Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Aceh » LAKI Minta Satgas Pangan Tindak Pedagang yang Jual MinyaKita di Atas HET

LAKI Minta Satgas Pangan Tindak Pedagang yang Jual MinyaKita di Atas HET

  • account_circle Rahmad Ariadi
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SUBULUSSALAM, JARRAKPOS.COM — Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Kota Subulussalam, Ahmad Rambe, meminta Satgas Pangan Kota Subulussalam menindak tegas pihak yang menjual MinyaKita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Ahmad Rambe menyayangkan masih ditemukannya MinyaKita yang dijual dengan harga sekitar Rp19.000 per liter di pasaran. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah karena MinyaKita merupakan bagian dari program Minyak Goreng Rakyat yang ditujukan untuk menjaga keterjangkauan harga minyak goreng bagi masyarakat.

Ia menyebut HET MinyaKita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

“Kalau memang HET sudah ditetapkan pemerintah, tentu harus ada pengawasan agar harga di tingkat konsumen tidak jauh melampaui ketentuan,” kata Ahmad.

Selain persoalan harga, LAKI juga menyoroti mekanisme distribusi dan ketersediaan pasokan MinyaKita di Kota Subulussalam. Berdasarkan hasil konfirmasi Ahmad kepada pihak Dinas Koperasi dan UKM Kota Subulussalam, disebutkan terdapat lima pedagang atau SP2KP yang berada dalam pengawasan Disperindag Kota Subulussalam, dengan kuota sekitar 50 kotak setiap dua minggu.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Subulussalam disebut merekomendasikan tiga SP2KP dengan pasokan rata-rata sekitar 100 kotak per minggu.

Perbedaan informasi mengenai jumlah penerima dan volume pasokan tersebut, menurut LAKI, perlu diperjelas agar distribusi MinyaKita dapat diawasi secara transparan dan tepat sasaran.

LAKI juga mengaku telah mencoba mengonfirmasi pihak Kepala Gudang Bulog Kota Subulussalam untuk mengetahui jumlah kuota MinyaKita yang dialokasikan untuk daerah tersebut. Namun, pihak gudang disebut belum memberikan keterangan dengan alasan tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan data tersebut.

“Beliau menyampaikan tidak berwenang memberikan jawaban terkait kuota,” ujar Ahmad.

Ahmad menilai pemerintah perlu memastikan rantai distribusi MinyaKita berjalan sesuai ketentuan. Menurut dia, pengawasan penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun kenaikan harga di tingkat konsumen.

Minta Tambahan Kuota MinyaKita dan Beras SPHP

Selain MinyaKita, LAKI DPC Kota Subulussalam meminta Pemerintah Kota Subulussalam mengupayakan penambahan kuota pasokan MinyaKita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Ahmad mengatakan tambahan pasokan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi potensi terjadinya mata rantai distribusi yang panjang dari luar daerah.

“Kami meminta pemerintah kota segera mengupayakan penambahan kuota MinyaKita dan beras SPHP melalui Bulog agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil konfirmasi LAKI kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Subulussalam, H. Badalsyah, pasokan beras SPHP saat ini mengalami kekosongan. Kondisi tersebut, kata LAKI, turut berpengaruh terhadap harga beras di pasaran.

LAKI berharap persoalan pasokan dan harga pangan tersebut segera mendapat perhatian pemerintah daerah dan Satgas Pangan Kota Subulussalam melalui pengawasan distribusi serta evaluasi terhadap rantai pasokan hingga ke tingkat konsumen.

  • Penulis: Rahmad Ariadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Cepat Piket Siaga Satreskrim Polresta Cirebon Menjemput Anak Korban TPPO

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos.com – Piket Siaga Satreskrim Polresta Cirebon merespon cepat dalam Penjemputan Anak korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Rabu (15/1/2025). Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, respon cepat tersebut berdasarkan laporan orang tua korban pada Selasa (14/1/2025). Saat itu, orang tua korban melaporkan kejadian dugaan tindak pidana perdagangan orang ke Polresta […]

  • Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

    Pekan Budaya Santri 2026 Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Pacitan

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Alun-Alun Kabupaten Pacitan menjadi ruang perjumpaan nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan kreativitas generasi muda dalam pembukaan Pekan Budaya Santri 2026, Sabtu (24/10). Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap agama, budaya, dan Tanah Air. Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi […]

  • Rumah Zakat Indramayu Hadirkan Posko Hangat dan Segar Nataru di PJR Jatibarang 2024.

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Wahyu Supriatna
    • visibility 733
    • 0Komentar

    INDRAMAYU JarrakPos.Com-Rumah Zakat Cabang Indramayu dalam menyambut Nataru membuka Posko pelayanan, bersama dengan BPBD Indramayu. Selama 5 (lima) hari Posko Rumah Zakat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan keluar kota dan melewati daerah perempatan PJR Jatibarang. Posko Hangat dan segar tersebut sengaja memberikan pelayanan bagi pengendara bermotor yang menuju arah Jateng dan sekitarnya. […]

  • Satresnarkoba Bantah Tudingan “Main Mata” dengan Kartel Obat

    Satresnarkoba Bantah Tudingan “Main Mata” dengan Kartel Obat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) membantah keras narasi yang menyebut adanya keterlibatan aparat dalam peredaran obat keras di sebuah toko tembakau di Desa Kramatmulya, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Tanggapan ini muncul menyusul beredarnya video viral di media sosial yang menuding toko tersebut menjual obat-obatan terlarang. Video tersebut menampilkan aksi penggeledahan […]

  • Purbaya Setuju Sebagian dengan Jokowi: Whoosh Bukan Soal Untung, Tapi Soal Manfaat Sosial dan Pembangunan Daerah

    Purbaya Setuju Sebagian dengan Jokowi: Whoosh Bukan Soal Untung, Tapi Soal Manfaat Sosial dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kang Yos
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Jakarta, Jarrakpos.com – Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo soal proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh rupanya mendapat tanggapan menarik dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menilai, ucapan Jokowi yang menekankan nilai sosial daripada keuntungan finansial dalam proyek tersebut memang ada benarnya. Menurut Jokowi, pembangunan Whoosh sejak awal tidak semata-mata dimaksudkan untuk mencari […]

  • Terjadi Kebakaran Tempat Usaha Dan Api Membakar Body Mobil Bus.

    Terjadi Kebakaran Tempat Usaha Dan Api Membakar Body Mobil Bus.

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 225
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Telah terjadi kebakaran sebuah tempat usaha penampungan barang rongsok besi-besi tua dari berbagai macam besi diantara salah satunya adalah Body Mobil Bus milik seorang warga yang bernama Tosin yang beralamat Blok Bongklang, Desa Panguragan Lor, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Selasa 21/04/26. Menurut keterangan salah seorang warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, […]

expand_less