Pemda DIY Berkomitmen Proyek Infastruktur Berjalan dengan Baik
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

JOGJA,JARRAKPOS.COM – Pemda DIY berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat, khususnya melalui Komisi V DPR RI dan mitra kerjanya, dalam memastikan setiap proyek infrastruktur berjalan dengan baik. Pemda DIY pun akan terus memastikan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.
Demikian yang diungkapkan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X saat membacakan sambutan Gubernur DIY pada Jumat (20/02). Didampingi oleh Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti beserta kepala OPD terkait, Sri Paduka menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dalam rangka Peninjauan Infrastruktur dan Transportasi di DIY di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
“Infrastruktur bagi kami bukan sekadar beton dan baja, melainkan sarana peningkatan kesejahteraan, pemerataan akses, serta penguatan daya saing daerah. Kami juga memandang forum pertemuan ini sebagai ruang dialog konstruktif untuk menyampaikan capaian, tantangan, serta kebutuhan dukungan kebijakan ke depan, baik dalam aspek pembiayaan, percepatan proyek strategis, maupun mitigasi risiko kebencanaan yang relevan dengan karakter wilayah DIY,” ungkap Sri Paduka.
Sri Paduka mengatakan, peninjauan jalan tol Jogja-Solo, termasuk akses Purwomartani, Kalasan, hingga Sleman, merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas kawasan aglomerasi Yogyakarta-Solo, dan mendukung mobilitas barang serta orang secara lebih efisien. Demikian pula optimalisasi Yogyakarta International Airport, integrasi KA Bandara, serta penguatan simpul transportasi, seperti Stasiun Tugu, menjadi langkah nyata membangun sistem transportasi multimoda yang modern, aman, dan berkelanjutan.
“Kunker reses Komisi V DPR RI hari ini memiliki arti strategis bagi DIY. Sebagai daerah dengan karakter khusus, baik dari sisi tata ruang, warisan budaya, maupun dinamika pariwisata dan pendidikan, ketersediaan infrastruktur yang andal dan sistem transportasi yang terintegrasi menjadi fondasi utama keberlanjutan pembangunan,” papar Sri Paduka.
Editor : Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar