbau eta temek wa, tela galang pe’ang kete api one, menyimpan kebijaksanaan yang sudah lama dipraktikkan masyarakat adat Nusa Tenggara Timur jauh sebelum negara hadir dengan […]

  • Dr. Somvir: Bali Tetap Mendunia karena Koster Konsisten Menjaga Adat, Budaya, dan Alam

    Dr. Somvir: Bali Tetap Mendunia karena Koster Konsisten Menjaga Adat, Budaya, dan Alam

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DENPASAR – Bali memiliki kebudayaan yang unik karena memadukan spiritualitas Hindu, filosofi Tri Hita Karana (keseimbangan Tuhan, alam, dan manusia), dan tradisi.   Praktik sehari-hari masyarakat dalam memberikan penghormatan terhadap alam menjadi daya tarik luar biasa yang diakui dunia sehingga menjadi destinasi internasional.   Komitmen Gubernur Bali Wayan Koster dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, seni, […]

  • Pelantikan KONI Masa Bhakti 2026-2030 Dan Di Ketuai Oleh Abdul Kadir Jailani.S.H

    Pelantikan KONI Masa Bhakti 2026-2030 Dan Di Ketuai Oleh Abdul Kadir Jailani.S.H

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Dumai.Jarrakpos.com – Abdul Kadir Jailani, S.H. atau AKJ resmi memimpin KONI Kota Dumai untuk masa bakti 2026-2030. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Riau Ir. Iskandar Hoesin, M.H. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai laksanakan pelantikan kepengurusan masa bakti 2026-2030 sekaligus rapat kerja di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai, Senin (28/9/2026). Dalam kegiatan […]

  • Sosialisasi Pengadaan Gabah dan Beras Bulog Lebak – Pandeglang

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Jumri
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com Lebak – Pemerintah Indonesia pada di tahun 2025 akan focus terhadap pemantapan sistem ketahanan pangan dan keamanan negara. Selain itu, peemeringah Indonesia juga akan mendorong kemandirian bangsa melalui berbagai sektor seperti swasembada pangan. Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Cabang (Kacab) Bulog Lebak dan Pandeglang, Agung Trisakti saat melakukan sosialiasi pengadaan gabah dan beras Bulog […]

expand_less