Wakil Wali Kota Kupang Luncurkan Vaksinasi HPV Gratis: Langkah Besar Masa Depan Perempuan Kota Kasih
- account_circle Mario
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com – Pemerintah Kota Kupang kembali mengambil langkah besar dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan.
Melalui peluncuran program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi perempuan usia produktif, Pemkot Kupang menegaskan bahwa perlindungan kesehatan perempuan merupakan prioritas utama dalam pembangunan manusia.
Kegiatan launching berlangsung penuh kekeluargaan di RSUD S. K. Lerik pada Jumat (28/11/2025), dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc.
Sejak awal kegiatan, terlihat jelas bahwa program ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga martabat dan masa depan perempuan Kota Kupang.
Langkah ini sejalan dengan visi “Kota Kasih”, yang menempatkan perempuan sebagai pusat kemajuan keluarga dan pilar kesejahteraan masyarakat.
Peluncuran program ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Serena. Setelah itu, Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, melakukan penyuntikan vaksin perdana.
Serena bahkan turun langsung melakukan alkohol swab sebagai bentuk simbolik bahwa pemerintah hadir sejak proses paling dasar dalam menjaga keselamatan perempuan.
Pendekatan ini memberi pesan kuat: pemerintah tidak hanya mengajak, tetapi memimpin dengan teladan.
Puluhan pejabat dan tenaga kesehatan turut hadir, mulai dari Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD S. K. Lerik, hingga kepala puskesmas dan camat se-Kota Kupang.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa vaksinasi HPV merupakan gerakan bersama demi sebuah masa depan yang lebih aman bagi perempuan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena menekankan bahwa vaksin HPV adalah bentuk investasi jangka panjang untuk kesejahteraan perempuan.
“Ketika kita melindungi perempuan, kita sedang melindungi keluarga, generasi, dan masa depan Kota Kupang. Ini bukan hanya program kesehatan, ini adalah kerja kemanusiaan,” tegasnya.
Serena juga mengingatkan bahwa kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi perempuan Indonesia.
Data dua tahun terakhir menunjukkan hampir 2.000 perempuan di NTT terdampak, termasuk 21 kasus di Kota Kupang.
“Angka ini tidak boleh dibiarkan. Pencegahan adalah kunci, dan vaksin ini adalah cara paling efektif menyelamatkan nyawa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa vaksinasi HPV melengkapi berbagai program perlindungan perempuan yang sudah berjalan, termasuk Program Ina Kasih yang menyediakan pembalut gratis bagi perempuan prasejahtera.
“Ina Kasih menjaga hari-hari mereka, vaksin HPV menjaga masa depan mereka. Ini dua langkah besar yang saling menguatkan,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes., menjelaskan bahwa vaksin HPV direkomendasikan WHO sebagai cara paling efektif mencegah kanker serviks.
Sejak 2024, Pemkot Kupang telah melakukan skrining HPV DNA dan IVA kepada 656 perempuan, di mana 628 dinyatakan negatif dan kini diprioritaskan untuk menerima vaksin tiga dosis hingga 2025.
Pada launching kali ini, 50 perempuan menjadi penerima vaksinasi awal dari total sasaran 150 perempuan.
Salah satu penerima vaksin, Yohana mengaku senang dan terharu dengan hadirnya vaksin HPV gratis ini.
“Selama ini saya hanya dengar bahwa vaksin HPV mahal dan tidak semua bisa akses. Hari ini saya bisa mendapatkannya tanpa biaya. Ini bukan sekadar vaksin, ini rasa aman untuk masa depan saya sebagai perempuan,” ujarnya.
Yohana juga berharap program ini terus berlanjut. “Pemerintah benar-benar memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan kami. Semoga lebih banyak perempuan yang bisa terlindungi,” tambahnya.*** (Mario Langun/ADV).
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar