Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Cita Madani dan ChildFund Rajut Warisan Program Learning Untuk Masa Depan Anak NTT

Cita Madani dan ChildFund Rajut Warisan Program Learning Untuk Masa Depan Anak NTT

  • account_circle Mario
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Perjalanan panjang Program LEARNING yang dijalankan ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani resmi memasuki tahap akhir implementasi melalui kegiatan Lokakarya Pengakhiran Program LEARNING bertema “Merajut Keberlanjutan, Mengukir Masa Depan” di Hotel Neo Kupang, Selasa (26/5/2026).

Meski memasuki fase pengakhiran program, semangat keberlanjutan justru menjadi pesan utama yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.

Program yang selama bertahun-tahun hadir di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan itu dinilai telah meninggalkan jejak perubahan besar dalam pola pengasuhan, pendidikan karakter anak, hingga penguatan keterampilan hidup keluarga dan komunitas.

Senior Program Officer ChildFund International di Indonesia, Itha Kale mengatakan Program LEARNING merupakan program terpadu yang mencakup pengasuhan responsif, pengasuhan positif, pendidikan kecakapan hidup, dan literasi keuangan bagi anak dan keluarga.

Menurutnya, pengasuhan responsif menjadi salah satu fokus penting karena menyasar anak usia 0-5 tahun, terutama terkait stimulasi tumbuh kembang, perhatian terhadap nutrisi anak, hingga upaya pencegahan stunting sejak dini.

“Anak-anak usia dini membutuhkan stimulasi bukan hanya di sekolah tetapi juga di rumah. Karena itu kami membangun kolaborasi bersama Cita Madani dan Dinas Pendidikan agar orangtua juga mendapatkan pengetahuan bagaimana mendampingi dan menstimulasi anak-anak mereka,” ujar Itha.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar dalam pengasuhan selama ini adalah masih kuatnya pola pengasuhan konvensional yang diwariskan turun-temurun. Karena itu, program pengasuhan positif hadir untuk membangun pola relasi yang lebih sehat antara orangtua dan anak.

“Kalau di sekolah anak-anak belajar tentang kecakapan hidup dan literasi keuangan, maka orangtuanya juga harus mendapat penguatan pengasuhan positif supaya apa yang diterapkan di sekolah juga berjalan di rumah,” katanya.

Ket Foto: Senior Program Officer ChildFund International di Indonesia, Itha Kale (kanan) dan Direktur Yayasan Cita Masyarakat Madani, Silvester Seno (kiri)

Hal menarik lainnya, lanjut Itha, adalah pendidikan literasi keuangan bagi anak-anak sejak usia dini. Anak-anak diajarkan memahami pentingnya menabung dan mengelola uang dengan bijak.

“Biasanya orang dewasa belanja dulu baru menabung. Di program ini kami membalik pola itu. Anak-anak diajarkan menyisihkan uang lebih dulu untuk tabungan sebelum dibelanjakan,” ungkapnya.

Direktur Yayasan Cita Masyarakat Madani, Silvester Seno menyampaikan bahwa Program LEARNING lahir dari kesadaran bersama bahwa anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman, sehat, penuh kasih sayang, dan mendukung agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, percaya diri, terlindungi, serta berdaya.

Sejak Fiscal Year 2019, pihaknya bersama ChildFund International di Indonesia menjalankan Program Pengasuhan Responsif dan PAUD Bermutu melalui Project CREATIVE, serta Program Pengasuhan Positif dan Pendidikan Kecakapan Hidup dan Literasi Keuangan melalui Project ACTIVE4FUTURE.

“Program LEARNING merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung tumbuh kembang anak dan memperkuat kualitas kehidupan keluarga serta masyarakat melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” jelas Silvester.

Ia mengungkapkan, selama periode 2018 hingga 2025, Program Pengasuhan Responsif telah menjangkau 24 desa dan kelurahan, melibatkan lebih dari 5.000 orangtua dan pengasuh, 38 PAUD, serta 82 fasilitator masyarakat. Sementara Program Pengasuhan Positif menjangkau 18 desa dengan lebih dari seribu orangtua dan pengasuh, sedangkan Program Pendidikan Kecakapan Hidup dan Literasi Keuangan telah menjangkau lebih dari 6.600 anak di 22 desa.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa perubahan berkelanjutan tidak dapat dibangun hanya melalui bantuan jangka pendek, tetapi melalui keterlibatan keluarga, penguatan kapasitas masyarakat, dukungan pemerintah, dan kolaborasi lintas sektor.

“Hari ini memang menjadi akhir dari fase implementasi, tetapi bukan akhir dari praktik baik yang telah dibangun bersama. Kami percaya program ini akan tetap hidup melalui sekolah, gereja, pemerintah desa, kader posyandu, dan komunitas,” katanya.

Silvester juga berharap pemerintah daerah terus mendukung keberlanjutan program melalui kebijakan dan penguatan layanan bagi anak dan keluarga, sementara pemerintah desa diharapkan dapat mengalokasikan dukungan untuk kegiatan pendidikan, pengasuhan, dan kecakapan hidup anak.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kupang, Nere Setiawan Lede

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kupang, Nere Setiawan Lede menilai Program LEARNING membawa dampak besar bagi dunia pendidikan dan pola pengasuhan anak di daerah tersebut.

Menurutnya, program tersebut membantu menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak, baik di rumah maupun di sekolah, sekaligus membuka ruang bagi anak untuk bebas berekspresi dan berdiskusi tentang persoalan yang mereka hadapi.

