Baznas Dirikan Posko Dapur Air Bantu Penanganan Karhutla di Gunung Ciremai
- account_circle Ghana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

KUNINGAN, Jarrakpos.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendirikan posko Dapur Air di area parkir Balong Kambang, Desa Pasawahan, Kabupaten Kuningan, guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai yang telah memasuki hari ketiga.
Posko ini disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, minuman, serta pertolongan dasar berupa obat-obatan sederhana bagi para petugas dan relawan yang masih berjibaku memadamkan titik-titik api di lapangan.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Kabupaten Kuningan, Asep Z. Fauzi (Asfa), menjelaskan bahwa keterlibatan ini merupakan bagian dari aksi nyata Baznas Tanggap Bencana (BTB) dalam merespons berbagai situasi darurat di Indonesia.
”Tim ini biasa hadir dalam berbagai bencana alam di Indonesia. Kami melayani para relawan yang membutuhkan minuman, makanan, atau membutuhkan obat-obatan alakadarnya,” ujar Asfa.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan logistik ini bersumber dari penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Menurutnya, dana yang dihimpun masyarakat tidak hanya dialokasikan untuk program sosial dan pemberdayaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk penanganan kedaruratan bencana.
Total personel yang dikerahkan dalam aksi kemanusiaan ini mencapai lebih dari 20 orang, yang merupakan gabungan dari Baznas Kabupaten Kuningan, Baznas Provinsi Jawa Barat, Baznas Kabupaten Majalengka, Baznas Kabupaten Bandung, dan Baznas Kota Tasikmalaya.
Hingga hari ketiga penanganan, api dilaporkan masih membakar vegetasi berupa ilalang di sekitar kawasan Bukit Seribu Bintang dan Blok Seda. Operasi pemadaman sendiri melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Kuningan, Baznas, hingga berbagai elemen relawan masyarakat, demi mencegah api meluas ke area lainnya.
Dengan adanya posko Dapur Air ini, kebutuhan dasar para petugas dan relawan di lapangan diharapkan dapat tercukupi dengan baik sehingga operasi pemadaman dapat berjalan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk terus menjaga kelestarian hutan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi vegetasi yang kering dan mudah terbakar. (Agh@N)
- Penulis: Ghana





Saat ini belum ada komentar