Rumah di Desa Citemu Mundu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
- account_circle Hadi Supangat
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

CIREBON, JARRAKPOS.COM – Sebuah rumah tinggal di Dusun 2 Blok Krupak RT 001/003, Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, ludes dilalap api pada Senin malam, 15 Juni 2026. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran pertama kali dilaporkan ke Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Evakuasi (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon melalui Damkar Sektor Pangenan pukul 20.14 WIB oleh pemilik rumah, Casiman. Petugas langsung meluncur ke lokasi 5 menit kemudian dan tiba pukul 20.25 WIB.
Komandan Regu Sektor Lemah Abang Moh. Imron yang memimpin pemadaman mengatakan, saat petugas tiba api sudah membesar. “Kondisi rumah bangunan tua dominasi kayu dan lokasi padat penduduk. Untuk antisipasi penyebaran api kami minta bantuan tambahan dari Sektor Lemah Abang dan 1 armada water supply dari Sektor Sumber,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan pemilik, api diduga berasal dari korsleting listrik di kamar tengah. Api cepat merembet ke kasur lalu menjalar ke atap. Saat kejadian pemilik sedang tidak di rumah, warga sempat berupaya memadamkan dengan alat seadanya.
Api berhasil dipadamkan pukul 20.59 WIB dan dilanjut pendinginan hingga pukul 21.15 WIB. Luas bangunan yang terbakar sekitar 8×6 m². Material yang hangus berupa kasur, lemari beserta isinya, dan perabot lain. Kerugian masih belum bisa ditaksir.
“Kendala di lapangan ada kerumunan warga yang ikut memadamkan, sehingga agak menghambat,” kata Imron.
Pemadaman melibatkan Damkar Regu 3 Sektor Pangenan, LA, dan Sumber, dibantu Polsek Mundu, Babinsa Koramil Astana Japura, serta perangkat Desa Citemu.
Kabid PPSP Damkarmat Kabupaten Cirebon EnonSujana mengimbau warga untuk rutin mengecek instalasi listrik dan tidak meninggalkan rumah dalam kondisi listrik menyala untuk mencegah kejadian serupa.
Ia mengatakan instalasi listrik yang sudah terlalu tua juga bisa terjadi konsleting listri disebabkan banyaknkabel yang di makan tikus dibiarkan tidakbterkontrol di tambah keraka rumah kayunya sudah banyak yang lapuk akan memudahkan tersulut api, ” ujarnya.
- Penulis: Hadi Supangat




Saat ini belum ada komentar