Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PARIWISATA » The Journey Begins From Jatiluwih, Langkah Besar Menuju 100 Tahun Pariwisata Bali

The Journey Begins From Jatiluwih, Langkah Besar Menuju 100 Tahun Pariwisata Bali

  • account_circle Putu Gede Sudiatmika
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALI, jarrakpos.com – Kabut pagi masih menggantung tipis di hamparan sawah Jatiluwih ketika ribuan pelari mulai memadati kawasan warisan dunia UNESCO itu, Minggu (21/6/2026). Sejak dini hari, arus kendaraan dari berbagai daerah di Bali terus mengalir menuju Tabanan. Sebagian peserta bahkan telah berangkat sejak pukul 03.00 Wita demi menjadi bagian dari Bali Tourism Run (BTR) 2026.

Sekitar 2.000 peserta hadir dalam ajang yang memadukan olahraga, pariwisata, budaya, dan ekonomi kerakyatan tersebut. Kehadiran peserta dari kalangan pemerintah, asosiasi pariwisata, masyarakat umum hingga wisatawan mancanegara menghadirkan energi tersendiri di tengah bentang alam Jatiluwih yang selama ini dikenal sebagai ikon pertanian Bali berbasis sistem Subak.

Semangat para pelari seolah menjadi gambaran bagaimana Bali terus mencari cara baru menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkesan. Bukan sekadar berlari, para peserta diajak menikmati lanskap persawahan yang hijau, udara pegunungan yang sejuk, serta kehidupan masyarakat lokal yang masih terjaga.

Pembukaan Bali Tourism Run 2026 dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra, yang hadir mewakili Gubernur Bali I Wayan Koster. Meski berhalangan hadir karena tugas pemerintahan, dukungan penuh Gubernur Bali tetap disampaikan melalui sambutan yang dibacakan Sekda Bali.

“Sesuai arahan Gubernur Bali, kita harus bergerak dari satu daya tarik wisata ke daya tarik wisata lainnya, terutama yang merepresentasikan harmoni antara manusia, budaya, dan alam,” ujar Sekda Bali, I Dewa Made Indra.

Sport tourism kini menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian serius di Bali. Yang menarik, konsep ini tidak hanya berorientasi pada jumlah peserta, melainkan juga kualitas pengalaman yang dirasakan wisatawan saat berada di destinasi.

Di Jatiluwih, para pelari menempuh rute sejauh lima kilometer. Start dimulai dari kawasan Telabah Gede, kemudian melintasi Kedamian, Umo Duwi, Besi Kalung hingga berakhir di depan Monumen UNESCO. Setiap langkah peserta disuguhi panorama persawahan berundak yang telah diakui dunia sebagai warisan budaya.

“The Journey Begin from Jatiluwih menjadi simbol dimulainya perjalanan menuju perayaan satu abad pariwisata Bali,” kata Wakil Ketua Panitia, I Ketut Purna.

Di balik kemeriahan acara, panitia tetap menempatkan aspek keberlanjutan sebagai prioritas utama. Daya dukung kawasan menjadi pertimbangan penting agar aktivitas wisata tidak mengurangi nilai ekologis maupun budaya yang dimiliki Jatiluwih.

Kesadaran itu menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara promosi pariwisata dan pelestarian lingkungan yang selama ini menjadi identitas Bali.

“Pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Daya tampung kawasan menjadi pertimbangan utama agar kelestarian lingkungan Jatiluwih tetap terjaga,” jelas I Ketut Purna.

Suasana semakin hidup ketika peserta memasuki area festival. Puluhan stan UMKM lokal menyambut kedatangan para pelari dengan beragam produk unggulan dan kuliner khas daerah. Interaksi antara wisatawan dan pelaku usaha lokal menciptakan perputaran ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat sekitar.

Bagi banyak pelaku usaha, momentum seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.

“Dalam perencanaan awal, kami mengestimasi perputaran uang sekitar Rp1,5 miliar. Namun melihat antusiasme peserta dan keterlibatan aktif UMKM, kami yakin angkanya bisa menembus lebih dari Rp2 miliar,” ujar Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra.

Pilihan menjadikan Jatiluwih sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Destinasi ini dinilai memiliki kombinasi lengkap antara keindahan alam, budaya, desa wisata, kuliner lokal, hingga akomodasi berbasis masyarakat yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Konsep itulah yang ingin terus dikembangkan ASITA melalui penyelenggaraan event secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota di Bali.

“Melalui event ini kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari olahraga, kuliner, homestay hingga desa wisata,” ungkap Putu Winastra.

Pemerintah Kabupaten Tabanan melihat Bali Tourism Run sebagai peluang besar untuk memperkuat ekonomi daerah. Ribuan peserta yang datang tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga menginap, berbelanja, menikmati kuliner, dan mengunjungi berbagai objek wisata di sekitar lokasi kegiatan.

