Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Hasil Rakernas ke Pemerintah, Diantaranya Dorong Kepala Desa Dilibatkan Dalam Verifikasi dan Validasi Desil

AKSI Serahkan 8 Rekomendasi Hasil Rakernas ke Pemerintah, Diantaranya Dorong Kepala Desa Dilibatkan Dalam Verifikasi dan Validasi Desil

  • account_circle Putu Sta
  • calendar_month 46 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

JAKARTA, JARAKPOS – Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi pemerintahan desa melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang digelar pada 9–10 September 2026 di Jakarta. Forum nasional tersebut menghasilkan delapan rekomendasi strategis yang telah diserahkan secara resmi kepada Kementerian Desa sebagai bahan masukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa.

Rakernas AKSI 2026 tidak sekadar menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang artikulasi berbagai persoalan mendasar yang dihadapi pemerintah desa. Sejumlah agenda strategis menjadi perhatian, mulai dari kepastian regulasi, keadilan fiskal, perlindungan hukum kepala desa, pembangunan infrastruktur dasar, transformasi digital, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi lokal melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Delapan rekomendasi tersebut merupakan hasil pembahasan atas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan wilayah. AKSI mendorong agar pengalaman empiris kepala desa di lapangan mendapatkan ruang yang lebih luas dalam proses perumusan kebijakan nasional.

Ketua Umum AKSI, Irawadi, menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki pemahaman langsung terhadap kebutuhan dan dinamika masyarakat. Karena itu, kebijakan pembangunan desa dinilai perlu disusun dengan mempertimbangkan kondisi riil serta tantangan yang dihadapi oleh pemerintah desa.

“Kebijakan tentang desa harus memiliki pijakan yang kuat pada kondisi nyata di desa. Kepala desa mengetahui persoalan masyarakat bukan dari laporan semata, tetapi karena setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat,” ujar Irawadi, Selasa (29/9/2026).

DELAPAN REKOMENDASI STRATEGIS, DORONG KEPASTIAN DAN KEMANDIRIAN DESA

Delapan rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas AKSI 2026 mencakup sejumlah sektor yang saling berkaitan dan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan serta pembangunan desa.

Rekomendasi pertama menitikberatkan pada kepastian hukum dan keberlanjutan pemerintahan desa. AKSI mendorong penguatan Dana Desa dan ruang fiskal desa, keterlibatan bermakna pemerintah desa dalam penyusunan regulasi, kepastian pengisian Penjabat Kepala Desa, keberlanjutan pelayanan publik, serta harmonisasi agenda pemilihan kepala desa (Pilkades).

Kedua, penguatan sinergi, perlindungan hukum, dan kolaborasi desa. Dalam agenda ini, AKSI mengusulkan pendampingan serta konsultasi hukum bagi pemerintah desa, pengembangan kemitraan korporasi dengan BUM Desa dan Koperasi Desa Merah Putih, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan akses magang dan kemitraan bagi generasi muda desa.

Ketiga, kepastian dan keadilan pembiayaan desa. AKSI mendorong pemenuhan Alokasi Dana Desa secara progresif, pemerataan Bantuan Keuangan Khusus, serta solusi penyediaan lahan bagi desa yang belum memiliki Tanah Kas Desa untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, keterlibatan pemerintah desa dalam proses verifikasi dan validasi data sosial-ekonomi juga menjadi perhatian guna mendukung ketepatan sasaran program pemerintah.

Keempat, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan transformasi digital. Kebutuhan jalan, jembatan, irigasi, air bersih, sanitasi, serta pengelolaan persampahan menjadi bagian dari rekomendasi yang disampaikan. Perluasan jaringan internet juga dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan digital dan memastikan seluruh desa memiliki kesempatan yang setara dalam mengembangkan pelayanan berbasis teknologi.

Kelima, penguatan ketahanan pangan dan optimalisasi potensi unggulan desa. AKSI mendorong pelibatan pemerintah desa, BUM Desa, dan Koperasi Desa Merah Putih dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengembangan sektor pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, ekonomi kreatif, desa wisata, hingga perluasan akses pasar produk lokal juga menjadi bagian dari agenda penguatan ekonomi masyarakat.

Keenam, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kepala desa serta perangkat desa. Rekomendasi ini mencakup kejelasan status hukum aparatur desa, standardisasi Penghasilan Tetap (SILTAP), kepastian pencairan penghasilan, jaminan kesehatan, penghargaan purna bakti, serta kajian mengenai jaminan pensiun bagi kepala desa dan perangkat desa.

Ketujuh, penguatan BUM Desa dan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal. AKSI mendorong penguatan kelembagaan, integrasi peran, kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas manajemen, serta perluasan kemitraan strategis dengan BUMN, BUMD, dan sektor swasta. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah potensi ekonomi desa.

Kedelapan, penyelesaian persoalan desa di kawasan hutan. AKSI mendorong adanya kepastian status hukum dan tata ruang bagi desa yang berada di dalam maupun bersinggungan dengan kawasan hutan. Kepastian tersebut dinilai penting untuk menjamin keberlanjutan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

DARI ASPIRASI DESA MENUJU AGENDA KEBIJAKAN NASIONAL

Penyerahan delapan rekomendasi kepada Kementerian Desa menjadi tahapan penting dalam rangkaian Rakernas AKSI 2026. Dokumen tersebut diharapkan menjadi instrumen dialog antara pemerintah desa dan pemerintah pusat dalam membangun kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

AKSI memandang bahwa pembangunan desa membutuhkan pendekatan bottom-up policy, yakni proses perumusan kebijakan yang turut mempertimbangkan aspirasi dan pengalaman langsung dari tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah desa diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga memperoleh ruang partisipasi dalam proses perencanaan, evaluasi, dan penyempurnaan regulasi yang berdampak langsung terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

Ketua Umum AKSI, Irawadi, menyampaikan bahwa rekomendasi yang telah diserahkan merupakan upaya membawa persoalan dan kebutuhan desa ke dalam pembahasan di tingkat nasional. Pihaknya berharap seluruh usulan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dialog dan pembahasan bersama kementerian maupun lembaga terkait.

“Kami membawa suara desa ke tingkat nasional. Harapannya, rekomendasi ini dapat dibahas lebih lanjut dan diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan kepastian, perlindungan, serta ruang yang lebih besar bagi desa untuk berkembang dan mandiri,” kata Irawadi.

Delapan rekomendasi tersebut menjadi landasan aspirasi AKSI dalam mendorong penguatan pemerintahan desa, mulai dari aspek regulasi dan pembiayaan hingga pemberdayaan ekonomi serta perlindungan aparatur. Penyerahan dokumen kepada Kementerian Desa sekaligus membuka ruang bagi pembahasan lebih lanjut mengenai berbagai usulan yang disampaikan dalam forum nasional tersebut.

  • Penulis: Putu Sta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Soroti Sulitnya Akses BBM Subsidi bagi Petani, Minta Pertamina Transparan Soal Kuota

    Usman Husin Soroti Sulitnya Akses BBM Subsidi bagi Petani, Minta Pertamina Transparan Soal Kuota

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 187
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com– Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, menyoroti keluhan petani terkait sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk mendukung operasional alat dan mesin pertanian (alsintan). Keluhan tersebut disampaikan langsung para petani saat Usman Husin menggelar pertemuan dengan sejumlah kelompok tani dalam kegiatan penyerahan bantuan alat dan mesin […]

  • Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

    Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan NTT, Melki Laka Lena Tekankan Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 57
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat sektor kesehatan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Percepatan penurunan stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, hingga pengendalian penyakit menular menjadi perhatian dalam arah pembangunan NTT. Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat menyampaikan Pidato Pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan […]

  • Presiden Prabowo Salurkan 200 Unit Becak Listrik Pindad untuk Pengemudi Lansia di Kuningan

    Presiden Prabowo Salurkan 200 Unit Becak Listrik Pindad untuk Pengemudi Lansia di Kuningan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com — Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Kuningan pada Sabtu (5/9/2026). Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan difokuskan bagi para pengemudi becak berusia lanjut agar tetap dapat bekerja tanpa memeras tenaga fisik. ​Acara penyerahan berlangsung di Kajene Forest, Jalan Siliwangi Cigembang, […]

  • Akibat Ngantuk, Mobil HR-V Tabrak Tiang Listrik

    Akibat Ngantuk, Mobil HR-V Tabrak Tiang Listrik

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Luragung menuju Cibingbin, tepatnya di depan Balai Desa Cileuya, Kecamatan Cimahi, Kabupaten Kuningan, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Kendaraan yang terlibat adalah mobil Honda HR-V bernomor polisi E 1681 ZL yang dikemudikan oleh N (47), warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Beruntung, […]

  • Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    Dari Keringat Lahir Juara, Dari Karakter Lahir Pemimpin: Resep Dispora Cetak Generasi Emas

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Olahraga ternyata bukan hanya sekadar aktivitas fisik yang menghasilkan keringat, melainkan sebuah wahana pendidikan karakter yang esensial bagi pembentukan generasi muda. Kadispora Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, meyakini bahwa setiap tetes keringat yang jatuh di lapangan adalah investasi berharga bagi masa depan pemuda Bengkulu. “Disiplin, kerja keras, sportivitas, dan ketahanan mental adalah nilai-nilai […]

  • Kick Off RKPD 2027, Pemkab Cirebon Dorong Perencanaan Berdampak

    Kick Off RKPD 2027, Pemkab Cirebon Dorong Perencanaan Berdampak

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 263
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kick off meeting penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon Tahun 2027 di Ruang Suparman, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal penyelarasan perencanaan pembangunan daerah agar lebih fokus, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, […]

expand_less