Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI Jakarta » DPP NCW Endus Dugaan Praktik KKN di PT.PLN (Persero)

DPP NCW Endus Dugaan Praktik KKN di PT.PLN (Persero)

  • account_circle Jumri
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jarrakpos.com Jakarta – PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang melibatkan Direktur Distribusi dan Direktur Utama perusahaan. Indikasi kuat mengarah pada praktik monopoli pekerjaan outsourcing oleh anak perusahaan, pelanggaran Undang-Undang Persaingan Usaha, pemusnahan peluang bagi pengusaha lokal, serta dugaan penggelembungan harga (mark-up) dalam pengadaan barang dan material Non-MDU dengan nilai yang fantastis.

Berdasarkan informasi yang beredar, PLN diduga memberikan proyek outsourcing secara eksklusif kepada anak perusahaannya tanpa melalui proses tender yang transparan dan kompetitif. Praktik ini berpotensi melanggar Pasal 17 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, yang melarang monopoli yang menghambat persaingan usaha yang sehat.

Pemerintah, melalui Menteri BUMN, telah berulang kali menekankan pentingnya memprioritaskan perusahaan lokal, khususnya UMKM. “PLN seharusnya membuka peluang bagi banyak pihak, bukan hanya anak perusahaan sendiri. Ini jelas merugikan perusahaan lain yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk bersaing secara sehat,” ujar Doni Manurung, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Nasional Corruption Watch (DPP NCW) dalam pernyataan resminya, Sabtu (15/2/2025).

Tak hanya berpotensi melanggar aturan persaingan usaha, kebijakan ini juga berdampak buruk pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang selama ini turut berperan dalam sektor ketenagalistrikan nasional.

Menurut Doni, kebijakan monopoli ini bertentangan dengan Pasal 33 Ayat (4) UUD 1945, yang mengamanatkan demokratisasi ekonomi, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM, yang seharusnya memberikan kesempatan kepada usaha kecil dan menengah untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek strategis nasional.

“Kebijakan ini jelas mematikan pengusaha lokal yang sudah lama bergerak di sektor distribusi, khususnya penyedia tenaga kerja outsourcing untuk pelayanan teknik, pemeliharaan, konstruksi, dan berbagai pekerjaan lainnya. Padahal, PLN sebagai BUMN seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, bukan justru menutup peluang,” tegasnya.

Dugaan Mark-Up Pengadaan Barang dan Material

Selain monopoli outsourcing, dugaan serius lainnya adalah praktik mark-up dalam pengadaan barang dan material Non-MDU, yang melibatkan beberapa pabrikan tertentu. Nilai penggelembungan harga ini disebut mencapai angka yang sangat besar dan berpotensi merugikan keuangan negara.

“Dalam waktu dekat, secara kelembagaan DPP NCW akan melaporkan dugaan praktik KKN ini ke Aparat Penegak Hukum,” ungkap Doni.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti tambahan dan telah mengantongi kontrak antara PLN UID se-Indonesia, yang diwakili masing-masing General Manager, dengan 11 pabrikan yang ditunjuk oleh PLN Pusat.

“Kami mencurigai adanya kolusi antara pimpinan perusahaan pabrikan dan pejabat PLN Pusat. Dari investigasi kami, ditemukan bahwa proses seleksi dan penunjukan pabrikan dilakukan secara asal-asalan. Bahkan, harga satuan barang dari pabrikan ini naik hingga tiga kali lipat dibandingkan harga yang ditawarkan vendor lokal (KHS) selama ini. Hal ini semakin memperkuat dugaan mark-up, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar,” papar Doni.

Dugaan praktik ini melanggar sejumlah regulasi, antara lain:
• Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
• Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, termasuk BUMN, yang mengatur agar proses pengadaan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Dugaan penggelembungan harga ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga meningkatkan biaya operasional PLN, yang pada akhirnya bisa berdampak pada tarif listrik masyarakat,” tambahnya.

