Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

Peringati HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Gelar Karya Bhakti dan Baksos

  • account_circle Feri Taufiandi
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SABAH,JARRAKPOS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Pos Gabma Seliku melaksanakan kegiatan bakti sosial dan karya bhakti di Kampung Saliku, Sabah, Malaysia. Minggu(2/3/2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat di wilayah perbatasan dengan memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, personel Satgas juga turut serta membantu warga menanam padi hutan sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Kostrad terhadap masyarakat perbatasan serta memperkuat hubungan baik dengan warga di perbatasan Malaysia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dengan masyarakat di Kampung Saliku, sekaligus mendukung ketahanan pangan mereka. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mempererat hubungan baik di perbatasan,” ujar Dansatgas.

Masyarakat Kampung Saliku menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian serta bantuan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad. Mereka merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako serta pendampingan dalam kegiatan pertanian.

Dengan semangat HUT Kostrad ke-64, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan, sejalan dengan tugas utama dalam menjaga keamanan serta mendukung kesejahteraan rakyat.

 

Editor : Feri

  • Penulis: Feri Taufiandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguatkan Kurikulum Muatan Lokal Gunung Ciremai (MLGC) Sebagai Ekosistem Pembelajaran Lintas Jenjang

    Menguatkan Kurikulum Muatan Lokal Gunung Ciremai (MLGC) Sebagai Ekosistem Pembelajaran Lintas Jenjang

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Pendidikan tidak hanya mengajarkan tentang apa yang ada dalam buku, ia harus menjawab pertanyaan yang lebih mendasar: untuk apa pengetahuan itu dipelajari, dan bagaimana ia terhubung dengan kehidupan nyata peserta didik? Karena dalam praktiknya, pembelajaran di sekolah masih belum banyak menyentuh soal realitas sosial, budaya, dan lingkungan tempat mereka tinggal. Sehingga proses […]

  • PS Kupang Buktikan Hutan Bisa Sejahterakan Masyarakat, Panen Raya Jagung di Alor Capai 150 Ton

    PS Kupang Buktikan Hutan Bisa Sejahterakan Masyarakat, Panen Raya Jagung di Alor Capai 150 Ton

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 145
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Panen Raya Jagung Program Agroforestri Pangan dan Energi Perhutanan Sosial (FAPE-PS) di Desa Aramaba, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor berlangsung meriah sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang produktif dan berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 dan dipusatkan di lahan agroforestri Desa Aramaba itu dibuka langsung oleh […]

  • Golkar Absen, Mayoritas Fraksi Desak Pimpinan DPRD Bali Paripurnakan Rekomendasi BTID

    Golkar Absen, Mayoritas Fraksi Desak Pimpinan DPRD Bali Paripurnakan Rekomendasi BTID

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Diana Ningsih
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DENPASAR – Polemik tindak lanjut rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali terkait pengembangan kawasan yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) semakin menghangat. Meski hasil kerja Pansus telah diserahkan dan disetujui dalam Rapat Pimpinan DPRD Bali pada 2 Juni 2026, hingga kini rekomendasi tersebut belum juga […]

  • DPRD Kabupaten Cirebon Memfasilitasi Sengketa Lahan Seluas 7-8 H Antara Yayasan Dan Pemerintah Desa.

    DPRD Kabupaten Cirebon Memfasilitasi Sengketa Lahan Seluas 7-8 H Antara Yayasan Dan Pemerintah Desa.

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 169
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon memfasilitasi penyelesaian sengketa kepemilikan lahan tanahbseluas 7-8 haektar antara Yayasan Dharma Rakkhita dan Pemerintah Desa Serang, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon. Penyelesaian sengketa di lakukan di Ruang Banggar DPRD pada Senin 2/2/26   Dalam dialognya masing-masing mengklaim merasa memiliki lahan tersebut berdasarkan dokumen yang di miliki, […]

  • Kick Off RKPD 2027, Pemkab Cirebon Dorong Perencanaan Berdampak

    Kick Off RKPD 2027, Pemkab Cirebon Dorong Perencanaan Berdampak

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Hadi Supangat
    • visibility 211
    • 0Komentar

    CIREBON, JARRAKPOS.COM I Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kick off meeting penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cirebon Tahun 2027 di Ruang Suparman, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal penyelarasan perencanaan pembangunan daerah agar lebih fokus, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, […]

  • David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

    David Boimau Minta Dukungan Nyata dari Pusat untuk Pengakuan Hutan Adat Boti: Jangan Sekadar Penetapan Status

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 491
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com — Balai Perhutanan Sosial Kupang membuka jalan bagi pengakuan Hutan Adat Boti di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang ditargetkan menjadi yang pertama atau perdana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2026. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat adat, sekaligus bentuk pengakuan negara terhadap hak-hak tradisional yang selama […]

expand_less