Tipu Petugas, Rokok Ilegal Dimuat Dalam Tangki Air Terbongkar
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

SEMARANG,JARRAKPOS.COM – Upaya penyelundupan rokok ilegal menggunakan truk tangki air berhasil dibongkar petugas Bea Cukai. Kendaraan tersebut terungkap saat melintas di ruas tol Salatiga-Semarang-Kendal dan dicurigai karena melaju dengan kecepatan tinggi.
Kecurigaan petugas semakin menguat ketika melihat sebuah truk tangki air yang terus mengeluarkan air melalui pipa di bagian kendaraannya. Aktivitas tersebut diduga dilakukan untuk meyakinkan petugas maupun pengguna jalan bahwa truk memang sedang mengangkut air. Selasa(6/9/2026)
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, Mochamad Syuhadak, mengatakan petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menghentikan kendaraan tersebut di area gerbang tol Banyumanik.
Saat diperiksa, sopir berinisial ASE mengaku berasal dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Ia menyebut truk tersebut membawa air bersih dari Pamekasan menuju Jakarta.
Namun, pengakuan tersebut justru menimbulkan kecurigaan. Sebab, sopir tidak dapat menunjukkan dokumen pengiriman yang sah untuk pengangkutan air tersebut.
Petugas kemudian melakukan analisis terhadap kondisi kendaraan dan rute yang ditempuh. Pengiriman air bersih dari Madura menuju Jakarta dinilai tidak lazim dari sisi logistik maupun ekonomi.
Biaya operasional untuk mengangkut air dalam jarak sejauh itu diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan nilai komoditas yang dibawa.
Dari pemeriksaan lebih lanjut, petugas akhirnya menemukan bahwa truk tersebut bukan sekadar mengangkut air. Kendaraan itu digunakan sebagai sarana penyamaran untuk membawa rokok ilegal.
Modus dengan tetap mengalirkan air dari pipa tangki diduga bertujuan membuat kendaraan terlihat seperti truk pengangkut air biasa dan mengurangi kecurigaan selama perjalanan.
Temuan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti oleh Bea Cukai untuk proses penindakan dan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk mengungkap asal serta tujuan pengiriman rokok ilegal tersebut.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar