Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Usman Husin: 80 Persen Warga NTT II Petani, Kementan Perlu Perhatikan Akses Lahan

Usman Husin: 80 Persen Warga NTT II Petani, Kementan Perlu Perhatikan Akses Lahan

  • account_circle Mario
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Sektor pertanian masih menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II. Sekitar 80 persen penduduk menggantungkan hidup sebagai petani, bahkan di sejumlah wilayah daratan timur, hingga 95 persen masyarakat hidup dari sektor pertanian.

Namun di balik besarnya potensi tersebut, persoalan mendasar masih dihadapi petani, mulai dari keterbatasan akses lahan, lemahnya pendataan petani, hingga sulitnya memperoleh bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Banyak masyarakat memiliki semangat dan kemauan kuat untuk bertani, tetapi tidak memiliki lahan sendiri sebagai modal utama.

Selain itu, tidak sedikit petani yang selama ini bekerja keras di ladang, namun tidak terdata dan tidak tergabung dalam kelompok tani, sehingga tidak terakomodasi dalam berbagai program bantuan pertanian

Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Kementerian Pertanian sebagai institusi yang bertanggung jawab langsung terhadap pembangunan sektor pertanian nasional, khususnya di wilayah dengan mayoritas penduduk petani seperti NTT II.

“Mayoritas masyarakat di Dapil NTT II adalah petani. Semangat mereka luar biasa, tetapi banyak yang tidak punya lahan dan tidak terdata dalam kelompok tani. Akibatnya, mereka sangat sulit mengakses bantuan alsintan. Padahal petani-petani kecil inilah yang paling membutuhkan perhatian,” tegas Usman Husin, Jumat (24/1/2026).

Menurutnya, pembangunan pertanian tidak boleh hanya berfokus pada penyaluran bibit, pupuk, atau alsintan, melainkan harus diawali dengan pendataan petani dan kelompok tani yang akurat dan menyeluruh.

Usman secara khusus menyarankan Kementerian Pertanian untuk melakukan pendataan ulang kelompok tani serta membentuk kelompok-kelompok tani baru, mengingat Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) saat ini telah menjadi pegawai Kementerian Pertanian.

“Saya lebih menekankan kepada Kementerian Pertanian. PPL sekarang sudah menjadi pegawai Kementan, sehingga Kementerian Pertanian harus turun langsung ke lapangan untuk mendata ulang petani dan membentuk kelompok-kelompok tani baru,” ujarnya.

Ia menilai, Kementerian Pertanian harus aktif melakukan jemput bola melalui Balai Wilayah Kementerian Pertanian di tingkat provinsi, dengan mengoptimalkan peran BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) serta PPL agar petani kecil dan petani yang belum terdata bisa masuk ke dalam sistem.

“Struktur Kementerian Pertanian sudah lengkap, mulai dari balai wilayah, BPP, hingga PPL di lapangan. Semua ini harus dimaksimalkan agar petani benar-benar terjangkau dan tidak lagi tertinggal karena persoalan administrasi,” lanjutnya.

Usman menegaskan, jika sekitar 80 persen masyarakat NTT II menggantungkan hidup dari pertanian, maka negara harus hadir secara nyata melalui kebijakan dan langkah konkret Kementerian Pertanian, terutama dalam menjamin akses lahan, pendampingan, dan pemerataan bantuan produksi.

Ia menambahkan, potensi pertanian di Dapil NTT II sangat besar apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan, mengingat masyarakat memiliki budaya bertani yang kuat dan ketekunan tinggi.

Dengan pendataan yang valid serta peran aktif Kementerian Pertanian melalui Balai Wilayah, BPP, dan PPL, sektor pertanian diyakini dapat menjadi jalan utama peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. ***

  • Penulis: Mario

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Subulussalam Jadwalkan Musyawarah Kota, Siap Pilih Ketua dan Susun Program Baru

    PMI Subulussalam Jadwalkan Musyawarah Kota, Siap Pilih Ketua dan Susun Program Baru

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Subulussalam, jarrakpos.com | Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Subulussalam telah menjadwalkan pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) pada Selasa, 29 April 2025 mendatang. Agenda utama Muskot ini adalah menyusun program kerja lima tahun ke depan, mempertanggungjawabkan program kerja periode sebelumnya, serta memilih ketua dan jajaran pengurus lengkap untuk masa bakti 2025–2030. Plt Ketua PMI Kota Subulussalam, […]

  • Kapolsek Bukit Kapur Beserta Jajaran Silaturahmi Bersama LAMR Dan Pengurus Kawasan Bukit Kapur

    Kapolsek Bukit Kapur Beserta Jajaran Silaturahmi Bersama LAMR Dan Pengurus Kawasan Bukit Kapur

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Dumai, JARRAKPOS.COM – Bertempat kediaman Ketua LAMR Kawasan Bukit Kapur Jalan Soekarno Hatta RT 004 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur Kapolsek Bukit Kapur Silaturahmi Ke kediaman Datuk Timbalan 1 LAMR Wilayah Kecamatan Bukit Kapur. Sabtu 11 Juli 2026 sekira pukul 16.30 Wib Silaturahmi Kapolsek Bukit Kapur Akp. Boy Setiawan. S.A.P., M. Si., didampingi oleh […]

  • KPU Kuningan Tetapkan Dian – Tuti Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Ghana
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    KUNINGAN, JarrakPos.Com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih hasil pemilihan Kepala Daerah serentak 2024, Kamis (09/01/2025). Kegiatan berlangsung di Ballroom Grand Cordela Hotel Kuningan, dimana Pj Bupati Kuningan, Dr. Agus Toyib, S.Sos., M.Si hadir bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Asisten […]

  • Suara Usman Husin Menggema di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI: Soal Komodo dan Mutis, Direspons Raja Juli Antoni

    Suara Usman Husin Menggema di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI: Soal Komodo dan Mutis, Direspons Raja Juli Antoni

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Jarrakpos.com- Suasana Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan, Selasa (14/4/2026), memiki nuansa serius dan dinamis. Dari ruang sidang itu, suara dari Timur Indonesia menggema kuat, membawa dua isu besar sekaligus: masa depan pariwisata Taman Nasional Komodo dan nasib kawasan Mutis di daratan Timor. Di tengah forum resmi, Usman Husin tidak sekadar sebagai […]

  • DPRD Kota Magelang Tegas Kawal Anggaran Daerah

    DPRD Kota Magelang Tegas Kawal Anggaran Daerah

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Feri Taufiandi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KOTA MAGELANG,JARRAKPOS.COM – DPRD Kota Magelang menunjukkan sikap tegas dalam mengawal alokasi anggaran daerah. Para legislator tidak segan mengoreksi setiap rencana penyertaan modal untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai tidak rasional Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil mengatakan, langkah ini diambil untuk memastikan setiap rupiah dari APBD harus bisa dipertanggungjawabkan. Yang […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Masyarakat Polri Bersama Kelompok TaamTanam Jagung Hibrida Di Koto Tinggi 

    Perkuat Ketahanan Pangan dan Kedekatan dengan Masyarakat Polri Bersama Kelompok TaamTanam Jagung Hibrida Di Koto Tinggi 

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 129
    • 0Komentar

          ROKAN HULU, RIAU,JARRAKPOS.com  – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran kepolisian di daerah. Kali ini, jajaran Polsek Rambah bersama Pemerintah Desa Koto Tinggi dan kelompok tani melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan masyarakat Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.13/06/26 Kegiatan yang dimulai pukul […]

expand_less