Satpam Dibunuh dan Tangan Diborgol
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

PURWAKARTA,JARRAKPOS.COM – Sumarna (43th), seorang satpam yang bertugas di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, menjalani piket malam seperti biasa. Malam itu kamis tgl 23 Juli. Berdasarkan keterangan istri dan warga, ia masih terlihat oleh salah seorang warga yang hendak ke Pasar jam 3 pagi di pos jaga.
Sebelumnya sekitar jam 11 malam, ada yang mencarinya ke pos, tapi ia dan motornya tak ada. Di pagi hari, rekannya mencari Sumarna, hanya motor yang tertinggal, ia tidak ada, ponselnya dihubungi pun tak bisa.
Gelisah menghantui istri Sumarna, pencarian pun mulai dilakukan. Namun kabar buruk itu terjadi, Sumarna ditemukan mengambang di waduk yang ia jaga selama ini. Yang menyedihkan, ia tenggelam dalam kondisi tangan di borgol ke belakang. Menurut polisi, borgol itu ada miliknya sebagai sekuriti.
Sumarna memiliki seorang istri dan 2 orang anak, yang sulung sudah SMK, dan yang kecil masih SD. Si sulung sudah dijamin oleh KDM selaku gubernur Jabar, jika selesai sekolah nanti ia yang akan mencarikan pekerjaan yang layak untuknya. Sementara si bungsu diberi bantuan uang untuk didepositokan untuk membiayai sekolahnya nanti.
Wajah gadis itu muram, ia diam tak bersuara. Lukanya pekat ia peram sendiri dalam diam. Tak ada hal yang bisa menghiburnya, ia tidak menangis, tapi diamnya menusuk hati. Anak yang kehilangan ayahnya dalam semalam, dalam kondisi tragis pula.
Sementara penyelidikan polisi belum merilis siapa tersangka kasus pembunuhan ini. Sulit mengungkap karena tak ada cctv satupun di area itu, ditambah lagi kurangnya lampu untuk penerangan. Miris sekali, waduk yang merupakan hal vital di daerah itu, justru diabaikan sistem keamanannya. Tanpa cctv di zaman yang sudah canggih ini, betapa mudah bagi pelaku untuk melakukan kejahatan.
Beredar kabar, kalau sebelum kejadian Sumarna sempat menegur beberapa pemuda yang melakukan aksi vandalisme mencoret-coret jalan di waduk, ia mempostingnya di story wa dan bilang akan melaporkan aksi itu ke polisi.
Dan kini, dugaan pelaku pembunuhan mengarah ke mereka, tapi sampai kini belum ada titik terangnya.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar