Wali Kota Kupang di HUT ke-17 PDAM: Air sebagai Tanggung Jawab Kemanusiaan, Tiap Pipa Alirkan Harapan
- account_circle Mario
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

NTT, Jarrakpos.com- Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa pelayanan air bersih bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang yang mengusung tema “17 Tahun Mengalirkan Harapan”.
Dalam kegiatan yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, jajaran pemerintah, serta anggota DPRD provinsi dan kota itu, berbagai program strategis diluncurkan, di antaranya forum pelanggan dan program berbagi air gratis.
Ketua Panitia HUT, Marius R. Seran, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Selain promosi sambungan rumah dan sambungan rumah gratis (SR gratis), Perumda juga meluncurkan website resmi serta meresmikan forum pelanggan.
Tak hanya itu, kegiatan sosial seperti berbagi kasih ke panti asuhan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bazar murah, hingga sosialisasi HIV/AIDS turut digelar sebagai bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa selama 17 tahun, pihaknya tidak hanya menyalurkan air, tetapi juga mengalirkan harapan ke rumah-rumah warga.
“Selama 17 tahun, kami telah membantu mengalirkan harapan ke dapur-dapur warga Kota Kupang. Air adalah harapan, kehidupan, dan kerinduan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa indeks kepuasan pelanggan saat ini berada di angka 82 dengan kategori baik.
Namun, sejumlah aspek masih menjadi perhatian untuk pembenahan ke depan, terutama terkait pengaduan pelanggan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana.
“Atas nama manajemen, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Bapak Wali Kota, Ibu Wakil Wali Kota, jajaran pemerintah, mitra, dan pelanggan. Dukungan ini menjadi semangat kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menegaskan bahwa perayaan HUT harus dimaknai sebagai momentum kerja nyata, bukan sekadar seremoni.
“Saya tidak ingin perayaan ini hanya gagah-gagahan. Kita harus menjawab keresahan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, masih adanya warga yang belum terlayani air bersih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan.
“Air adalah tanggung jawab kemanusiaan. Selama masih ada warga yang belum terlayani, maka tugas kita belum selesai,” ujarnya.
Ia pun menutup dengan pesan yang menggambarkan makna mendalam pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“Di setiap tetes air ada martabat manusia yang kita jaga, dan di setiap sambungan pipa ada harapan yang kita alirkan,” pungkasnya.
Perayaan HUT ke-17 ini menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen Perumda Air Minum Kota Kupang untuk terus menghadirkan layanan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.***
- Penulis: Mario




Saat ini belum ada komentar