Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Pemkab Cirebon Ubah Strategi Sampah, Targetkan Pengelolaan Tuntas di Tingkat Desa

Pemkab Cirebon Ubah Strategi Sampah, Targetkan Pengelolaan Tuntas di Tingkat Desa

  • account_circle Hadi Supangat
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

CiREBON, JARRAKPOS.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon resmi mengubah strategi penanganan sampah. Pola lama “angkut-buang” kini ditinggalkan dan beralih ke pengelolaan mandiri berbasis desa.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tingginya volume timbunan sampah harian di Kabupaten Cirebon yang mencapai 1.261 ton. Sayangnya, kapasitas penanganan saat ini masih jauh dari angka tersebut.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Camat di Ruang Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (1/7/2026), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, membeberkan fakta lapangan yang cukup mengkhawatirkan.

Dede mengungkapkan, dari total 1.261 ton sampah harian, baru sekitar 389 ton yang berhasil tertangani secara maksimal. Artinya, terdapat sisa sampah yang sangat besar.

“Otomatis dari 1.261 ton, ada 872 ton sampah yang masih berkeliaran di antara kita semua. Makanya jangan heran, kalau masih banyak sampah yang ada di pinggir-pinggir jalan,” ujar Dede di hadapan para camat.

Dede menegaskan bahwa paradigma pengelolaan sampah ke depan harus berubah total. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada saat ini ditargetkan untuk bertransformasi menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Konsep TPST ini menekankan pada pemilahan dan pengolahan sampah sejak awal, sehingga hanya residu akhir saja yang benar-benar dibuang ke tanah.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon, Dangi, mendukung penuh langkah tersebut. Ia menekankan bahwa ketergantungan pada penambahan armada truk sampah bukanlah solusi utama.

Menurut Dangi, orientasi “angkut-buang” hanya akan menjadikan pemerintah seolah-olah sebagai pebisnis transportasi sampah, bukan sebagai pengolah sampah yang sesungguhnya.

“Kalau orientasinya hanya angkut-buang, kita hanya jadi pebisnis angkutan sampah. Yang dibutuhkan adalah bagaimana sampah tuntas di desa,” tegas Dangi.

Untuk menjamin keberlanjutan program ini, Pemkab Cirebon menetapkan sejumlah syarat ketat bagi pemerintah desa. Dangi menyoroti perlunya penguatan pergerakan sosial melalui program “Kampung Bersih”.

Ia mengakui, banyak unit pengolahan sampah yang dibangun di masa lalu akhirnya mangkrak karena minimnya keterlibatan masyarakat dan aparat desa setempat. Oleh karena itu, pilar utama seperti kesiapan lahan untuk hanggar pengolahan, regulasi tingkat desa, hingga partisipasi retribusi masyarakat harus dipetakan oleh setiap camat.

“Kami minta teman-teman LH menetapkan SOP-nya. Pemerintah desa harus siap dengan lahan dan sharing anggaran, baik in-cash maupun in-kind, serta ada regulasi yang mendampingi,” tambah Dangi.

Selain itu, kesiapan memilah sampah di tingkat rumah tangga juga menjadi poin krusial. Teknologi secanggih apa pun dinilai tidak akan efektif jika sampah tidak dipilah sejak dari sumbernya. Hal ini diharapkan mampu menekan biaya operasional yang selama ini sangat tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa model sukses pengelolaan sampah mandiri dijadikan rujukan utama, salah satunya adalah Desa Ciawigajah, Kecamatan Beber. Model ini dinilai berhasil dan bisa direplikasi dengan menyesuaikan karakteristik wilayah masing-masing.

Dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan, beban TPA diharapkan dapat dikurangi secara signifikan dan permasalahan sampah liar dapat ditekan.

Saat ini, Pemkab Cirebon tengah mematangkan rancangan teknis yang lebih solid. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat di tingkat tapak menjadi kunci utama keberhasilan transisi besar pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon.

  • Penulis: Hadi Supangat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usman Husin Dorong Bulog NTT Salurkan Beras SPHP hingga Pedalaman TTS

    Usman Husin Dorong Bulog NTT Salurkan Beras SPHP hingga Pedalaman TTS

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 147
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, meminta Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) agar memperluas distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng hingga ke desa-desa pedalaman di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS Permintaan tersebut disampaikan Usman Husin karena masih banyak masyarakat di wilayah […]

  • Melki-Johni Resmikan Gerakan Jam Belajar, Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah

    Melki-Johni Resmikan Gerakan Jam Belajar, Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 92
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma terus memperkuat sektor pendidikan melalui penerapan Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat. Pergub tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Gubernur NTT, Jumat (29/5/2026), yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo […]

  • SPPG Japara Resmi Beroperasi dan Siap Layani Ribuan Penerima Manfaat

    SPPG Japara Resmi Beroperasi dan Siap Layani Ribuan Penerima Manfaat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 337
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Setelah melalui proses perizinan yang cukup panjang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa sekaligus Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan, akhirnya resmi dioperasikan pada Jumat (24/10/2025). Peresmian fasilitas pemenuhan gizi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kapolsek Jalaksana AKP Imam Rubianto, Camat Japara Imam Firmansyah, Kepala Desa Japara Uu Nurpadi, serta […]

  • Terkait Tudingan LSM Frontal, Direktur PDAM Kuningan Angkat Bicara

    Terkait Tudingan LSM Frontal, Direktur PDAM Kuningan Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 261
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Direktur PAM Tirta Kamuning, Dr. Ukas Suharfaputra, akhirnya angkat bicara terkait berbagai tuduhan LSM Frontal mengenai dugaan pelanggaran pemasangan pipa di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), hingga tudingan kinerja direksi yang dinilai gagal selama dua tahun menjabat. Ukas menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah bercampur antara data, asumsi, serta […]

  • PLN Icon Plus Kenalkan Solusi Digital dan PLTS Atap di Universitas Citra Bangsa, Dorong Transformasi Digital Kampus

    PLN Icon Plus Kenalkan Solusi Digital dan PLTS Atap di Universitas Citra Bangsa, Dorong Transformasi Digital Kampus

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 151
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com – Komitmen mendukung transformasi digital di dunia pendidikan terus diperkuat PLN Icon Plus. Melalui kegiatan Sharing Session Produk PLN Icon Plus yang digelar bersama Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (CBIM), pengelola Universitas Citra Bangsa (UCB), pada 19 Juni 2026, perusahaan memperkenalkan berbagai solusi digital unggulan sekaligus menyosialisasikan layanan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) […]

  • Undana dan Bank NTT Perkuat Arah Digitalisasi Kampus, Siapkan Sistem Pembayaran Modern dan Dorong Literasi Keuangan 30 Ribu Mahasiswa

    Undana dan Bank NTT Perkuat Arah Digitalisasi Kampus, Siapkan Sistem Pembayaran Modern dan Dorong Literasi Keuangan 30 Ribu Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 60
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Upaya mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur kembali menguat. Universitas Nusa Cendana Universitas Nusa Cendana menjajaki kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Bank NTT untuk membangun sistem digitalisasi kampus, memperluas literasi keuangan mahasiswa, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) […]

expand_less