Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026 Dipimpin Langsung Walikota dan Kapolres Magelang Kota

Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2026 Dipimpin Langsung Walikota dan Kapolres Magelang Kota

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM  – Polres Magelang Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K. bersama Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, S.E., M.M. dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI serta berbagai instansi terkait di wilayah Kota Magelang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Apel gelar pasukan menjadi langkah awal dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kota Magelang. Kamis (12/03/2026).

Kegiatan apel diikuti oleh jajaran personel Polres Magelang Kota, unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD serta relawan dari Palang Merah Indonesia Kota Magelang. Seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh kesiapan. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan pasukan guna memastikan kesiapan personel yang akan terlibat dalam pengamanan. Selain itu dilaksanakan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026.

Dalam kesempatan tersebut, amanat Kapolri dibacakan oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, S.E., M.M. di hadapan seluruh peserta apel. Dalam amanatnya disampaikan, “Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sekaligus wujud komitmen serta sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026.” Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur pengamanan. Sinergitas lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa situasi global saat ini menunjukkan dinamika yang cukup kompleks dan memerlukan perhatian bersama. Berbagai konflik yang terjadi di beberapa kawasan dunia dapat berdampak pada stabilitas ekonomi global. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah strategis untuk menjaga ketahanan nasional.

Pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai langkah diplomasi internasional guna menjaga perdamaian dunia. Indonesia tetap mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dalam menyikapi dinamika global yang terjadi. Berbagai upaya dilakukan untuk memitigasi dampak konflik terhadap stabilitas ekonomi nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi dalam negeri.

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat secara signifikan. Momentum lebaran setiap tahun menjadi salah satu agenda nasional dengan pergerakan masyarakat dalam jumlah besar. Tradisi mudik yang dilakukan masyarakat membutuhkan kesiapan pengamanan yang optimal. Oleh karena itu sinergitas seluruh unsur pengamanan menjadi sangat penting.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa libur lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik. Kondisi ini memerlukan pengaturan lalu lintas serta pengamanan yang maksimal. Dengan kesiapan tersebut diharapkan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.

Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2026 secara terpusat di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Pelaksanaan operasi melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai unsur. Seluruh personel tersebut akan disiagakan untuk menjaga keamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Dok.jarrakpos/fri

Selain pengamanan arus lalu lintas, perhatian juga diberikan pada potensi gangguan kamtibmas selama masa libur lebaran. Patroli pada titik-titik rawan akan terus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun gangguan ketertiban. Personel juga akan melakukan pemantauan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 ini diharapkan seluruh personel pengamanan siap melaksanakan tugas secara optimal. Sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, PMI serta stakeholder terkait menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri. Dengan kesiapan tersebut masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib dan lancar di wilayah Kota Magelang.

 

 

Editor: Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insiden Tabrak Lari, Tewaskan Seorang Pelajar

    Insiden Tabrak Lari, Tewaskan Seorang Pelajar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Xeon tanpa nomor polisi dengan sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel Canter yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi karena melarikan diri usai kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, […]

  • Ketua MUI Seluma Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Pasca Aksi Unjuk Rasa

    Ketua MUI Seluma Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Pasca Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 716
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma, H. Nody Herwansah, M.Pd.I, mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban menyusul aksi penyampaian aspirasi yang sempat menimbulkan keresahan serta memakan korban jiwa beberapa waktu lalu.  Nodi mengajak seluruh elemen—mulai dari mahasiswa, buruh, pengemudi ojek online, pelajar, hingga masyarakat umum—untuk tidak […]

  • Wacana Payroll ASN Beralih ke Himbara, Pemkab Pacitan Pastikan Belum Ada Perubahan

    Wacana Payroll ASN Beralih ke Himbara, Pemkab Pacitan Pastikan Belum Ada Perubahan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Yuniardi Sutondo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Pacitan,Jarrakpos.com-Wacana pengalihan penyaluran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) mulai memantik kecemasan. Namun, di Kabupaten Pacitan, skema penyaluran gaji ASN hingga kini masih berjalan seperti biasa. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan, Deni Cahyantoro, memastikan belum ada aturan tertulis yang mengatur pengalihan […]

  • Kisah Inspiratif Didin: Dari “Magang” di Ciwaru Hingga Menjadi Juragan Tahu Sukses di Timbang

    Kisah Inspiratif Didin: Dari “Magang” di Ciwaru Hingga Menjadi Juragan Tahu Sukses di Timbang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 401
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Kesuksesan bukanlah buah yang jatuh tiba-tiba dari pohonnya. Ia adalah hasil dari ketekunan, proses belajar yang panjang, dan keberanian untuk memulai. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Didin (44), seorang pria asal Cangkuang, Kecamatan Kuningan, yang kini memetik manisnya perjuangan sebagai pengusaha tahu sukses. ​Berguru pada Sang Kakak ​Perjalanan Didin tidak dimulai dengan […]

  • Forum Pemuda Riau–Jakarta Desak Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Kerusakan DAS Rokan Kiri di Rokan Hulu

    Forum Pemuda Riau–Jakarta Desak Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Kerusakan DAS Rokan Kiri di Rokan Hulu

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 154
    • 0Komentar

      JAKARTA/ROKAN HULU – Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli Lingkungan Riau–Jakarta mendesak Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) untuk segera mengambil langkah tegas terkait dugaan kerusakan lingkungan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Rokan Kiri yang berada di wilayah Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.07/07/26 Dalam penyampaian aspirasinya, forum tersebut menyoroti […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Masyarakat Polri Bersama Kelompok TaamTanam Jagung Hibrida Di Koto Tinggi 

    Perkuat Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Masyarakat Polri Bersama Kelompok TaamTanam Jagung Hibrida Di Koto Tinggi 

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 113
    • 0Komentar

          ROKAN HULU, RIAU,JARRAKPOS.com  – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran kepolisian di daerah. Kali ini, jajaran Polsek Rambah bersama Pemerintah Desa Koto Tinggi dan kelompok tani melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan masyarakat Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.13/06/26 Kegiatan yang dimulai pukul […]

expand_less