Pascainsiden Pulau Tikus, Direktur Rumah Sakit Turun Langsung ke Lokasi Kecelakaan Kapal
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

BENGKULU, jarrakpos.com – Direktur RSUD M. Yunus Bengkulu, dr. Ari Mukti Wibowo, mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dalam rapat terpadu penanganan insiden kapal wisata karam di perairan Pulau Tikus, Minggu malam (11/5/2025). Rapat tersebut digelar bersama unsur Pemkot Bengkulu, Polresta, BPBD, dan instansi terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, dr. Ari menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan korban dan pembentukan posko informasi untuk memudahkan komunikasi dengan keluarga korban.
“Kami, keluarga besar RSUD M. Yunus Bengkulu, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Fokus kita malam ini adalah memastikan seluruh penumpang dan ABK terdata dengan valid,” ujar dr. Ari.
Saat ini, korban dirawat di RS Bhayangkara dan RSHD Kota Bengkulu, sementara RSUD M. Yunus disiagakan sebagai rumah sakit rujukan apabila dibutuhkan perawatan lanjutan.

“Kami sudah siap apabila ada korban yang dirujuk ke RS M. Yunus yang membutuhkan penanganan lebih intensif,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengungkapkan pihaknya telah mengunjungi dua rumah sakit untuk memastikan seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka maupun meninggal dunia, mendapatkan penanganan maksimal.
“Di RS Bhayangkara terdapat lima jenazah korban meninggal dunia yang sudah dipulangkan dengan bantuan ambulans dari Pemkot. Sementara di RSHD terdapat dua korban meninggal, juga sudah dipulangkan,” jelas Herwan.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa akan dilaksanakan apel gabungan pada Senin pagi (12/5/2025) untuk melanjutkan penyisiran laut, mengingat masih terdapat 10 orang yang belum terdata secara valid hingga Minggu malam.
Pemerintah Kota Bengkulu bersama BPBD telah membentuk posko pencarian dan informasi, sementara dapur umum telah disiapkan oleh Dinas Sosial Provinsi dan Kota Bengkulu guna mendukung proses evakuasi dan pencarian.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar