Usman Husin Serap Aspirasi Ratusan Petani dan Nelayan Sumba Barat Daya: Siap Perjuangkan Alat Pertanian hingga Mesin Nelayan
- account_circle Mario
- calendar_month 50 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Suara petani dan nelayan kembali menjadi perhatian Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, saat bertemu langsung dengan ratusan masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Fraksi PKB, Tobias D. Lelu, tersebut menjadi ruang bagi kelompok tani dan nelayan untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan mereka di lapangan.
Didampingi Tobias D. Lelu, Usman Husin mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Petani menyampaikan kebutuhan akan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bibit yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lahan mereka.
Bagi petani, dukungan tersebut sangat penting untuk membantu mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan produktivitas, sekaligus mengurangi beban biaya dan tenaga dalam proses pertanian.
Tidak hanya petani, para nelayan yang hadir juga menyampaikan kebutuhan mereka. Aspirasi yang disampaikan antara lain berkaitan dengan alat dan mesin perikanan yang dapat mendukung aktivitas nelayan di wilayah pesisir Sumba Barat Daya.
Pertemuan tersebut pun berlangsung dalam suasana dialog. Masyarakat tidak hanya menyampaikan apa yang mereka butuhkan, tetapi juga menjelaskan kondisi yang mereka hadapi sehari-hari.
Usman Husin mengatakan, pertemuan langsung dengan petani dan nelayan menjadi bagian penting dalam menyerap aspirasi sebelum kebutuhan tersebut diperjuangkan melalui jalur pemerintah pusat.
“Yang paling penting adalah kita mendengar langsung dari masyarakat. Petani tahu apa yang mereka butuhkan di lahannya, begitu juga nelayan tahu peralatan apa yang paling sesuai untuk aktivitas mereka,” ujar Usman.
Menurutnya, bantuan pemerintah harus diberikan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
Ia juga menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan dalam forum pertemuan.
“Kita akan melihat dan mengawal apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Mana yang bisa diperjuangkan melalui pemerintah pusat, kita perjuangkan,” tegasnya.
Sementara itu, Tobias D. Lelu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Usman Husin yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan mereka secara langsung.
Menurutnya, dialog seperti ini penting karena masyarakat dapat menjelaskan sendiri persoalan yang mereka hadapi, baik di sektor pertanian maupun perikanan.
Bagi masyarakat Sumba Barat Daya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan suara mereka terdengar hingga tingkat pengambil kebijakan.
Dari kebutuhan bibit dan alsintan di lahan pertanian hingga alat dan mesin bagi nelayan, aspirasi yang disampaikan menjadi gambaran nyata bahwa penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan dukungan yang sesuai dengan karakter dan potensi daerah.
Usman pun berkomitmen untuk membawa suara tersebut sebagai bagian dari perjuangan di tingkat pemerintah pusat, sehingga pertemuan hari itu tidak berhenti sebagai agenda tatap muka, tetapi menjadi awal dari proses tindak lanjut bagi kebutuhan petani dan nelayan Sumba Barat Daya.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar