Usman Husin Dorong Sentra Budidaya Lele di Kota Kupang, Pokdakan Lele 24 Terima Bantuan Enam Kolam
- account_circle Mario
- calendar_month 36 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com– Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan budidaya terus didorong Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin. Kali ini, ia menyerahkan bantuan sarana budidaya kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Lele 24 asal Kelurahan Manulai II, sebagai langkah mendorong sentra budidaya lele di Kota Kupang.
Bantuan tersebut diserahkan kepada Pokdakan Lele 24 yang berlokasi di RT 13/RW 05, Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kelompok ini menerima enam kolam terpal Orcid berdiameter empat lengkap dengan benih ikan lele dan atap kawasan budidaya. Setiap kolam diisi sekitar 2.500 ekor benih, sementara kelompok penerima hanya menyiapkan lahan. Seluruh bantuan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Usman mengatakan program tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi kelompok-kelompok lain dalam mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar.
“Semua bantuan ini gratis, tidak ada biaya sepeser pun. Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Mudah-mudahan Kelompok Lele 24 bisa menjadi motivasi bagi kelompok-kelompok lain,” kata Usman.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kupang, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, yang membantu proses administrasi sehingga kelompok dapat memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan.
“Saya sangat salut kepada Kepala Dinas yang membantu koperatif dalam mengurus administrasi. Kelompok harus memiliki Kartu Kusuka agar bisa menerima bantuan. Semua ini kita lakukan supaya bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Usman, budidaya lele memiliki prospek yang baik karena masa panennya relatif singkat, yakni sekitar tiga bulan sejak benih ditebar.
“Hari ini benih kita lepas, sekitar tiga bulan sudah bisa dipanen. Kalau ada ikan yang mati atau ada kendala, segera beri informasi. Saya ingin terus mengikuti perkembangan kelompok ini,” katanya.
Usman menegaskan dirinya akan terus turun langsung ke masyarakat untuk memastikan setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Saya paling hobi masuk kampung-kampung. Saya ingin memotong mata rantai mafia bantuan. Memang capek, tetapi kita harus terus bergerak supaya bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap Pokdakan Lele 24 tidak hanya berhasil dalam usaha budidaya, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat sekitar.
“Harus ada dampaknya bagi wilayah sekitar, minimal ilmu dan edukasi budidaya ikan bisa dibagikan kepada masyarakat lain sehingga semakin banyak warga yang ikut mengembangkan usaha ini,” ujarnya.
Ketua Pokdakan Lele 24, Alfared Seprianus Dere, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, tidak semua kelompok di Kota Kupang memperoleh kesempatan serupa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Usman Husin. Tidak semua kelompok dan tidak semua wilayah di Kota Kupang mendapatkan bantuan seperti ini. Kami akan menjaga kepercayaan ini dengan mengelola bantuan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia juga menyampaikan dukungan kepada Usman Husin agar terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Selamat berjuang Pak Usman. Doa kami selalu menyertai Bapak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang, Ejbends Doeka, mengatakan Pokdakan Lele 24 dipilih setelah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis sebagai penerima bantuan.
Menurutnya kedepan kelompok tersebut diharapkan menjadi model pengembangan budidaya lele di Kota Kupang.
Ejbends juga mengapresiasi perhatian dan komitmen Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, yang terus memperjuangkan bantuan sektor perikanan bagi masyarakat Kota Kupang.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Usman Husin yang telah memperjuangkan bantuan ini. Kehadiran beliau menjadi bukti adanya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat pembudidaya ikan. Harapan kami, Pokdakan Lele 24 dapat berkembang menjadi contoh bagi kelompok lain sehingga budidaya lele di Kota Kupang semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ejbends.
Lurah Manulai II, Meksain Mauk, turut mengapresiasi program tersebut. Ia berharap bantuan itu mampu meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak kelompok budidaya ikan di wilayahnya.
Dengan enam kolam budidaya dan sekitar 15 ribu benih lele yang mulai dipelihara, Pokdakan Lele 24 diharapkan menjadi embrio sentra budidaya lele di Kota Kupang, yang tidak hanya menghasilkan ikan konsumsi, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar