BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Bengkulu Tengah, Dorong Kepatuhan Kepesertaan Perangkat Desa
- account_circle Sepriyanita
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bengkulu, jarrakpos.com – Dalam rangka memastikan seluruh perangkat desa memperoleh perlindungan sosial ketenagakerjaan yang layak, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu menginisiasi rapat pembahasan kepatuhan kepesertaan perangkat desa se-Kabupaten Bengkulu Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten dan sejumlah instansi terkait.
Kegiatan strategis ini melibatkan berbagai pihak penting, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Inspektorat Kabupaten, serta para camat se-Bengkulu Tengah. Sinergi lintas lembaga ini diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam melindungi perangkat desa melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan langkah nyata untuk mendorong percepatan kepesertaan dan kepatuhan desa terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ingin memastikan seluruh perangkat desa mendapatkan perlindungan yang layak. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral pemerintah desa terhadap aparatur yang setiap hari bekerja melayani masyarakat,” tegas Ferama.
Dalam rapat tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemkab Bengkulu Tengah membahas berbagai langkah strategis, mulai dari pendataan dan validasi perangkat desa, mekanisme percepatan pendaftaran, hingga pengawasan terhadap desa yang belum memenuhi kewajiban keikutsertaan.
Ferama juga menambahkan, keberhasilan program ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah dan seluruh camat dalam mengawal implementasi di wilayah masing-masing.
“Kunci keberhasilan ada pada sinergi. Ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, maka perlindungan jaminan sosial di tingkat desa bisa berjalan optimal,” ujarnya.
- Penulis: Sepriyanita




Saat ini belum ada komentar