Desakan Penyelidikan dan Audit

Menanggapi dugaan praktik KKN ini, Doni mendesak Aparat Penegak Hukum dan Komisi VI DPR RI untuk segera memanggil seluruh General Manager UID se-Indonesia, Direktur Distribusi, dan Direktur Utama PLN guna meminta klarifikasi.

Selain itu, ia juga meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan monopoli ini, serta mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit proyekw outsourcing dan pengadaan barang di PLN.

“Kami berharap pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, segera mengambil tindakan tegas. PLN adalah perusahaan negara yang harus dikelola dengan transparansi dan profesionalisme, bukan untuk kepentingan segelintir pihak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut.

  • Penulis: Jumri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Masalah Warga Khawatir Pembangunan Tower Diatas Ruko

    Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Masalah Warga Khawatir Pembangunan Tower Diatas Ruko

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Batam, Jarrakpos.com|  Komisi I DPRD Kota Batam Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkai perizinan pemasangan tower Rumah Toko (Ruko) . Khususnya di kawasan perumahan Puri agung ,Kelurahan Mangsang,Kecamatan Sungai Beduk Rabu (17/9/2025). Rapat dipimpin anggota komisi I DPRD dr.Mustofa SH MH,dan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam Anwar Anas serta sejumlah anggota komisi lain […]

  • Ketua MUI Bengkulu Apresiasi Polri, Harap Penanganan Tetap Humanis dan Terukur

    Ketua MUI Bengkulu Apresiasi Polri, Harap Penanganan Tetap Humanis dan Terukur

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 836
    • 0Komentar

    BENGKULU, jarrakpos.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. H. Zulkarnain Dali, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Bengkulu, atas penanganan situasi yang terjadi pada akhir Agustus lalu. Menurutnya, langkah Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban sudah berjalan baik sehingga masyarakat tetap kondusif dan pembangunan bisa terus berlanjut. “Kami […]

  • Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

    Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Habil
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jayapura, Jarrakpos.com – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga berperan sebagai perantara penyaluran senjata api dan amunisi kepada jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (06/06/2026), sekitar pukul 13.16 WIT di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, […]

  • Peresmian KUPS Wanariddhi, Balai Perhutanan Sosial Kupang Serahkan Bantuan Alat Pengolahan Kopi

    Peresmian KUPS Wanariddhi, Balai Perhutanan Sosial Kupang Serahkan Bantuan Alat Pengolahan Kopi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Mario
    • visibility 365
    • 0Komentar

    NTT, Jarrakpos.com- Upaya mendorong hilirisasi hasil hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditegaskan melalui peresmian Rumah Produksi Kopi milik Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wanariddhi di KPHKm Kebar Merak, Desa Watumerak, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka. Peresmian tersebut dilakukan oleh Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA), Julmansyah, S.Hut., M.A.R., sebagai bagian dari komitmen penguatan […]

  • Jelang HPN dan HUT PWI ke-80, Beberapa Agenda sudah Disiapkan Diantaranya “PWI Peduli Lingkungan”

    Jelang HPN dan HUT PWI ke-80, Beberapa Agenda sudah Disiapkan Diantaranya “PWI Peduli Lingkungan”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ghana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    KUNINGAN, Jarrakpos.com – Jelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT PWI ke-80, PWI Kabupaten Kuningan sudah mempersiapkan beberapa Agenda peringatan yang sudah di bahas dalam Rapat dan pembentukan kepanitiaan yang bertempat di Sekertariat PWI Kuningan, Jalan Baru Ancaran Kuningan, Senin (26/01/2026). Dalam rapat pengurus PWI tersebut di sepakati awal Agenda peringatan Hari Pers Nasional […]

  • Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    Bukan Sekadar Eksis, Tapi Prestasi: Dispora Bengkulu Ajak Pemuda Ubah Media Sosial Jadi Ladang InovasI

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    BENGKULU,Jarrakpos.com – Di era digital yang serba cepat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Namun, di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, terdapat tantangan yang perlu diwaspadai. Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Bengkulu, Samsir, mengajak pemuda untuk menjadi “maestro” media sosial, bukan sekadar pengguna pasif. “Media sosial itu seperti […]

expand_less