Trans Jateng Buka Rute Baru Borobudur,Magelang dan Temanggung
- account_circle Feri Taufiandi
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

MAGELANG,JARRAKPOS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah memastikan pembukaan rute baru Trans Jateng koridor Temanggung–Magelang akan mulai beroperasi pada tahun 2027.
Rute ini dirancang menghubungkan Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang hingga kawasan wisata Borobudur. Jalur tersebut akan menjadi koridor ke-8 dalam layanan Trans Jateng.
Kepala Dishub Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan pembukaan rute Temanggung–Magelang merupakan bagian dari penguatan transportasi publik pendukung sektor pariwisata.
“Tahun 2026 ini kami fokus pada tahap pemantapan dan sosialisasi. Kami juga sudah menjalin komitmen bersama dengan pemerintah daerah terkait,” ujar Arief saat ditemui di Kantor DPRD Jawa Tengah, Selasa (6/1/2026).
Ia menyebutkan, pengembangan rute baru tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Tengah yang menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pengembangan wilayah.
“Pengembangan berikutnya akan dimulai dengan Magelang–Temanggung, dari Temanggung sampai Borobudur. Itu pembukaan rute baru 2027,” jelasnya.
Menurut Arief, pemilihan jalur Temanggung–Magelang tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan komersial, melainkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam membuka akses layanan transportasi publik yang terjangkau.
“Pendekatan kita sesuai RPJMD, membuka rute yang mendukung konsep kepariwisataan,” bebernya.
Selain rute Temanggung–Magelang, Dishub Jateng juga menyiapkan pengembangan koridor Trans Jateng lainnya. Salah satunya koridor Batang–Pekalongan (Petanglong) yang mendukung kawasan industri, serta rencana pembukaan jalur Jepara–Kudus–Pati pada tahap selanjutnya.
“Kemudian 2028 rencananya bersama dengan Petanglong, Jepara–Kudus–Pati. Kalau Batang–Pekalongan sudah siap untuk uji trek,” tegas Arief.
Hingga saat ini, Trans Jateng telah mengoperasikan tujuh koridor dengan total 115 armada bus. Tujuh koridor tersebut meliputi Semarang–Bawen, Purwokerto–Purbalingga, Semarang–Kendal, Magelang–Purworejo, Solo–Sragen, Semarang–Grobogan, serta Solo–Wonogiri.
Editor: Feri
- Penulis: Feri Taufiandi




Saat ini belum ada komentar