“Kalau orangtua memiliki pengasuhan yang responsif, anak-anak punya tempat untuk kembali bercerita dan berdiskusi tentang persoalan yang mereka alami di luar rumah,” ujarnya.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Kupang akan mendukung keberlanjutan program melalui pemanfaatan dana BOS untuk penguatan kapasitas guru serta penyebaran praktik baik ke sekolah-sekolah lain.

“Kami juga akan membuat surat edaran kepala dinas terkait keberlanjutan Program LEARNING agar praktik baik ini tetap berjalan di sekolah-sekolah,” tambahnya.

Sementara itu perwakilan tokoh agama, Pendeta Gereja Oehani Kecamatan Taebenu, Adi Yanto Haning menyebut Program LEARNING bukan sekadar program pendidikan, tetapi gerakan moral dan sosial dalam membangun generasi masa depan.

Menurutnya, anak-anak saat ini membutuhkan lingkungan yang penuh kasih, ruang untuk didengar, serta pendampingan yang sehat dari keluarga dan komunitas.

“Program ini mengajarkan bahwa mendidik anak bukan hanya tugas sekolah, tetapi tugas bersama keluarga, gereja, pemerintah, dan masyarakat. Ketika anak tumbuh dengan kasih sayang dan komunikasi yang baik, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia berharap praktik-praktik baik yang telah dibangun selama program berjalan tetap diteruskan di lingkungan gereja dan komunitas agar manfaatnya terus dirasakan generasi berikutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan OPD dari Kabupaten Kupang, Kota Kupang, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, perwakilan Bunda PAUD, kepala desa dampingan, kepala sekolah, guru, fasilitator program, tokoh masyarakat, orangtua, hingga perwakilan anak-anak penerima manfaat program.

Melalui Program LEARNING, ChildFund International di Indonesia dan Yayasan Cita Masyarakat Madani telah menghadirkan pendekatan pembelajaran yang mencakup lima sub-area penting, yakni Quality Learning, Social-Emotional Learning Skills, Caregiver Support for Learning, dan Youth Agency.

Di dalamnya terdapat penguatan pengasuhan responsif melalui PAUD dan Posyandu, pengasuhan positif berbasis sekolah, komunitas dan gereja, hingga Pendidikan Kecakapan Hidup dan Literasi Keuangan melalui wadah Lopo Cerdas.

Perayaan pengakhiran program itu menjadi ruang refleksi bersama bahwa masa depan anak-anak tidak dapat dibangun oleh satu pihak semata, melainkan melalui kolaborasi, kepedulian, dan komitmen bersama demi melahirkan generasi NTT yang sehat, cerdas, terlindungi, dan berdaya.***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Sespimen Polri Dikreg ke-65, Dorong Sinergi dan Inovasi Pelayanan Publik

    Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Sespimen Polri Dikreg ke-65, Dorong Sinergi dan Inovasi Pelayanan Publik

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Habil
    • visibility 313
    • 0Komentar

    BATAM, Jarrakpos.com | Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menerima kunjungan puluhan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri Dikreg ke-65 dalam rangka Kuliah Kerja Profesi (KKP), Senin (10/11/2025). Pertemuan yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban di ruang rapat pimpinan DPRD Kota Batam tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi, sekaligus sebagai bagian dari […]

  • Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,55 Persen pada Pekan Pertama Oktober

    Harga Cabai dan Daging Sapi Dorong Inflasi Pacitan 1,55 Persen pada Pekan Pertama Oktober

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Pacitan,JarrakPos.com-Tekanan harga pangan kembali mewarnai perkembangan ekonomi Kabupaten Pacitan. Memasuki pekan pertama Oktober 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Pacitan tercatat mengalami inflasi sebesar 1,55 persen. Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh sejumlah komoditas pangan strategis. Cabai rawit menjadi penyumbang terbesar, disusul cabai merah dan daging sapi. Kepala Bagian Perekonomian Setda Pacitan, Ayub Setyo Budi, mengatakan perkembangan […]

  • 15 Butir Diduga Pil Ekstasi Berhasil Disita Satuan Reserse Narkotika Polres Dumai Dan Amankan Seorang Pemuda

    15 Butir Diduga Pil Ekstasi Berhasil Disita Satuan Reserse Narkotika Polres Dumai Dan Amankan Seorang Pemuda

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 164
    • 0Komentar

      DUMAI,JARRAKPOS.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (25/6/2026) dini hari, petugas berhasil mengamankan seorang pria beserta barang bukti 15 butir diduga narkotika jenis pil ekstasi. Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kasat Resnarkoba […]

  • ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

    ICMI Pacitan Dikukuhkan, Pemkab Ajak Cendekiawan Jadi Motor Gagasan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Pengukuhan Pengurus Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kabupaten Pacitan periode 2026–2031 menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kalangan cendekiawan dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan. Pengurus ICMI Orda Pacitan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dan dilantik dalam acara yang digelar di Gedung Karya Dharma Pacitan, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota […]

  • Sertijab Dua Kapolsek dan Pelantikan Kasiwas Dipimpin Langsung Kapolres Magelang Kota

    Sertijab Dua Kapolsek dan Pelantikan Kasiwas Dipimpin Langsung Kapolres Magelang Kota

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Polres Magelang Kota menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Bandongan, Kapolsek Magelang Tengah dan pelantikan Kasiwas Polres Magelang Kota, di halaman Mapolres setempat, Senin (24/8/2026). Upacara dipimpin Kapolres Magelang Kota, AKBP Dikri Olfandi, berlangsung dengan tertib serta khidmat sebagai bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan peningkatan kinerja […]

  • Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026, Pj Bupati Cirebon: Fokus pada Isu Strategis

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Cirebon, Jarrakpos com — Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan dalam forum konsultasi publik untuk rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon tahun 2026 yang digelar di Hotel Aston Cirebon, Kamis (16/1/2025). Turut hadir berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, […]

expand_less