Efek berganda inilah yang menjadikan sport tourism semakin menarik untuk dikembangkan.

“Ini ide yang luar biasa. Banyak orang yang hadir tentu memberikan dampak positif, termasuk terhadap tingkat hunian penginapan,” kata Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.

Menjelang peringatan 100 Tahun Pariwisata Bali pada 2027, berbagai pihak sepakat bahwa kreativitas menjadi kunci. Bali membutuhkan lebih banyak event yang mampu menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperkuat identitas budaya dan lingkungan yang menjadi fondasi utama pariwisata pulau ini.

“Melalui event ini, kita mengirim pesan bahwa pariwisata Bali tidak hanya mencari keuntungan ekonomi, tetapi juga menjaga akar budaya dan kelestarian lingkungan,” tegas Dewa Made Indra.

Ketika garis finis terlewati dan hadiah utama mulai dibagikan, semangat Bali Tourism Run 2026 ternyata tidak berhenti pada catatan waktu para pelari. Yang tertinggal justru jejak optimisme tentang bagaimana olahraga dapat menjadi pintu masuk promosi destinasi, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus ruang perjumpaan antara wisatawan dengan kekayaan budaya Bali.

Dari Jatiluwih, sebuah pesan kembali ditegaskan. Pariwisata masa depan tidak hanya berbicara tentang tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi juga tentang pengalaman yang bermakna, masyarakat yang terlibat, dan alam yang tetap terjaga. Bali Tourism Run 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana ketiganya dapat berjalan dalam satu langkah yang sama.(Jp).

  • Penulis: Putu Gede Sudiatmika

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung bjb Tandamata Gagal Sapu Bersih di Kandang

    Bandung bjb Tandamata Gagal Sapu Bersih di Kandang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Syawal
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BANDUNG – Tim tuan rumah Bandung bjb Tandamata gagal sapu bersih dua laga di kandang setelah kalah 0-3 (14-25, 29-31, 23-25) atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada laga penutup seri tiga putaran pertama di GOR Sabilulungan, Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (25/1/2025) malam. Sebelum seri tiga di Bandung ini digelar, bjb Tandamata bertekad sapu […]

  • Petinju Sumut Hanya Raih Perak di Popnas 2025

    Petinju Sumut Hanya Raih Perak di Popnas 2025

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Syawal
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Medan Jarrakpos – Tiga petinju Sumatera Utara gagal menyumbangkan medali emas untuk daerah ini pada ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Jakarta 2025. Difinal yang berlangsung di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU) di Jl. Yos Sudarso Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu , petinju Sumut kalah atas lawan lawan nya dari Riau dan DKI […]

  • HUT ke-30, SMAN 7 Kupang Menenun Asa Lewat Karya, Karakter dan Talenta

    HUT ke-30, SMAN 7 Kupang Menenun Asa Lewat Karya, Karakter dan Talenta

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 53
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Memasuki usia 30 tahun, SMA Negeri 7 Kupang tidak sekadar merayakan perjalanan panjangnya. Tiga dekade pendidikan itu dirayakan dengan meneguhkan kembali komitmen sekolah untuk melahirkan generasi yang berbudaya, berkarakter, kreatif dan mampu memberi dampak. Mengusung tema “30 Tahun Menenun Asa, Mewujudkan Generasi Berbudaya, Berkarakter, dan Berdampak”, perayaan HUT ke-30 SMA Negeri 7 Kupang […]

  • Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya di Kawasan Pasifik, NTT Jadi Tuan Rumah IPACS 2025

    Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya di Kawasan Pasifik, NTT Jadi Tuan Rumah IPACS 2025

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Mario
    • visibility 322
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai poros kebudayaan di kawasan Pasifik. Melalui Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesia akan menjadi tuan rumah Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar pada 11-13 November 2025 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan berskala internasional ini mengusung tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom” dan akan […]

  • Bupati Pati Tertangkap OTT KPK

    Bupati Pati Tertangkap OTT KPK

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    PATI,JARRAKPOS.COM – Bupati Pati Sudewo dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK) pada Senin (19/1/2026) terkait dugaan jual beli jabatan dalam proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati. Selain Sudewo, Camat Jaken Tri Agung Setiawan juga disebut turut diperiksa. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa […]

  • KPK Patut Periksa Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Bengkulu, Diduga Juga Kelola Aliran Dana ke Partai

    KPK Patut Periksa Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Bengkulu, Diduga Juga Kelola Aliran Dana ke Partai

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Pada kasus mantan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Feri Sapran Ketua Ormas GMPK Bengkulu yang didirikan langsung oleh Mantan pimpinan KPK Bibit Samad Rianto untuk membantu pemerintah dalam memberantas Korupsi menyarankan, agar Penyidik memeriksa lebih mendalam peran Sekretaris DPD I Golkar Bengkulu yang saat ini dijabat oleh Samsu Amanah. Dirinya menduga aliran dana […]

expand_less